The Drip Factory | Featured

eLiquid

Review The Drip Factory – Peachy Pipes & Heavenly Haze

13 Jan , 2018  

Seringnya saya melakukan riset terlebih dahulu sebelum membeli liquid, namun terkadang saya tidak ragu untuk langsung membeli (impulse buy). Ini yang terjadi dengan The Drip Factory, tanpa pikir panjang saya 2 botol The Drip Factory sudah di tangan.

The Drip Factory di jual dalam paket yang cukup unik. Dengan harga berkisar Rp250.000 kamu akan mendapatkan secara total 3 liquid yang masing-masingnya berukuran 30ml. Tiga liquid ini mempunyai dasar rasa yang sama yaitu permen gummy kenyal:

  • Sweet Silos: Watermellon Gummy
  • Peachy Pipes: Peach Gummy
  • Heavenly Haze: Pineapple Gummy

Namun saya hanya berhasil membeli Peachy Pipes dan Heavenly Haze karena Sweet Silosnya tidak tersedia. Tanpa berpanjang lebar, mari kita cari tahu bagaimana rasa dari liquid USA ini,

The Drip Factory Peachy Pipes

Dari wanginya saja sudah mudah ditebak bahwa Peachy Pipes adalah permen peach. Wanginya sangat manis dan juga pekat. Air liur sudah sedikit membasahi mulut seiring saya mulai menetes untuk membasahi kapas.

Exhale pertama dan saya langsung di sambut dengan permen peach yang sangat pekat dan tebal. Saya bahagia, rasanya sudah lama sekali saya tidak mendapatkan sebuah liquid yang pekat dan tebal. Terutama sejak banyak distributor yang mulai memasukkan liquid USA namun diduga dengan pencampuran VG sehingga lebih murah tapi rasa lebih encer.

Di awal exhale saya merasakan permen yang manis dan juga khas gummy. Peach permen langsung menyusul dengan cepat dan pekat. Kamu akan tenggelam di rasa peach candy yang langsung menutup rasa khas permen gummy. Di ujung exhale rasanya mulai sedikit pahit peach, seolah-olah mereka memberikan terlalu banyak flavoring sehingga rasa menjadi pahit. Namun sekali lagi pahit ini sangat sedikit dan bercampur dengan manis dan peach sehingga menjadi cita rasa tersendiri.

Saya mencari rasa lain namun saya tidak bisa. The Drip Factory Peachy Pipes adalah liquid yang sederhana, gummy peach, itu saja. Ini bukanlah sesuatu yang bisa dibilang buruk, tidak dalam kasus ini.

Tergantung dari selera kamu, peach yang ada disini adalah peach permen. Bukan peach yang menyerupai buah peach, profil rasanya juga tidak menyerupai permen Hi-Chew Peach, namun gummy peach, karena lagi pula itulah tujuan utama dari Peachy Pipes.

Apakah saya suka? Ya untuk ukuran gummy peach ini adalah liquid yang akurat, pekat dan tebal. Saya mungkin tidak akan membelinya lagi, namun saya tidak bisa pungkiri bahwa ini adalah liquid yang akurat terhadap deskripsi rasanya.

Nilai plus utamanya adalah rasanya yang sangat tebal dan candyish. Jika itu yang kamu cari maka Peachy Pipes akan sulit dikalahkan oleh liquid lain.

Flavor: 7.5 | Complexity 7.5 | Intensity 8.5 | Value 8 | Overal 8

The Drip Factory Heavenly Haze

Setelah peach, sekarang saya mencoba rasa nanas. Basis rasanya tetap sama yaitu gummy, jadi yang saya harapkan adalah variasi rasa saja.

Exhale pertama dan saya cukup terkejut. Saya mengharapkan karakteristik yang sama, sebuah gummy dengan perasa yang pekat. Namun Heavenly Haze adalah binatang yang berbeda. Rasa gummy candy ada di awal namun sedikit bertahan lebih lama sebelum rasa nanas permen yang tipis menyusul.

Kepekatan nanas dengan peach sangat berbeda jauh. Jika peach saya beri nilai 10 maka nanasnya hanya 3 atau 4. Setelah melakukan cek ulang, deskripsi produknya ternyata mengatakan mellow pineapple (nanas tipis), sehingga bukan salah liquid-nya namun ekspektasi saya.

Rasa nanasnya lagi-lagi nanas permen namun jujur saja karena permen rasa nanas adalah sesuatu yang jarang, maka saya merasa rasanya agak aneh. Nanas namun aneh, bahkan mungkin masuk kategori rasa kimiawi.

Saya akan jujur saja, Heavenly Haze tidak terlalu enak atau cocok buat lidah Indonesia. Jika saja rasa nanasnya menggunakan hint fruity dan pekat seperti Peachy Pipes saya mungkin akan merekomendasikannya, namun yang terjadi tidaklah seperti itu.

Harus diakui penggunaan pineapple yang lebih lembut membuat saya dapat berkonsentrasi kepada rasa gummy. Liquid ini menjadi lebih balance dan saya bisa appreciate rasa permen gummy yang ada. Rasa nanas yang aneh pun setelah 1/4 botol menjadi normal, karena saya terbiasa.

Jelas saya lebih menyukai Peachy Pipes lebih dari Heavenly Haze.

Flavor 6.8 | Complexity 7.5 | Intensity 7.5 | Value 7 | Overal 6.8


Jika kamu benar-benar bosan dengan rasa yang ada di pasaran, The Drip Factory bisa menjadi alternatif. Tapi saya tidak akan menyebutnya wajib coba, kecuali gummy adalah sesuatu yang memang kamu incar. Kalau kamu menemukan versi eceran, saya masih bisa merekomendasikan Peachy Pipes karena rasanya yang tebal. Ini sebagai pengingat bahwa liquid yang benar, seharusnya memang tebal dan flavorful.

Namun jika liquid berbasis permen bukanlah salah satu yang masuk kategori wajib kamu, maka The Drip Factory dapat kamu lewatkan dengan aman.


Leave a Reply

2 Comments on "Review The Drip Factory – Peachy Pipes & Heavenly Haze"

Notify of
avatar
Sort by:   newest | oldest | most voted
Rey
Guest

Udh coba soda dessert by jrx distribution? Menurut saya liquid itu agak unik+lg rame di pasaran..

wpDiscuz