Recurve RDA | Featured

Review Recurve RDA Wotofo – RDA Single Coil Squonk Terbaik!

Hendri Salim Atomizer 25 Comments

Saya punya misi mencari RDA Squonk terbaik untuk menemani Hugo Squeezer saya. Hari ini, misi tersebut selesai. RDA Recurve dari Wotofo ini menemukan rumah permanennya di atas Hugo Squeezer hitam saya.

Hype Recurve bisa dibilang sudah lewat, namun saya sengaja menghabiskan lebih dari 1 bulan untuk menjajal RDA ini, karena saya tidak ingin terlalu cepat memberikan kesimpulan. Untungnya Recurve terbukti tidak mengecewakan dan bukan hype semata.

Tanpa panjang lebar lagi, mari kita jajal bersama RDA Recurve ini.

Kelengkapan RDA Recurve

Apa yang akan kamu dapat:

  • 1x Wotofo Recurve RDA
  • 1x Spare 810 Drip Tip
  • 1x 510 Drip Tip Adapter
  • 1x User Manual
  • 1x Compwire Coil
  • 1x Japanese Cotton
  • 1x Extra Screws & Orings

Jika berbicara kemeriahan paket, maka Recurve bisa dibilang juara. Ada banyak sekali yang mereka sertakan di dalam paketnya. Mulai dari ekstra drip tip, sampai dengan coil dan cotton yang cukup untuk 1 bulan pemakaian.

Wotofo Recurve | Packaging

Saya sangat puas dengan apa yang mereka sertakan dan semoga ini menular ke vendor RDA lain.

Ada beberapa RDA yang memberikan coil gratis namun sangat tidak enak, berbau minyak, dan sangat panas. Untungnya Recurve RDA tidak begitu, coil yang disediakan terbilang cukup enak dan bertahan secara normal.

Kamu juga akan mendapatkan dua buah kunci L. Awalnya saya berpikir mengapa ada dua, mending ditukar dengan baut lebih karena baut lebih cepat rusak. Tapi tidak sampai 3 hari, satu kunci L menghilang. Saya tertawa malu, saya senang mereka memberikan dua kunci L.

Terakhir, kamu akan menerima sebuah screwdriver yang cukup bagus. Terlihat seperti sebuah screwdriver yang cukup pantas, bukan versi mini yang cepat rusak dan terkadang menyulitkan untuk dipegang.

Kualitas Build RDA Recurve

Secara keseluruhan kualitas build terbilang baik. Walaupun harus diakui, Recurve bukanlah RDA mahal atau high end. Jadi tidak ada faktor yang akan membuat kamu tercengang.

Semua bagian terbilang presisi kecuali air-flow yang akan saya bahas nanti. Tutup Recurve ini juga cukup tebal, membantu menahan panas. Tapi bagi chain vaper ini juga berarti panas top cap akan menghilang dengan lebih perlahan. Lama panas, lama dingin.

Kedua drip tip dan 810 adapter yang disertakan juga terbilang baik. Saya dengan mudah menggunakan drip tip Recurve di Goon dan masuk dengan pas, begitu juga sebaliknya.

Recurve Component

Cuma sayangnya ada satu masalah yang sedikit mengganggu saya dan itu adalah bautnya. Jika kamu menggunakan screwdriver yang diberikan maka lama-lama baut akan haus. Ini karena screwdriver yang diberikan sedikit lebih kecil sehingga mengikis bagian dalamnnya.

Untungnya bautnya cukup pintar karena jika aus, kamu tetap dapat menggunakan obeng minus. Tapi ada masalah keduanya…

Rumah dari baut juga lama-lama melonggar sehingga baut tidak tepat lurus di dalam poros dan ini terkadang membuat macet. Ini cukup menganggu karena kedepannya keadaannya akan tambah buruk bukan membaik, poros dan baut akan tambah aus.

Satu lagi yang cukup mengganggu adalah rancangan top cap dan deck. Ketika kamu menutup RDA, akan ada area yang harus dilalui oleh top cap tanpa adanya karet. Ini berarti deck akan bergesekan langsung dengan bagian dalam top cap. Lama-lama ini dapat menyebabkan lecet dan aus.

Deck RDA Recurve

Deck Recurve dirancang sedemikian rupa sehingga kamu tidak perlu menebak atau melakukan banyak eksperimen untuk mendapatkan flavor terbaik. Siapapun dapat melakukannya dan mendapat rasa maksimal karena panduannya sudah sangat jelas.

Ingat kunci L yang saya sebutkan di atas? Selain untuk membuka bottom pin, kunci L ini adalah alat bantu potong coil. Lihat gambar di bawah dan kamu akan mengerti.

Recurve Coil Tools

Setelah kamu potong, tinggal pasang dan boom selesai. Ini adalah RDA termudah yang pernah saya build!

Coba kita bandingkan dengan Goon. Kamu pertama harus mengukur panjang coilnya. Memasangnya dengan sistem clamp yang terkadang menyulitkan. Lalu mengatur tinggi coil, di atas air flow? Sejajar Air flow? Sejauh apa dari post? Apakah lebih dekat ke air flow atau top cap?

Di Recurve, potong coil, pasang, selesai. Bisa disebut idiot-proof, orang yang belum pernah vape sekalipun bisa memasangnya dalam percobaan pertama.

Wotofo Deck

Jika kamu mengikuti panduan maka build kamu akan dijamin optimal oleh Recurve. Walaupun memang ada beberapa orang yang merasa lebih pendek atau lebih tinggi dari panduan malah lebih enak. Tapi menurut saya menggunakan standar sudah enak.

Deck Recurve memungkinkan kamu menggunakan coil besar dengan mudah. Bahkan saya merasa menggunakan simple coil kurang optimal untuk Recurve RDA.

Recurve Deck

Nah sekarang ada banyak single coil RDA yang bisa dipasang coil besar seperti wasp nano. Tapi karena ukurannya yang 24mm dan cap yang tebal, RDA Recurve ini tidak cepat panas.

Airflow RDA Recurve

Kesan pertama saya mengenai Recurve adalah ini RDA yang sangat smooth sekali. super duper smooth. Tidak seperti RDA kebanyakan yang berisik dan kasar, di sini air flow mengalir dengan lembut, lebih lambat, dan tidak berisik. Ini salah satu air flow paling smooth yang pernah saya coba.

Di sisi kiri dan kanan air flow ada 6 lubang kecil yang bisa kamu buka tutup dengan konfigurasi 6 lubang, 4 lubang, dan 2 lubang. Di 6 lubang air flow terasa sedikit restrictif namun tidak parah, sangat pas sebenarnya. Tapi bagi kamu yang terbiasa air flow besar maka kamu akan sedikit kaget, karena walupun sudah terbuka lebar masih restricted.

Recurve Air Flow

Di sini saya punya komplain. Ketika kamu menutup top cap maka kamu hanya dapat memutar top cap dengan terbatas, karena ada penguncinya (stopper). Jadi tidak seperti Goon atau druga, top cap Recurve hanya bisa berputar terbatas.

Di titik mentok, air flow akan terbuka penuh, namun Recurve yang saya punya malah sedikit tertutup. Kemungkinan besar karena machining yang tidak presisi. Sedikit sulit menjelaskan lewat kata-kata jadi lihat gambar di bawah yah.

Recurve Air Flow Controller

Di setting air flow terbuka lebar, lubang air flow sedikit tertutup jadi harus di putar sedikit ke arah sebaliknya (menutup air flow)

Sebenarnya tanpa masalah ini RDA Recurve akan enak sekali. Begitu wicking selesai, tutup top cap dan putar sampai mentok, dan sedot. Tapi saya harus sedikit mengaturnya lagi untuk memastikan air flow benar-benar terbuka. Ada kemungkinan besar ini tidak terjadi di RDA lain (random). Masalah klasik untuk sesuatu yang diproduksi masal.

Wicking & Juice Well

Ini menurut saya adalah bagian terpenting yang akan membantu kamu memutuskan untuk beli atau tidak.

Recurve RDA pada dasarnya tidak memiliki juice well. Jikapun ada sangat dangkal dan lebih kecil daripada Hadaly.

Jadi misalkan ditetes basah, maka sekitar 5 puff, kamu harus menetes lagi.

Recurve Deck Juice Well

Ini sebenarnya tidak menjadi masalah kalau kamu menggunakan squonk. Melihat bagaimana Recurve RDA dirancang, tidak aneh jika Wotofo menempatkan pengguna squonk sebagai prioritas untuk Recurve. Bahkan pin yang terpasang dari awal adalah pin squonk.

Saya tidak pernah mengalami leak ketika saya squonk karena memang rancangan lubang air flow leak-proof. Tapi jika kamu tekan terlalu keras maka akan ada sisa liquid menempel di lubang. Ketika inhale maka air-flow akan sedikit terganggu dan sedikit cairan mungkin tersedot masuk ke mulut. Jika kamu purge (tiup) maka akan ada liquid nongkrong disekitar lubang air flow. Tissue…mana tissue.

Tapi jika kamu squonk dengan normal tidak ada masalah sama sekali. Kondisi di atas hanya terjadi ketika saya ingin menguji secara extreme apakah RDA ini bocor atau tidak ketika di squonk.

Performa RDA Recurve

Saya merasa Recurve adalah RDA single coil yang mampu mengeluarkan rasa liquid dengan sangat-sangat baik. Untuk kepekatan rasa sayangnya Hadaly masih juara. Di Recurve rasa tetap pekat namun sedikit melembut secara karakteristik.

Di liquid dengan cita rasa tertentu saya bahkan memilih soft dibanding pekat, dan Recurve sangat cocok untuk pekerjaan ini. Contoh Cafe Racer Lucky Bastard 6MG dan Charlie Noble RY4 Pistachio mempunyai throat hit yang sadis sehingga sulit berkonsentrasi kepada rasanya. Di Recurve, throat hit sedikit menurun dan saya bisa mulai menikmati rasanya dengan lebih enak dan bulat.

Liquid fruity di Hadaly terasa bright (hampir menusuk) sedangkan di Recurve lebih smooth dan well blend walaupun layering terasa lebih redup sedikit.

Tapi ingat saya sedang membandingkan Recurve dengan salah satu single coil terbaik di dunia yaitu Hadaly. Jika kita berbicara perbandingan Recurve dengan kebanyakan RDA single coil di pasaran, maka saya bisa bilang Recurve rasanya di atas rata-rata.

Ini sangat terbantu dengan fakta bahwa deck dan cap-nya cukup tebal, jadi walaupun ini adalah RDA 24mm, tapi di dalamnya tidak banyak ruangan kosong.

Kesimpulan RDA Recurve

Terlepas dari beberapa kekurangan yang saya sebutkan di atas, saya bisa bilang bahwa RDA Recurve adalah RDA single coil yang sangat mantap. Berada di liga atas untuk urusan flavor, tapi mungkin tidak di sektor cloud.

Saya tidak akan merekomendasikannya ke semua vaper karena juice well yang sangat dangkal. Menetes setiap 5-6 exhale (tergantung watt dan tipe liquid) bisa sangat merepotkan. Namun jika kamu Squonk, this is it guys, you have to have this!

Recurve adalah RDA yang sangat solid untuk squonk dan saya akan menyebutnya sebagai RDA squonk terbaik untuk saat ini.

25
Leave a Reply

avatar
10 Comment threads
16 Thread replies
1 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
9 Comment authors
LeviDhimsDimsAlfiDewa Recent comment authors

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
Adjie
Guest
Adjie

Recurve vs Drop Solo lebih enak mana flavor nya?

Aji
Guest
Aji

Halo om, untuk kunci L yg dpt 2 itu bukannya beda ukuran ya? Dpt yg 2.5 & 3mm klo gak slh… Ane setuju bgt ama review ente om, recurve emank lebih nyaman dipake di squonker. Ane sempat pake setup pasaran 😹 Recurve + Pulse 80w selama 2 bln, di squonk kenceng jg lumayan susah leaking hehehe. Btw, ane jg punya problem yg sama klo cap nya diputer mentok kiri, airhole ketutup dikit percis kyk punya ente. Udh gitu ane pake warna gunmetal jd airhole nya agak susah diliat. Seandainya diputer mentok airhole nya 100% pas mah ane gak begitu keberatan… Read more »

1001
Guest
1001

Saya masih newbie om biasanya pake rta
Mo nyoba beli rda buat nyoba nyobain liquid yg vg nya agak tinggi
Kalo pake rta repot
Mendingan drop rda atau recurve yah ?

Ila
Guest
Ila

kalo boleh tanya, rda single coil ter enak yang pernah om Hendri cobain apa om?

makasih

Dewa
Guest
Dewa

gan saya masi newbie masalah vaping nih, nanya ni gan wotofo lush plus, wotofo recurve dan drop rda bagus mana ya? Mod augvape v200..trus untuk coil bagus menghasilkan flavor pake apa ya? (G butuh cloud banyak yg penting flavor) kalo bisa ama setting ohm dan watt nya gan

Alfi
Guest
Alfi

Kalo dibanding wasp nano gmn om? Jadi penasaran recurve jg setelah lama pake wasp

Dims
Guest
Dims

Halo om, salam kenal. Kebetulan saya baru minang recurve nih. Ada 1 yang mau saya tanya, recurve rda ini emang susah ya kalo mau ganti pin connectornya (squonk/normal). Soalnya pas saya coba buka, memang susah dan hampir ga bisa dikeluarin, cuman muter doang kayaknyangkut diinsulatornya. Punya saya aja kah, atau punya om juga?

Dhims
Guest
Dhims

Halo om, mau nanya, kebetulan saya baru minang ini rda, post connectornya emang susah dibuka ya? (Mau nuker squonk ke normal) cuman bisa muter, tapi pas ditarik keluar ga bisa kayak nyangkut gitu

Levi
Guest
Levi

Om, rda selain lush plus yg mantap buat simple coil apaan ya om? Agak susah om skrg nyari lush plus