Charlie Noble | Featured

eLiquid

Review Tripoli – Liquid Tembakau Rempah yang Mudah Dinikmati

20 May , 2018  

Saat saya membeli RY4 Pistachio, saya juga melihat varian rasa Tripoli. Saya tergiur untuk langsung meminangnya namun saya memutuskan untuk menahan diri saya. Setelah setengah botol RY4 Pistachio, saya tahu saya harus juga membeli Tripoli. Di sinilah kita hari ini.

Tripoli mempunyai deskripsi rasa “Turkish tobaccos, fig, almonds, and rare spices.“. Sekilas memang terdengar terlalu earthy, namun nyatanya tidak sementah itu rasanya. Rasa manis tetap mengiringi sepanjang exhale sampai ke ujung exhale jadi tidak seret.

Saya harus jujur, saya tidak pernah mencoba buah ara (fig) jadi saya tidak bisa menjabarkan dengan detail. Saya sudah mencoba mencari buah ara segar, namun sulit sekali ditemui dimana-mana. Memang cukup wajar mengingat Indonesia bukanlah negara alami untuk buah ini tumbuh.

Sekilas fakta: secara teknis ara bukanlah buah melainkan bunga.

Namun satu hal yang pasti adalah bagaimanapun rasa buah ara, rasanya cukup kental di liquid ini. Saya bisa merasakan sebuah buah yang manis dan sedikit flowerish (berasa seperti bunga, namun tidak perfumy). Sekali lagi, sulit sekali bagi saya untuk menjabarkannya karena saya belum pernah mencoba buah/bunga aslinya.

Tripoli menggunakan tembakau Turki yang terasa earthy dan aromatik. Hampir seperti menikmati daun tembakau kering langsung kamu kunyah. Setahu saya rokok Camel menggunakan tembakau Turki, namun menurut saya Tripoli mempunyai rasa yang lebih mentah, kering, dan pekat.

Rasa tembakau ini langsung berpadu dengan rasa almond manis yang sulit di lewatkan. Rasa almond di sini bukanlah rasa kacang almond yang ditumbuk. Rasa almondnya mirip dengan rasa puding almond tapi tidak terlalu artifical dan lebih earthy.

Di watt rendah tembakau, fig dan almond ini adalah rasa utama yang akan kamu rasakan. Namun di watt yang lebih tinggi kamu akan mulai merasakan rempah. Saya tidak tahu rasa rempah apa saja namun jelas rempah-rempah. Bahkan setelah beberapa lama kamu bisa merasakan bahwa tembakaunya sedikit pedas rempah.

Tripoli 3mg terasa cukup manis dan penuh dengan rasa. Dengan setup yang pas kamu dapat merasakan rasa yang kompleks sekaligus klasik, bukan tembakau pasaran dengan rasa fruity terlalu manis yang beredar di pasaran sekarang.

Selama exhale rasa manis mengiring, jadi walaupun rasa tembakau sedikit pekat kering namun almond dan manisnya ara terus mengiringi dan mengimbangi. Tidak berakhir pahit murni tembakau seperti liquid Ripe Vapes VCT.

Di 6 mg, arahan rasa sedikit berubah. Rasa manis sedikit menjinak, rasa tembakau sedikit menguat dan throat hit menghantam seperti truk. Charlie Noble memang terkenal dengan throat hit yang luar biasa dan tripoli tidak kalah galaknya. Jangan kamu bandingkan dengan 6mg lokal karena yang satu ini berbeda level. Efek nikotin juga cukup terasa, muka kamu akan cukup tebal dan kepala ringan.

Jika kamu kuat maka saran saya adalah menghajar versi 6 mg, tembakau dan throat hit adalah teman baik dan Tripoli menunjukkan buktinya di sini. Tapi jika tidak kuat maka saya masih dapat menyarankan versi 3 mg nya. Kamu akan mendapatkan throat hit yang masih di atas rata-rata.

Kamu juga mungkin mengetahui RY4 Pistachio dari Charlie Noble. Kedua liquid ini mempunyai profil umum yang sama yaitu tembakau. Nah pertanyaannya adalah mana yang lebih enak, jawabannya adalah beli keduanya. Charlie Noble adalah produsen yang tahu bagaimana cara membuat liquid enak. RY4 Pistachio lebih mudah dinikmati dengan rasa karamel vanilla, sedangkan Tripoli lebih earthy dan tembakaunya lebih unik namun juga ujung yang manis.

Beli? Ya tentu saja! Saya jelas akan membelinya lagi. Bagi saya liquid seperti ini sangat menyenangkan. Merasakan liquid tembakau dengan variasi yang enak, well-blended dan tidak terlalu manis atau berat di komposisi lain. Tripoli terasa sangat pas di sela rotasi fruity atau creamy yang mulai membosankan belakangan ini.


2
Leave a Reply

avatar
1 Comment threads
1 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
2 Comment authors
Hendri SalimSergio Recent comment authors

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
Sergio
Guest
Sergio

bro, beli liquid2nya dimana sih ? langka2 nih soalnya share dongggggg