Gold Reserve Liquid | Featured

eLiquid

Review Liquid Luxury Cloud – Gold Reserve, Hot Milk and More!

30 Nov , 2017  

Hari ini kita akan menjajal 6 liquid lineup dari Luxury Cloud. Liquid lokal yang satu ini sedang naik daun semenjak dirilis Juli 2017 lalu. Dari info yang saya dapat mereka sudah memproduksi sekitar 40.000 botol sampai sekarang. Sebuah angka yang cukup impresif untuk liquid baru.

Saya bisa membuat kamu bosan dengan kata-kata pengantar tambahan. Tapi saya sudah tidak sabar untuk membedah liquid mereka satu persatu. Jadi tanpa berlama-lama mari cari tahu seperti apa jajaran liquid Luxury Cloud.

Oh ya sebelum lupa, saya kebetulan belum mendapatkan kesempatan menjajal Gold Banana. Namun jangan khawatir, begitu saya mencicipnya artikel ini akan langsung saya update kembali. Mari mulai!

Review Gold Reserve by Luxury Cloud

Suatu hari ketika sedang duduk santai, seorang teman datang dan menaruh botol besar hitam di sebelah saya. Saya pun lalu mengambilnya dan membaca tulisan Gold Reserve di botol besar hitam ini. Dengan cetakan pola hitam emas yang tidak umum, saya tertarik untuk mencari tahu.

Teman saya tersebut memberitahu bahwa ini adalah liquid strawberry dengan harga yang sangat murah sekitar Rp120.00. Saya pun langsung tersenyum kecil, liquid lokal strawberry 100ml dengan harga Rp120.000, saya sudah tahu akan seperti apa rasanya.

Saya tidak memiliki niat mencobanya sama sekali, tapi sudahlah toh saya pun harus mengganti kapas sebentar lagi. Apa salahnya?

Saya salah, sangat salah. Di exhale pertama saya dikejutkan dengan sebuah rasa yang unik yang jarang sekali saya temukan. Saya tidak berkata apa-apa, saya terus melakukan exhale. Sampai akhirnya saya mengatakan, not bad yah untuk ukuran 100 ribu dan lokal.

Seminggu kemudian teman dari Yogya datang dengan liquid yang sama persis. Kemudian feed instagram mulai bermunculan juga. Gold Reserve dari Luxury Cloud mulai membanjiri pasar!

Di exhale, saya merasakan sebuah biskuit dengan krim strawberry yang soft dan tidak terlalu pekat. Di ujung exhale rasa susu yang sedikit mirip dengan hot milk, muncul sebentar dan lalu menghilang.

Saya sendiri bingung dengan kategori liquid ini, karena belum pernah mencoba sesuatu yang mirip. Namun jika harus memilih saya akan memasukkan Gold Reseve ke dalam kategory liquid wafer strawberry.

Krim stoberi-nya terbilang seperti krim kue, bukan seperti rasa krim dan buah strawberry dalam 2 layer. Namun seperti 1 layer perasa krim strawberry yang sudah jadi (saya mungkin salah). Rasa wafer juga mirip dengan wafer tipis yang kopong, bukan wafer tebal. Kalau di bayangkan rasanya seperti sebuah wafer tipis yang mengapit krim strawberry yang juga tidak terlalu tebal.

Dengan Google singkat, kamu bisa menemukan bahwa deskripsi rasa Gold Reserve adalah strawberry dengan 5 layer rasa. Jujur saja saya tidak bisa mengenali semua lapisan rasanya. Rasa dominan yang saya rasakan adalah wafer tipis, krim strawberry dan sedikit susu dengan hint vanilla tipis.

Tapi saya tidak perlu mengetahui seluruh lapisan rasanya untuk mengatakan bahwa ini adalah liquid yang enak dan unik. Ada sebuah rasa yang unik yang saya tidak bisa kenali dengan jelas namun memberikan kesan wafer yang khas. Gold Reserve adalah favorit saya dari seluruh jajaran mereka, dan dengan mudah saya rekomendasikan kepada siapa saja yang belum pernah mencobanya.

Flavor: 8.0 | Intensity: 8.0 | Complexity 8.0 | Value: 8.5 


Review Avocado Dream by Luxury Cloud

Avocado Dream mencoba untuk memenuhi mimpi para vaper untuk mendapatkan minuman jus alpukat coklat yang enak. Tapi perlu kamu tahu bahwa alpukat bukanlah buah sejuta umat. Oleh karena itu tentu saja riset yang dilakukan para manufaktur rasa tidaklah sebanyak rasa lain seperti stroberi atau blueberry..

Apa akibatnya? Varian perasa yang tersedia sedikit dan produsen ini tidak akan tergerak untuk terus melakukan riset mendalam untuk menemukan avocado yang enak. Mengapa? Karena tidak ada banyak permintaan. Jadi dengan informasi ini saya pun tidak terlalu banyak berharap dari liquid avocado manapun, baik USA maupun lokal.

Saya sudah menyiapkan diri saya dan menghembuskan exhale pertama saya. Apakah saya terpukau? Tidak juga. Di exhale rasa avocado yang cukup generik muncul pertama lalu disusul dengan cepat oleh susu kental manis coklat. Di ujung exhale saya bisa merasakan coklat menghilang perlahan digantikan dengan susu kental manis biasa.

Saya sudah membayangkan menulis review yang cukup kejam, namun seiring exhale saya sedikit kesulitan untuk mencari poin yang memberatkan. Untungnya susu coklat dalam Avocado Dream mempunyai peran yang dominan. Avocado memberikan hint pendukung, namun kamu tidak dapat menghilangkan dominasi susu coklat dalam liquid ini. Ini membuat saya mengatur ulang ekspektasi jus alpukat dalam liquid ini.

Jika saya harus membuat jus alpukat yang mirip dengan liquid ini, maka saya akan isi setengah gelas dengan susu kental manis coklat yang dicampur sedikit air, lalu mengisinya setengah sisa gelas dengan jus alpukat lalu di aduk merata.

Belasan exhale selanjutnya avocado yang terbilang cukup tipis mengiringi susu coklat, dan berakhir dengan ujung susu coklat dan susu kental manis. Saya tidak bisa menghakimi rasa avocadonya yang tidak enak karena tidak terlalu pekat, dan menurut saya ini adalah langkah yang tepat. Jika saja rasa alpukat lebih kuat maka liquid ini akan terasa seperti minuman sachet alpukat yang generik.

Alpukat adalah buah yang creamy, dan bersama dengan susu kental manis liquid ini terbilang cukup dominan di area creamy dan manis. Sedikit terlalu manis untuk saya.

Avocado Dream terbilang smooth (walaupun manis) dengan rasa yang tidak terlalu pekat. Semua rasanya tercampur dengan cukup baik, dengan alpukat sebagai aktor pendukung saja. Ini merupakan sebuah liquid yang masuk kategori oke dan mudah untuk dinikmati siapa saja setelah beberapa waktu.

Saya juga kebetulan mempunyai kesempatan mencoba Avocado Dream Malaysia. Kedua liquid ini mempunyai profil rasa yang sama yaitu alpukat coklat. Namun saya memilih Luxury Cloud karena rasanya yang lebih smooth, well blended. Avocado dream sedikit memaksa dengan kepekatan yang lebih tinggi, namun berakhir dengan sedikit rasa kimia. Saya tidak menemukan ini di Avocado Dream Luxury Cloud

Saya bisa merekomendasikan liquid ini namun dengan beberapa catatan:

  1. Jangan harapkan rasa avocado yang pekat dan fruity.
  2. Bersiaplah untuk liquid yang lebih manis dari liquid rata-rata
  3. Kamu harus suka dengan susu coklat kental, karena ini akan menjadi profil utama.
  4. Dibutuhkan beberapa puluh exhale untuk terbiasa dan mulai menikmati liquid ini.

Flavor: 7.3 | Intensity: 7.5 (dalam kasus ini malah baik) | Complexity 7.3 | Value: 8.0 


Review Drip Coffee by Luxury Cloud

Kamu perlu tahu sedikit mengenai saya. Saya adalah pecinta kopi. Saya menggiling biji kopi saya sendiri dan menggunakan lebih dari 4 alat untuk membuat kopi (Chemex, Dripper, Mesin Espresso, dan Cold Brew). Saya tidak menganggap diri saya ahli kopi, namun saya tahu 1-2 hal mengenai kopi.

Jadi saya cukup cerewet mengenai liquid kopi. Sejauh ini hanya ada 3 liquid kopi yang saya rekomendasikan: Catch ya Latte (Vapor Fi Grand Reserve – beli jika kamu berhasil menemukannya dan jangan lupa menghubungi saya!), Cafe Con Leche (Snap Liquids), dan Laude (GV2). Jika harus memilih 1 liquid lokal maka saya memilih Cove (EJMI).

Sejauh ini pengalaman saya dengan jajaran liquid Luxury Cloud terbilang baik, jadi saya berharap dikejutkan dengan Drip Coffee Luxury Cloud. Namun saya juga bersiap kecewa karena kebanyakan liquid kopi lokal terasa seperti permen kopi generik.

Oke, exhale pertama. Thx God! Liquid ini tidak terasa seperti puluhan kopi lokal lainnya. Walaupun tidak terlalu terasa candyish (permen) namun tetap ada cita rasa permen tipis. Rasa kopinya adalah kopi hitam tanpa gula, dan saya bisa merasakan ujung yang cukup pahit namun tidak terlalu pahit. Tapi jelas merupakan kopi hitam.

Rasa kopi ini kemudian disusul cepat dengan rasa susu kental manis yang cukup manis. Drip Coffee tidak terasa seperti kopi manis di campur susu cair, melainkan kopi hitam dicampur dengan kental manis. Kecenderungan liquid ini tetap jatuh di area manis dan milky, namun lebih baik daripada kopi lokal rata-rata.

Sayangnya perasa kopi hitam yang digunakan tidak mempunyai karakteristik kuat yang unik, cukup generik untuk kopi hitam. Dan lagi-lagi sedikit manis untuk lidah saya. Secara umum rasa kopi kurang bold dan sedikit tertinggal di belakang susu, namun untungnya tidak terlalu jauh. Jika susu kentalnya adalah aktor utama, maka kopinya adalah aktor pendukung utama yang juga tak kalah penting, bukan sekedar figuran.

Apakah Drip Coffee menjadi liquid lokal kopi favorit baru saya? Jawabannya adalah tidak. Apakah Drip Coffee lebih baik dari kebanyakan liquid lokal kopi? Ya. Pilih mana antara Cove dan Drip Coffee? Saya pilih Cove yang ditambah sedikit nikotin untuk tendangan ekstra.

Rekomendasi: Karena liquid kopi USA yang enak sudah jarang ditemui di Indonesia, maka Drip Coffee masuk ke dalam jajaran rekomendasi. Bersama Cove dari EJMI, Drip Coffee adalah liquid kopi lokal yang bisa saya rekomendasikan untuk kamu. Jika kamu tidak suka dengan karateristik Cove maka ada kemungkinan besar Drip Coffee akan cocok. Jika kedua liquid ini tidak ada yang cocok, maka kemungkinan besar tidak ada liquid kopi lokal yang cocok untuk kamu sekarang.

Flavor: 7.8 | Intensity: 7.8 | Complexity 7.3 | Value: 8.0


Review Hot Milk by Luxury Cloud

Secara reflek, saya langsung mencium Hot Milk begitu saya buka kemasan ini pertama kali. Saya langsung mengenali wangi dari susu kental manis, namun cukup berbeda, wangi krim lebih lembut, dan wangi manis lebih kuat. Menciumnya saja sudah memberikan firasat bahwa ini akan menjadi liquid yang manis.

Okay exhale pertama, susu kental manis. Exhale kedua, susu kental manis. Ini adalah liquid dengan rasa susu kental manis. Yang menarik adalah susu kental manis ketika di coba langsung dan setelah dicampur air panas, mempunyai cita rasa yang sedikit berbeda. Namun di Hot Milk, liquid ini menahan rasa susu kental manis tanpa dicampur air di sepanjang vape.

Pengalaman seperti kamu menghabiskan 1 kaleng susu kental manis, namun tanpa di campur air, sedikit demi sedikit sampai kaleng itu meneteskan cairan kental terakhirnya.

Tergoda dengan namanya, saya kemudian menaikkan wattage 7 watt lebih tinggi dari biasanya. hasilnya adalah sebuah rasa susu kental manis yang pekat dan manis. Sedikit terlalu manis untuk selera saya, namun saya bisa membayangkan para vaper dengan gigi manis (sweet tooth) akan tersenyum lebar ketika mencobanya.

Rasa susu kental manisnnya sendiri cukup mirip, namun tidaklah 100% sama. Ada cita rasa yang berbeda, dan saya tidak bisa jelaskan apa. Namun saya tidak akan protes sama sekali dengan perbedaan cita rasa ini. Enak dan manis!

Dari seluruh jajaran (kecuali Gold banana yang belum saya coba), Hot Milk merupakan favorit saya kedua. Sensasinya menurut saya tidak sama dengan menegak sebuah susu panas, namun lebih kepada menggado susu kental manis. Jika itu yang kamu cari maka Hot Milk akan menjadi teman baik kamu. Namun peringatan kecil, liquid ini cukup manis seperti susu kental manis tanpa air.

Rekomendasi: Wajib coba dengan catatan kamu siap menggado susu kental manis tanpa air atau dengan air yang sangat-sangat sedikit.

Flavor: 7.8 | Intensity: 8.5 | Complexity 7.0 | Value: 8.5


Review Grape Bubblegum by Luxury Cloud

Mudah saja, permen karet rasa anggur seperti namanya. Apa yang tidak dijelaskan oleh judulnya adalah kamu juga akan mendapatkan chiller. Jadi lengkapnya adalah permen karet anggur yang dingin.

Exhale pertama dan saya langsung familier dengan rasanya. Jujur saja rasa anggur chiller bukanlah sebuah rasa langka di dunia eliquid, sudah cukup banyak produsen yang mempunyai rasa yang sama. Namun Grape Bubblegum mempunyai karakteristik permen karet yang cukup kuat. Rasa manis anggur bercampur dengan karakteristik gula putih dan permen, sehingga menjadikan liquid ini mempunyai cita rasa manis yang sedikit di atas rata-rata.

Karakter buah anggur juga bukan 100% fruity karena memang tujuan dari Grape Bubblegum ini bukanlah rasa anggur buah asli, namun permen karet anggur. Saya bisa katakan bahwa mereka melakukan tugasnya dengan baik. Rasa anggurnya mirip sekali dengan permen karet anggur, seperti bubbleyum dan Fanta Anggur.

Untungnya note akhir dari exhale tidak berakhir dengan rasa kimia. Cukup smooth dan clean untuk sebuah rasa anggur permen.

Chillernya cukup menonjok di awal namun seiring belasan exhale, kita akan mulai terbiasa dan chiller bersifat mendukung tidak mendominasi secara liar. Namun cita rasa dingin tidak akan hilang seiring kamu vape terus menerus.

Rasa anggurnya cukup mirip dengan Voodoo revenge yang sebenarnya kabar bagus. Ini karena saya juga merasa anggur Voodoo adalah anggur softdrink yang enak.

Sebagai kesimpulan saya merasa Grape Bubblegum adalah liquid yang sederhana. Pecinta permen karet anggur tidak akan kecewa. Tidak ada rasa kimia di akhir exhale dan price point-nya sangat-sangat bagus, Rp120.000 untuk 100ml.

Saya pernah atau cukup sering mencoba liquid serupa namun lebih mahal dan lebih kimiawi. Dalam kasus ini Grape bubblegum adalah sweetspot untuk pecinta liquid permen karet dingin.

Rekomendasi: Wajib beli untuk pecinta permen karet anggur. Harganya murah dan rasa anggurnya smooth, pekat, dan tidak berakhir dengan note kimia.

Flavor: 7.5 | Intensity: 8.0 | Complexity 7.5 | Value: 8.5


Review Slice Mango by Luxury Cloud

Mangga dengan chiller. Mari kita akui saja bahwa liquid dengan rasa seperti ini sudah membanjiri pasar. Bukan sesuatu yang unik.

Mangga yang digunakan terbilang standar, dengan rasa manis yang semakin mengerucut di akhir exhale. Seolah-olah rasa konsentrat mangga semakin jelas di ujung exhale. Saya akan jujur saja, saya lebih menyukai mango pen karena rasa mangga yang lebih alami. Slice Mango terasa seperti minuman instan mangga.

Liquid yang satu ini adalah liquid yang paling pekat dan manis dalam jajaran Luxury Cloud. Namun sayangnya mangganya tidak terlalu alami, sehingga kamu yang tidak suka akan semakin tidak suka. Sebaliknya kamu yang menyukai minuman mangga sachet akan semakin suka dengan kepekatannya.

Satu-satunya kelebihan Luxury Cloud Slice Manggo dari kompetitornya adalah harganya. Jadi kamu yang mencari liquid hemat dengan rasa minuman instan mangga, Slice Mango adalah liquid kamu.

Rekomendasi: Tidak ada yang spesial dari Slice Manggo dibanding kompetitor. Namun sangat layak dilirik jika kamu ingin mendapatkan jumlah liquid yang lebih banyak dengan uang Rp120.000 kamu.

Flavor: 7.0 | Intensity: 8.0 | Complexity 7.0 | Value: 8.0


Kesimpulan Review Liquid Luxury Gold

Jajaran Luxury Cloud adalah sebuah liquid lokal yang terbilang solid. Tidak semua rasanya terbilang luar biasa, namun kamu benar-benar tidak bisa melewatkan Gold Reserve dan Hot Milk, dua varian terenak dari Luxury Cloud menurut saya.

Luxury Cloud juga dengan pintar menempatkan mereka di area sweetspot dari harga dan rasa untuk pasar lokal. Awalnya saya merasa Rp120.000 untuk 100ml akan berakhir dengan liquid super duper generik dan tipis, namun nyatanya berkebalikan.

Jika kamu mendapatkan versi batch awal, maka kamu akan menemukan diri kamu bergelut dengan botolnya. Ini karena botolnya cukup tebal sehingga sulit di tekan dan diperparah dengan ujung yang sangat kecil sehingga liquid sulit keluar. Luxury mengatakan bahwa mereka akan mengatasi ini di batch terbarunya. Namun ini bukanlah masalah besar, atau bahkan sebuah masalah. Yang saya lakukan adalah memotong sedikit ujung botol dan liquid mengalir lancar dengan sedikit tekanan.

Saya juga menghargai Luxury Cloud karena menyertakan expire date dalam botol mereka. Ini adalah sebuah bentuk fairness dari produsen untuk memberikan informasi kepada calon pembeli. Kita mempunyai pilihan untuk mengetahui umur liquid dan memastikan mendapatkan liquid yang masih segara. Kudos to them!


Terima kasih kepada Luxury Cloud yang telah menyediakan liquid review! Keseluruhan ulasan ini tetap dilakukan dengan standar editorial VapingJKT yang independen tanpa intervensi atau pengubahan dari sponsor.


Leave a Reply

2 Comments on "Review Liquid Luxury Cloud – Gold Reserve, Hot Milk and More!"

Notify of
avatar
Sort by:   newest | oldest | most voted
Siigt
Guest

Udah pernah nyoba cupcorn?, Ada kah rencana membuat liquid sendiri?. Keep on going bro 👍

wpDiscuz