RKOI Strawberry Champagne | Featured

eLiquid

Review RKOI by Coil Spill – Strawberry Champagne All Night!

13 Aug , 2017  

Saya punya pengalaman yang kurang menyenangkan dengan eliquid berasa wine atau champagne. Kenapa? Karena jarang sekali yang mampu mereproduksi dengan rasa yang akurat. Liquid lokal terakhir yang saya coba terasa seperti anggur busuk atau wine berumur 1 hari dan sangat kuat sampai saya harus menganti kapas RDA saya untuk menghilangkan rasanya.

Jadi ketika saya melihat RKOI (yang omong-omong adalah kepanjangan dari Rich Kids on Instagram) saya tidak langsung meminangnya. Bahkan saya membelinya karena kepepet, tidak ada liquid yang menarik hati dan koleksi liquid sudah mulai menipis. Apakah saya kecewa? Ya, masih. Namun ini adalah liquid terdekat/terakurat yang pernah saya coba dan itu cukup sebagai permulaan untuk kembali percaya ke liquid berbasis rasa wine atau champagne.

Saya sendiri bukan ahli wine atau champagne tapi saya biasanya selalu stok 1 botol wine setiap bulan dan setidaknya 2 botol champagne setahun untuk acara yang spesial, jadi bisa dikatakan saya tahu 1 atau 2 hal mengenai wine dan champagne.

RKOI mempunyai profil rasa strawberry champagne. Sebuah kombinasi yang sejujurnya jarang sekali saya temukan. Kamu mungkin belakangan sering mendengarnya lewat lagu Bruno Mars, tapi bahkan di kalangan orang Amerika ini bukanlah sesuatu yang terlalu populer.  Kecuali yang dimaksud Bruno Mars adalah ini (iuhhhhh).

Kembali lagi ke RKOI. Eliquid ini mempunyai wangi yang cukup kuat, saya bisa mencium champagne dan sesuatu yang fruity. Di exhale, saya di sambut dengan sebuah rasa champagne tipis diakhiri dengan rasa strawberry yang cukup kuat. Kesan pertama adalah ini liquid strawberry dengan balutan champagne, dan bukan sebaliknya.

Ditarikan selanjutnya saya masih merasakan hal yang sama, namun konsentrasi saya berpindah ke sensasi soda yang saya rasakan. Ada sedikit buih-buih soda yang terasa di ujung lidah persis seperti champagne. Sebagai informasi champagne memang seperti itu, rasanya ringan dan sangat bersoda jika dibandingkan dengan wine. Pikiran saya lalu berkelana, mengapa liquid root beer tidak mempunyai sensasi soda seperti ini!

Belasan tarikan sesudahnya memberikan saya rasa khas champagne, namun tidak bisa saya bilang 100% akurat. Mungkin karena peran strawberry yang cukup besar. Bahkan lama-lama saya sudah seperti menikmati liquid strawberry dengan karakteritik champagne tipis. Di hot vape rasa strawberry bertambah manis dan champagne semakin bersembunyi.

Setelah menghajar setengah botol terus menerus rasanya mulai menghilang, yang saya rasa hanya strawberry manis yang sedikit kesat pahit, sensasi soda pun menghilang. Setelah saya puasa liquid ini 3 hari rasanya baru kembali seperti awal.

Saya pikir saya tidak akan membelinya lagi karena tidak terlalu berkesan. Namun seperti saya katakan ini adalah liquid paling dekat dengan rasa aslinya. Saya tidak merasa eneg, saya tidak merasa liquid ini terlalu kimia. Liquid ini sebenarnya enak dan berkualitas, apa lagi dengan sensasi sodanya. Hanya saja mungkin karena ekspektasi saya terlalu tinggi sehingga RKOI tidak berhasil masuk ke dalam kategori “wajib beli lagi”.

Satu hal yang saya cukup hargai adalah liquid ini mengikutsertakan tanggal expire yang sudah jarang sekali ditemui. Banyak liquid yang sebenarnya mempunyai label expire, namun ntah kenapa versi Indonesia selalu tidak dicetak. Ini mempersulit pembeli untuk menentukan apakah liquid tersebut masih fresh atau tidak.

Jika kamu suka dengan champagne, maka RKOI ini adalah hal terdekat yang bisa kamu dapatkan. Kamu mungkin tidak akan membelinya lagi setelah botol pertama, tapi satu hal yang pasti kamu tidak akan menyesal dan dapat menghabiskan satu botol tanpa menyesal.

featured image by Ivan


Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz