Review Tobeco Super Tank 25mm – Sebuah Standard yang Baik Untuk Sub-ohm Tank

Hendri Salim Atomizer 4 Comments

Saya mendengar begitu banyak pujian dan ulasan baik dari para pengguna tentang Tobeco Super Tank. Banyak yang mengatakan flavor Super Tank sangat luar biasa dan merupakan sub-ohm terbaik yang pernah ada. Saya pun akhirnya memutuskan untuk membelinya dan mencobanya sendiri.

Setelah satu bulan berlalu dan tiga coil terpakai, saya rasanya siap untuk mengulas Super Tank 25mm ini. Here we go!

Kelengkapan Super Tank 25mm

Apa yang akan kamu dapat:

  • 1x Super Tank 25mm
  • 1x coil 0.2ohm
  • 1x coil 0.5ohm
  • Tidak ada aksesoris apapun, hanya tiga kelengkapan ini saja.

Versi yang saya beli adalah versi Super Tank 25mm, lebih besar dengan kapasitas liquid yang lebih banyak (5ml). Namun masih sama secara desain dengan Super Tank atau Super Tank Mini. Bahkan Super Tank 25mm menggunakan coil yang sama. Yang berubah hanyalah badan yang lebih besar untuk menampung liquid lebih banyak.

Super Tank 25mm datang dengan paket yang sangat minimalis sekali, hanya tank dan dua coil (0.2 dan 0.5 ohm). Tidak ada karet cadangan atau kaca pengganti. Ini sebenarnya cukup membuat saya kaget. Terlebih packaging-nya juga sangat biasa dan seperti paketan clone. Hanya saja paketan clone lebih lengkap dari Super Tank 25mm. Tidak aneh juga mengingat Tobeco adalah perusahaan yang terkenal karena RDA/RTA clone.

Jika tank kamu aman jaya, maka sebenarnya kita juga tidak akan memerlukan apapun. Semuanya bisa di copot dengan tangan dan yang kamu butuhkan hanya coil yang juga diputar dengan tangan. Namun bagaimana jika kaca pecah?

Versi yang saya beli mempunyai sedikit cacat di bagian karetnya, saya ingin menggantinya tapi balik lagi tidak ada apa-apa dalam kotak ini. Apakah sebuah kaca extra dan karet seal pengganti terlalu mahal? Saya tidak mengerti.

Jika kamu membeli versi Gold yang lebih mahal Rp50.000, maka kamu akan mendapatkan dua extra drip tip, kaca, drip dip adapter, dan karet. Hufffttt…

Super Tank Gold Version

Gambar dari Legacy VPS, tempat saya membeli versi Black.

Kualitas Build Super Tank 25MM

Untungnya kualitas build terbilang baik. Semua bagian terbilang smooth dan presisi, tidak ada kecacatan manufaktur. Bagian yang harus dikencangkan (thread/ulir) terasa pas dan ini membuat proses bongkar pasang menjadi sangat mudah.

Tobeco Super Tank

Super Tank 25mm terasa cukup besar dan solid. Kamu bisa tahu ini dari bobotnya yang tidak terbilang ringan. Melihatnya juga terasa kokoh, walaupun tetap harus berhati-hati karena lagi-lagi tidak ada kaca pengganti jika pecah. Sedikit kabar baik adalah kacanya terbuat dari Pyrex yang harusnya lebih tahan banting dari kaca.

Saya tidak punya komplain sama sekali mengenai kualitas build dari Super tank 25mm. Terbilang baik dan pas dengan harganya yang berkisar Rp250.000.

Desain Super Tank 25mm

Super tank 25mm terbagi atas 5 bagian besar: bottom deck, coil, kaca, top cap, dan drip tip. Namun dalam proses pemasangan coil sebenarnya hanya terbagi dua besar yaitu bottom deck dan bagian atas (di mana kaca, top cap dan coil menempel semua jadi satu).

Tobeco Super Tank Parts

Bisa dibilang pendekatan desainnya sangat klasik dan tidak ada hal baru yang perkenalkan oleh super tank 25mm. Satu hal yang positif menurut saya adalah ketersediaan warna yang cukup banyak. Saya sendiri memilih hitam biar tidak cepat rusak dan terlihat elegan.

Tobeco Super Tank Color

Tidak semua warna tersedia di Indonesia

Sedikit hal minor adalah drip tip yang digunakan adalah drip tip proprietary. Ini artinya kamu tidak dapat menggunakan drip tip favorit kamu. Namun untungnya bagi saya drip tip bawaannya cocok dan pas ( di mulut jadi tidak ada alasan bagi saya mengantinya.

Super Tank Gold Version

Airflow Super Tank 25mm

Sub-ohm Tank yang satu ini menggunakan dual air flow yang berada di bagian bawah. Air flow menggunakan gaya cyclops namun kamu tidak bebas untuk memutarnya semau kamu. Ketika kamu putar maka kamu akan mendengar bunyi klik, di titik ini lah air flow akan berhenti.

Dari posisi air flow terbuka luas akan ada 5 klik, mulai dari yang paling besar sampai dengan paling kecil. Jadi kamu tidak dapat mengatur air flow semau kamu. Walaupun demikian saya tidak merasa sistem preset ini mengganggu. Karena biasanya saya set ke preset dua dan sangat cocok dengan air flow yang saya butuhkan.

Dalam posisi air flow terbuka penuh, inhale akan terasa sedikit restricted namun sama sekali tidak parah. Ini bukanlah Sub-ohm tank untuk cloud chasing.

Air flow terasa cukup smooth dan tidak berbunyi (whistly). Perlu kamu ketahui bahwa di sub-ohm tank, air flow juga sangat di pengaruhi oleh jenis coil yang kamu gunakan.

Komplain saya adalah bagian air flow mengalami sedikti kebocoran udara. Dengan posisi air flow yang tertutup rapat saya masih dapat menyedot udara dengan cukup banyak. Memang tidak akan mungkin 100% kedap namun jika dibandingkan dengan TF Smok Baby, Tobeco terasa lebih bocor.

Ini sedikit banyak mempengaruhi keadaan vakum tank yang mempunyai peran dalam peresapan liquid ke coil.

Performa Tobeco Super tank 25mm

Performa Tobeco Super Tank 25mm sebenarnya sedikit di bawah ekspektasi saya. Kamu akan mendapatkan full note dari liquid, dalam artinya semua bagian rasa akan terasa. Namun intensitasnya tidak terlalu kuat. Saya akan bilang Tobeco Super Tank termasuk standard sub-ohm tank yang baik namun bukan yang terbaik.

Jika saya bandingkan dengan TFV8 Smok Baby maka TFV8 rasanya lebih pekat, lebih warm, dengan cloud yang lebih banyak.

Liquid Green Cedar (tembakau menthol) 6MG, terasa cukup dingin di Tobeco super tank 25mm. Saya mendapatkan note tembakau dan mentholnya namun tidak pernah memuncak. Di TFV8 Smok Baby rasanya sangat mendekati RTA. Tapi tentu saja saya pernah bahkan sering mencoba sub-ohm tank yang lebih payah dari Tobeco Super Tank.

Coil Supertank Tobbeco

Saya menghabiskan tiga coil Tobbeco dalam kurang lebih 1 bulan. Bukan karena tidak tahan lama, namun setelah satu minggu saya ganti terus untuk menjajal performa maksimalnya.

Coil 0.5 ohm saya tarik di sekitar 30-40watt. Di 35 watt rasanya cukup optimal, karena di 40watt sering kali saya mendapatkan rasa coil/kapas yang aneh. Rasa ini sangat konsisten di tiga coil yang saya habiskan. Saya merasa coil Tobeco tidak cukup kuat untuk di tarik watt tinggi dan cukup rentan terbakar.

Coil Tobeco Super Tank

Perlu dicatat bahwa sub-ohm tank memerlukan penanganan khusus untuk priming. Yang saya lakukan adalah membasahi coil sampai sangat basah dan menetes keluar, memasang coil, mengisi tank sampai penuh dan lalu membiarkannya sekitar 30-60 menit.

Kemudian saya pulse di 10 watt sebanyak 3-5x, lalu naik 5 watt, pulse 3-5x dan seterusnya sampai mencapai 35 watt. Bahkan dengan perlakuan seperti ini pun saya tidak merasa mendapatkan performa maksimal, di 40 watt lagi-lagi coil kedua memberikan rasa metal yang aneh.

Kejadiannya kurang lebih sama dengan coil 0.2ohm. Di 55 watt rasa metal aneh mulai muncul. Saya secara pribadi merasa coil 0.2 lebih buruk performanya ketimbang 0.5 ohm.

Saya sedang memesan coil triton, karena banyak yang mengatakan lebih enak dan lebih kuat. Namun sejujurnya ini cukup merepotkan. Saya dengan mudah balik lagi ke TFV8 Smok Baby dengan coil T8 yang tidak rewel dan saya bisa santai seharian vape.

Di ulasan ini pun saya menggunakan liquid dengan komposisi 70 PG/30 VG (bukan 70 VG). Liquid yang tidak kental akan membantu penyerapan yang lebih baik dan cenderung lebih cocok untuk sub-ohm tank. Ketika saya jajal menggunakan 70 atau 80 VG, performa sub-ohm tank ini langsung drop. Saya mendapatkan banyak sekali dry hit bahkan dengan 35 watt.

Berita baiknya adalah coil super tank cukup mudah di dapatkan di berbagai toko vape. Ini adalah salah satu point plus yang cukup penting. Karena pengalaman saya dengan Uwell Crown berakhir pahit karena sulit sekali mencari coil penggantinya. Yang unik adalah banyak toko vape yang menjual coil tobeco dan bahkan tidak punya Super Tank-nya.

Kesimpulan Super Tank 25MM

Saya akan tetap mengatakan Super Tank 25mm adalah sub-ohm tank yang baik. Rasanya terbilang standard, namun bukan berarti biasa saja, namun sebuah standard yang baik untuk sub-ohm tank. Kualitas build juga kokoh, walaupun agak kaku, seperti membeli model TV lama, besar, kaku, tapi kokoh dan bertahan lama.

Secara pribadi saya akan kembali menggunakan TFV8 Baby saya. Ya memang coil TFV8 lebih mahal dan jarang, namun saya mendapatkan flavor dan cloud yang lebih tebal, dan coilnya lebih tidak rewel jika di ajak watt tinggi.

Jika kamu datang dari RDA atau RTA, maka Sub-ohm Tank seperti Tobeco mempunyai cloud dan flavor yang jauh ebih tipis. Namun ini semua diimbangi dengan kepraktisan yang luar biasa mudah. Tidak perlu tools sama sekali atau memusingkan jenis coil. Cukup beli coil, priming, isi tank sampe penuh, dan sedot.

  • 8/10
    Build Quality - 8/10
  • 7/10
    Coil - 7/10
  • 7.8/10
    Air Flow - 7.8/10
  • 8/10
    Design - 8/10
  • 7.5/10
    Performance - 7.5/10
7.7/10

Summary

Walaupun hati saya tetap jatuh ke TFV8, namun jelas Tobeco Super Tank 25mm adalah sebuah sub-ohm tank yang baik. Mulai dari kualitas build sampai dengan performa. Ini adalah sebuah standard sub-ohm tank yang baik dan pas bagi pemulai atau siapa saja yang ingin mencoba sub-ohm tank.

Saran saya cobalah untuk membeli berbagai coil lain seperti Atlantis atau Triton dan bereksperimen. Untungnya ada banyak merek coil lain yang juga pas digunakan di Tank ini, sebuah nilai jual yang cukup besar.

Jika kamu suka dengan warna emas maka beli versi Gold, karena ada berbagai aksesoris yang jauh lebih lengkap termasuk kaca cadangan. Saya sedikit menyesal membeli versi biasanya karena tidak ada cadangan apa-apa termasuk karet seal.

Sending
User Review
0/10 (0 votes)

4
Leave a Reply

avatar
2 Comment threads
2 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
3 Comment authors
Agus budi prayogaHendri Salimrenaldi Recent comment authors

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
renaldi
Guest
renaldi

kalau buat saya pribadi sih supertank 2 tahun lalu waktu batch awal adalah yang terbaik daripada yang sekarang ini, dulu flavornya juara mungkin krn belum beredar coil kw nya seperti sekarang ini yang pakai cheap cotton jadi 70vg pun susah nyerapnya walau udah prime 2 jam tapi mas nya cobain deh kalo ada device atlantis v1 di pakein coilnya supertank, hasilnya kira2 mirip dgn supertank yang saya coba 2 tahun lalu itu oia dulu coil 0.5 ohm saya genjot di 42w – 47w masih enak, warm vape dan super manis. nah kalau sekarang kyknya malah main aman 20w – 27w… Read more »

Agus budi prayoga
Guest
Agus budi prayoga

Saya pake tobeco supertank mini dengan coil bawaan rasanya kyk gosong2 gitu, ganti coil baru jg gosong2 gitu rasanya, apa yg salah ya ?
Saya prnh coba buka coilnya trnyata itu kyk bukan kapas