Smok Novo Featured

Review Smok Novo 2 – Sang Pelari Marathon

Hendri Salim Pod 23 Comments

Sebenarnya saya mencoba untuk menjaga konten yang ada di VapingJKT berimbang. Namun belakangan ini yang namanya pod dan salt nicotine sangatlah ramai dan harus diakui saya sudah jarang sekali melihat vaper berkeliaran, yang saya lihat adalah pengguna pod di mana-mana.

Hari ini saya punya Smok Novo 2 Kit yang merupakan upgrade dari Smok Novo pertama. Saya belum pernah mencoba Smok Novo yang pertama jadi saya tidak akan bisa membandingkannya, kecuali dari spesifikasinya saja.

Novo 2 Comparison

Spesifikasi dan Kelengkapan Paket Vaporesso PodStick

Novo 2 Kit Include

Cukup standard, mereka memberikan kamu dua coil dengan perbedaan ohm, satu untuk salt dan satu mesh coil.

Tapi sayangnya mereka tidak memberikan sebuah botol seperti yang saya temukan di produk Vaporesso. Kenapa ini penting, karena untuk mesh kamu dapat menggunakan liquid freebase 50:50 dengan nicotine tinggi.

Masalahnya adalah beberapa liquid seperti manhattan menggunakan botol kaca. Mengisi pod dengan pipet kaca tetap dapat dilakukan namun terkadang sedikit berantakan dan tidak semudah menggunakan botol.

Untungnya akibat kurangnya tenaga yang nanti kita akan bahas, kamu tetap dapat menggunakan salt nic untuk coil 1.0 Ohm.

Fitur Smok Novo 2

Smok Novo 2

Pada dasarnya tidak ada fitur yang dapat kamu ubah atau kendalikan. Ini adalah sebuah pod yang sederhana dan mudah digunakan. Tapi mari kita lihat satu per satu

Daya Tahan Baterai – Salah Satu yang Terbaik

Saya tidak sedang bercanda, saya charge Novo 2 setiap 2 atau bahkan 3 hari sekali. Luar biasa!

Faktor pertama adalah baterainya yang cukup besar yaitu 800mAh. Ya memang ada beberapa pod lain yang setara atau bahkan lebih besar, tapi Smok Novo 2 cukup kecil dan ramping.

Battery Indicator

Faktor kedua adalah watt yang tidak terlalu besar. Ini bisa jadi berita buruk atau baik tergantung kebutuhan kamu, namun saya tidak merasa Smok Novo 2 mengeluarkan tenaga yang besar.

Kombinasi antara penggunaan tenaga yang kecil dan kapasitas baterai 800mAh lah yang membuat Smok Novo 2 dapat bertahan lama.

Mereka mengatakan bahwa dengan 200 puff perhari, Smok Novo 2 dapat bertahan sampai dengan 3 hari.

Katakanlah vape mulai dari jam 10 pagi sampai 10 malam (12 jam), ini berarti jika kamu puff sekali setiap 4 menit maka kamu akan mendapatkan daya tahan baterai selama 3 hari.

Catridge Tidak Bocor Tapi Sulit Dilepas

Selama saya menggunakan Smok Novo 2 saya tidak mengalami bocor (2 minggu). Bagian bawah dari coil juga kering kerontang setelah 2 minggu.

Ini adalah sesuatu yang bagus karena jika bagian dari liquid masuk ke bagian bawah atau lubang udara maka performa dari sensor draw activated akan terganggu.

Berita baiknya adalah jikapun bocor maka Smok Novo 2 mempunyai sumur kecil untuk menampungnya sehingga tidak akan masuk ke bagian yang penting. Kamu nantinya dapat menyeka dengan tissue dibagian sumur kecil ini jikapun terjadi kebocoran.

Musuh besar saya adalah koneksi antara pod dengan coil, sangat ketat. Kamu tidak akan mengalami masalah untuk memasangnya, tapi untuk mencabutnya itu lain cerita.

Kamu tidak akan bisa menariknya hanya dengan satu tangan. Kamu harus menariknya dengan dua tangan dan itu pun dengan bantuan kuku. Sangat sulit untuk dilepaskan.

Saya pikir awalnya ini karena masalah coil, namun baik coil 0.6 ataupun coil 1.0 yang ada di dalam box mengalami masalah yang sama. Memberikan sedikit liquid sebagai lubrikasi pun tidak membuatnya jauh lebih mudah ditarik.

Pengisian Pod yang Tricky

Smok Novo 2 diisi ulang dari samping. Sekilas ini terdengar biasa saja sampai kamu mengisinya sendiri.

Begitu kamu isi, chamber bagian yang kamu isi akan langsung penuh, dan terkadang tidak mengisi chamber sisi berlawanan. Mengapa? Karena ada coil besar di tengahnya!

Jadi yang harus kamu lakukan adalah mengisinya pelan-pelan, mengocoknya sedikit dan liquid akan mulai mengalir ke sisi satu lain. Sejujurnya tidak serepot yang kamu bayangkan, namun juga tidak semudah pod pada umumnya.

Kamu harus sedikit lebih pelan-pelan, dan mengocoknya, itu saja. Tapi terkadang ini juga tidak terjadi, liquid langsung mengalir ke dua sisi, jadi pengalamannya bisa saya bilang tidak terlalu konsisten.

Charging 0.5A untuk 800 mAh

Untuk baterai yang cukup besar ini saya mengharapkan minimal 1A untuk charging, namun sayangnya Smok Novo 2 hanya menggunakan 0.5A.

Ini berarti proses charnging akan berlangsung sekitar dua jam kurang. Di satu sisi ini cukup lama ketimbang pod lainnya, di sisi lain charging 0.5A terbilang cukup aman dan dalam beberapa kasus dapat memperpanjang umur baterai.

Mengingat Smok Novo 2 dapat bertahan lebih dari 1 hari (dalam kasus saya 2 hari lebih) maka saya tidak akan memberikan nilai negatif untuk bagian ini.

Performa Smok Novo 2 Kit

Okay sekarang bagian yang terpenting.

Coil 1.4 Ohm

Rasa super tipis.

Saya kira butuh break-in, jadi saya habiskan dulu 1 tangki penuh, diisian kedua dan ketiga rasa masih sama.

Smok Novo 2 bisa disebut sebuah pod dengan tenaga yang rendah dan menghasilkan flavor dan tendangan nicotine yang tipis.

Saya sedang tidak mencoba membela Smok Novo 2, namun ini bisa berarti hal yang bagus untuk kamu. Ada cukup banyak pembaca VapingJKT yang merasa mual dan pusing dengan nicotine 30mg atau bahkan 25mg.

Karena Smok Novo 2 memang mengirimkan tenaga yang lebih rendah (atau coil yang lebih kompleks, sehingga ujung2nya tenaga akhir lebih rendah) maka nicotine 30mg tidak terasa seperti 30mg.

Terasa jauh lebih jinak dan saya dapat melihat ini dapat menjadi potensi untuk digunakan oleh orang yang belum pernah terjamah salt nic sama sekali.

Karena harus diakui kebanyakan salt nic yang beredar dengan kandungan nicotine 30mg dan ini terkadang menjadi masalah bagi vaper yang baru.

Karena tenaga rendah ini juga, penguapan liquid tidak banyak. Artinya kamu mendapatkan vapor yang tidak terlalu banyak dan juga liquid yang lebih lama abisnya. Ditambah dengan faktor baterai yang besar, Smok Novo 2 adalah pelari maraton bukan sprint.

Coil 1.4 ini bertahan sekitar 8 hari sebelum ada penurunan rasa.

Coil 1.0 Ohm Mesh Coil

Awalnya saya hendak menggunakan freebase 18mg di coil ini tapi mengingat tenaga yang rendah saya memberanikan diri untuk mencoba 30mg salt nic di coil 1.0 Ohm.

Hasilnya adalah flavor meningkat dan tendangan nicotine meningkat. Terasa seperti pod dengan tenaga besar atau pod dengan setting high watt.

Bahkan saya mencoba 50mg di coil 1.0 Ohmm ini dan masih dapat menerimanya. Jika saya lakukan ini dengan Caliburn atau PodSticks maka saya akan mulai pusing setelah beberapa puff.

Jadi untuk dapat mendapatkan flavor dan tendangan nicotine yang sama dengan pod lainnya, kamu harus menggunakan coil mesh 1.0 ohm.

Saya juga mengisinya dengan liquid manhattan freebase 18mg (50:50). Rasa memang sangat tipis tapi throat hit muncul dengan baik dan tendangan nicotine pun cukup.

Oh iya, saya juga mendapatkan warm-to-hot vape ketika menariknya cukup panjang.

Perhatikan juga bahwa dengan coil mesh 1.0 ohm baterai kamu akan dikuras lebih cepat. Smok Novo saya bertahan 1 hari penuh, dan puluhan puff kebesokannya sebelum minta diisi ulang.

Coil 1.0 ohm ini bertahan sekitar 6 hari sebelum ada penurunan rasa.

Keluarga Besar Coil Novo 2

Berita bagusnya adalah coil dari Novo 1 juga compatible dengan Novo 2. Berita buruknya adalah saya tidak menemukan semua coil tersedia di Indonesia.

Ini membuat saya bertanya-tanya apakah ada coil yang cocok untuk saya, karena ini bisa menjadikan Smok Novo 2 sangat-sangat menarik dengan kombinasi flavor dan umur baterainya.

Smok Novo Family 1

Draw Tipis Ketat

Saya bisa bilang saya cukup suka dengan draw Smok Novo 2. Masuk ke area ketat atau restricted.

Kamu juga bisa membuatnya lebih ketat lagi dengan menutup airflow yang berada di samping saat kamu inhale.

Tidak ada komplain. smooth restricted airflow!

Kesimpulan

Saya tidak akan merekomendasikan Smok Novo 2 jika kamu mencari flavor dan tendangan nicotine ekstra. Saya akan menyerahkan itu kepada Uwell Caliburn.

Tapi saya tetap dapat menyarankan Smok Novo 2 jika:

  • Kamu belum pernah mencoba Salt Nic
  • Kamu tidak kuat dengan salt nic 30mg
  • Kamu tidak terlalu peduli dengan flavor, dan ingin menukarnya dengan umur baterai yang panjang (3 hari untuk 1.4 ohm, dan hampir 2 hari untuk 1 ohm)

Smok Novo 2 bukanlah sprinter yang akan memberikan kamu ledakan rasa dalam jangka pendek. Smok Novo 2 adalah seorang pelari maraton yang menjaga performanya konsisten dengan sangat lama untuk menyelesaikan lomba.


Terima kasih kepada Sourcemore.com yang telah menyediakan Smok Novo 2. Keseluruhan ulasan ini tetap dilakukan dengan standar editorial VapingJKT yang independen tanpa intervensi atau pengubahan dari sponsor.

VapingJKT tidak meminta dan menerima imbalan uang dengan menulis ulasan ini.

  • 7.5/10
    Build Quality - 7.5/10
  • 7.9/10
    Accesories - 7.9/10
  • 8/10
    Design - 8/10
  • 8/10
    Airflow - 8/10
  • 7.5/10
    Performance - 7.5/10
  • 7.7/10
    Value - 7.7/10
7.7/10

Summary

Smok Novo 2 bukan untuk pencari flavor. Lebih cocok bagi mereka yang ingin meredakan kekuatan nicotine 30mg dan memiliki daya tahan baterai yang sangat-sangat lama.

Jika belum pernah mencoba salt nicotine sama sekali Smok Novo 2 adalah pod pertama yang dapat saya rekomendasikan.

Sending
User Review
5.5/10 (1 vote)

23
Leave a Reply

avatar
14 Comment threads
9 Thread replies
2 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
16 Comment authors
gandhipemulamPipMarfmadjarwan Recent comment authors

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
Andrya
Guest
Andrya

Sminggu yg lalu saya n kawan saya beli pod, saya beli jester n kawan saya beli smok novo 2 ini. Saya pakai dose manggo nic 40mg. Ketika pakai dijester flavour manggonya terasa enak n nic pun terasa ditenggorokan tp efek samping setelah 10-20an puff terasa agak pusing setelah dilanjut lgi timbul agak mual diperut, saya sudah pakai 3 hari berturut2 n efeknya sama. Saya coba di smok novo 2 dgn flavour yg sma, hasilnya dr flavour emang sedikit kurang n nic pun tdk bgtu terasa (jika dibanding jester) tp anehnya sktr 20an puff tdk terasa pusing n mualpun tdk terasa.… Read more »

neo
Guest
neo

saya lebih rindu ulasan dan tulisan seperti dahulu.
rasanya belakangan lebih ke ulasan kejar tayang sponsor yang kirim barang.
padahal kalau ditilik di kolom komen, banyak tema yang akan dibahas, namun tidak lagi timbul ke permukaan.
saya memahami segala reasonnya,

so sory

Ariq Azka wibowo
Guest
Ariq Azka wibowo

Saya pake produk dari smok tapi bukan yang ada di artikel ini tetapi smok nord overall produk smok ini tokcer parah bisa pake freebas atu saltnic jadi bis pilih sesuai selera deh

Aldok
Guest
Aldok

Pernah kena leaking ga om di smok nord?

Charis
Guest
Charis

Asmodus boost saya kalau di pasang RDA kok coilnya menghadap kedepan ya om.. semenjak itu flavor dari 2 liquid berbeda rasanya sama2 aneh. 3 kali inhale rasanya mau muntah ..
Itu kenapa ya om?

Oby
Guest
Oby

Selalu menarik untuk dibaca.. walaupun ane bkn pengguna pods…
Sehat trus ya om. Biar bisa trus bikin artikel yg menarik…

Panji A
Guest
Panji A

Saya lebih memilih mod single battery+rta dibandingkan dengan pod karena rasa adalah segalanya haha.
Cloud lebih + rasa yang mantap = nic terpenuhi di tubuh. Nic terpenuhi = tidak perlu banyak inhale exhale, jadi lebih irit liquid hehe.
Keep review om Hendry..

Reza Rianto
Guest
Reza Rianto

review asvape micro dong om hen hehe

wiro
Guest
wiro

om pertanyaan om reza yang di review blm dijawab om. saya menunggu jawaban, karena saya mancari hal yang sama

@Reza
……..

Kalau podstick bisa dianggap sebagai upgrade dari renova zero,gimana kalau dibanding caliburn om?khususnya dari sisi flavor&lung hitnya

saya tambahin point yang aya pengen tau
“lung hit” itu kita dapat dr jenis pod atau liquid om?

wiro
Guest
wiro

*om pertanyaan om reza yang di review sebelumnya blm dijawab om. saya menunggu jawaban, karena saya mancari hal yang sama

Bobby Cahyadi
Guest
Bobby Cahyadi

Nice review omselalu lgs auto klik bgt notif email muncul Vapingjkt 😂…ya walau saya bukan pengguna pods tp apapun artikel disini selalu saya baca ampe abis…sehat2 selalu mas Hendri dan terima kasih banyak sudah luangin waktu menuliskan informasi yang sangat2 berguna buat vapers indonesia..Bravo

Aldo Arhamsyah
Guest
Aldo Arhamsyah

Om hendri ini sama ga dgn yg dlu jadi penulis di web gamesaku? Soalnya kalo saya perhatiin penulisannya rapi dan lugas banget kyak yg di gamesaku, namanya jg mirip hehe

madjarwan
Guest
madjarwan

bang gw pengen upgrade dari Uwell Caliburn neh, kira2 pod buat freebase yang seawet Caliburn apa ya?

Marf
Guest
Marf

Ada rencana jajal dotmod aio om?

Diy liquid nya jngn lupa om.

pemula
Guest
pemula

produk smok emng mantap, saya pengguna smok nord aja bahagia ketika smok ngeluarin coil DC 0,6 nya hahaha

gandhi
Guest
gandhi

om hendri,ditunggu review vaporesso gen nya. Minat karna kelamaan pake single baterai.