Review Screwbacco | Featured

eLiquid

Review Screwbacco – Stoberi Tembakau Tidak Pernah Seenak Ini

24 Sep , 2017  

Kamu mungkin sudah membaca ulasan Blewbacco VapingJKT. Saya dengan mudah memberikan gelar liquid tembakau terbaik kepada Blewbacco karena rasanya yang luar biasa enak dan alami. Yang menarik adalah banyak ulasan di internet yang menyebutkan bahwa Screwbacco (stoberi) memiliki rasa yang lebih enak dari Blewbacco (bluberi). Ini terdengar terlalu menggoda, Blewbacco yang sudah enak masih bisa dikalahkan?

Di exhale pertama kamu akan langsung disambut dengan rasa fruity strawberry dan tembakau. Tipe tembakaunya apa saya kurang tahu, namun tembakau yang sama dengan Blewbacco. Tembakau yang sangat enak, alami, dan sangat smooth.

Throat hit terasa lebih tinggi daripada rata-rata namun tidak terlalu kuat, sangat pas sekali, mungkin setara 4mg (walaupun liquid ini 3mg). Di ujung exhale saya mendapati rasa cream vanila menyusul dengan lemah.

Di exhale selanjutnya rasa strawberry mulai berjalan bersama dengan cream vanila. Rasanya juga tidak tepat menyebut cream vanila, mungkin lebih kepada cream stoberi dengan vanila. Apapun itu, kamu akan dapat mengenali stoberi, cream, dan vanila ada di liquid ini.

Bagaimana dengan tembakaunya? Saya menemukan rasa tembakaunya sangat konsisten sepanjang vape, sedikit malu-malu di belakang tapi selalu hadir menjadi pelengkap yang luar biasa enak.

Di Blewbacco kamu akan mendapatkan rasa blueberry, cream, tembakau dan sedikit rasa pastri, sedangkan di Screwbacco kamu akan mendapatkan stoberi, cream, tembakau, dan vanila. Mereka tidak hanya mengubah rasa utama namun menambahkan komponen rasa lain yang membuat kedua liquid ini mempunyai cita rasa lebih di luar rasa utama buahnya. Dengan kata lain, kamu akan tergoda untuk mencoba keduanya.

Di high wattage, Screwbacco menjadi lebih fruity dengan tembakau yang semakin bersembunyi. Di wattage sedang, semuanya muncul bersamaan dan mempunyai sinergi yang sangat baik sekali. Di wattage rendah, rasa tembakau mendominasi dengan rasa cream menyusul, namun saya tidak merasa ini cara yang tepat untuk menikmati Screwbacco.

Saya pikir (atau saya rasa dalam kasus ini), Screwbacco adalah sebuah liquid yang cukup kompleks dan sangat enak untuk urusan tembakau dan saya bahkan bukan pecinta tembakau. Namun jika harus memilih saya lebih menyukai Blewbacco, hanya karena saya lebih suka bluberi.

Jadi jangan anggap Screwbacco lebih tidak enak. Jika kamu strawberry person maka ini akan menjadi liquid favorit baru kamu. Jika kamu blueberry person maka blewbacco akan blew you away :).

Screwbacco datang dengan harga yang cukup mahal, sekitar Rp.270.000. Ini memang menjadi penghalang bagi beberapa orang termasuk saya. Namun saya bisa katakan harganya sepadan dengan kualitas yang dihasilkan. Saya juga tidak menjadikan Screwbacco all-day-vape. saya menikmatinya hanya di akhir pekan saat bersantai. Perfect, just perfect.


Leave a Reply

1 Comment on "Review Screwbacco – Stoberi Tembakau Tidak Pernah Seenak Ini"

Notify of
avatar
Sort by:   newest | oldest | most voted
wpDiscuz