Wasp Nano RDA | Featured

Atomizer

Review RDA Wasp Nano Oumier – RDA Single Coil Murah Terbaik!

2 May , 2018  

Wasp Nano RDA bisa dibilang mengguncang dunia ketika diperkenalkan. Dengan harga kurang dari Rp200.000, RDA yang satu ini disebut sebagai RDA single coil terbaik. Sedikit tidak masuk akal mengingat harganya saja mirip dengan RDA clone.

Namun tidak seperti kebanyakan orang, nasib saya dengan Wasp Nano tidaklah bermula dengan cerita yang bahagia. Saya membeli Wasp Nano RDA dengan harga Rp150.000, tiga bulan yang lalu. Build pertama saya dengan simple kanthal berakhir meh… biasa saja bahkan hambar. Saya ganti lagi coilnya menggunakan fused clapton, sama saja. Saya ganti lagi dengan alien dan hasilnya panas sekali, sulit untuk dinikmati. Di titik ini saya sudah menghabiskan 1/4 liquid hanya untuk testing dan gagal.

Saya sedikit cape dan kecewa, saya kemudian menaruhnya dan berniat untuk menjualnya. Hari berlalu dan ketika sedang beres-beres. Saya menemukan Wasp Nano dan saya memutuskan untuk mencobanya terakhir kali.

Kali ini saya menghabiskan 30 menit untuk googling terlebih dahulu. Mencari jawaban di internet sana tentang bagaimana menikmati Wasp Nano sesuai potensialnya.

Saya memutuskan untuk membuat triple core fused clapton, 7 lilit, 0.2 Ohm, membasahinya dengan liquid yang ada, dan boom! Rasa meledak di mulut saya. Saya tidak percaya bahwa ini RDA yang sama. Saya mendapatkan rasa yang intense dari sebuah single coil. Terakhir ini terjadi, saya menggunakan O-atty pinjaman yang harganya mencapai 2 juta rupiah.

Tapi saya adalah orang yang berhati-hati. Saya tidak mau merekomendasikan sesuatu dengan terburu-buru. Saya menjajalnya selama 2 minggu lagi dan ya hasilnya cukup konsisten sekarang. Saya adalah pemilik Wasp Nano yang bahagia.

Hadirin sekalian ini lah ulasan RDA Wasp Nano VapingJKT.

Kelengkapan Wasp Nano

Apa yang akan kamu dapat:

  • 1x Wasp Nano
  • 3x Screw (baut)
  • 1x Bottom Feeder Pin
  • 1x Flat head screwdriver (obeng mini)
  • 1x Cotton (kapas cukup buat 3x pakai)

Wasp Nano datang dengan packaging yang mini dan tidak ada banyak aksesoris yang mereka sertakan. Cukup masuk akal mengingat harga yang cukup murah. Mereka memberikan kapas yang cukup untuk 2-3 pakai, namun sebenarnya lebih baik menyertakan ekstra baut saja karena kepala bautnya mudah aus.

Wasp Nano Paket

Tidak ada banyak yang saya bisa komentari dari paket RDA ini. Berisi semua hal dasar yang diperlukan, tidak ada yang spesial, namun cukup.

Kualitas Build Wasp Nano

Secara keseluruhan RDA berukuran 22 mm yang terbuat dari stainless steel ini bisa di katakan baik. Namun tidak berada di tingkat yang sama dengan RDA high end. Tidak ada bekas potongan yang aneh-aneh, namun kamu bisa melihat bahwa base air flow mempunyai jeda sehingga sedikit terlihat mengambang di atas base.

Wasp Nano | Deck Mengambang

Ini mungkin mereka lakukan untuk menghindari short circuit (konslet). Di RDA lain biasanya kita akan melihat insulator, namun di Wasp Nano mereka memilih untuk meletakannya secara mengambang saja, sehingga tidak bersentuhan langsung. Pilihan yang ekonomis namun mengurangi sedikit estetika.

Di luar ini saya tidak ada komplain sama sekali. Lekukan terlihat halus dan tidak ada bekas mesin yang kelihatan.

Yang saya suka adalah di bagian bawah RDA terdapat gambar tawon dengan mata yang gosong, sedikit memberikan kesan garang kepada tawon ini. Tapi tentu saja tidak ada hubungannya dengan performa ataupun kualitas. Hanya sedikit tersenyum melihat Oumier memperhatikan detil kecil ini.

RDA Wasp Nano hanya terdiri dari dua bagian, base dan cap. Bagian cap merupakan airflow controller yang bersatu dengan drip tip. Biasanya di RDA lain akan terbagi ke dua bagian besar.

Wasp Nano Colour

Bagian cap terbuat dari Polyetherimide atau mungkin kamu kenal sebagai PEI. Sekedar info pada tahun 1982 General Electric (GE) memperdagangkan PEI dengan merek Ultem. Sekarang kamu tahu darimana asal Ultem berasal. Pada dasarnya Ultem ini adalah jenis plastik, namun mempunyai sifat yang lebih tahan panas dan lebih stabil. Intinya lebih baik digunakan dalam aplikasi yang panas seperti vape.

Ultem Wasp Nano tidak bisa dibilang tebal, bahkan tipis dan ringkih. Kamu bisa memberikan tekanan dengan jari kamu dan tutup RDA ini akan sedikit mengikuti tekanan yang kamu berikan. Memang di atas kertas karakteristik Ultem lebih kuat daripada plastik biasa. Tapi tetap saja terasa sangat tipis dan ringkih. Saya tidak berani melakukan drop test karena takut pecah dan saya cuma punya satu.

Resin Cap Wasp Nano

Maaf…tapi ini jelek mampus

Untungnya Wasp Nano juga datang dengan versi resin, yang lebih tebal dan menurut saya sedikit lebih tahan panas. Namun jujur saja, cap resinnya jelek menurut saya. Warnanya agak norak dan tidak blend dengan baik.

Deck Wasp Nano RDA

Seperti yang bisa kamu lihat deck Wasp Nano terbilang padat. Hanya ada satu celah di tengah untuk menaruh coil. Ketika coil dan kapas sudah terpasang, pada dasarnya sudah tidak ada ruangan untuk apapun. Kamu tidak akan dapat melihat dasar deck dari atas, semuanya terisi padat.

Kabar buruknya adalah dengan RDA sepadat ini proses menetes akan menjadi lebih sulit. Kamu dapat membasahi kapas, namun jika kamu ingin membanjiri deck, maka itu akan menjadi hal yang sulit.

Wasp Nano | Deck Penuh

Jika kamu ingin memenuhi juice well dengan eliquid caranya adalah menekan kapas ke dalam dengan ujung botol, namun setelah ini kapas akan tetap ke dalam. Mungkin ini tidak ada hubungannya dengan rasa, tapi secara estetika menjadi jelek.

Perlu dicatat masalah ini 100% hilang ketika menggunakan RDA ini dengan squonk pin. Malah RDA ini akan bersinar lebih lagi karena juice well yang luas namun hanya bisa diakses dengan mudah dari bawah (squonk).

Wasp Nano | Build

Nah sekarang pemasangan coil. Pengalamannya bisa sangat berbeda tergantung bagaimana kamu membuat coil kamu. Dari pengalaman saya berikut ini adalah cara menggunakan Wasp Nano untuk pemasangan coil termudah dan maksimal:

  1. Lilit lebih banyak (8-10 lilit). Karena jarak antara negatif serta positif agak panjang.
  2. Lilit dengan lilitan terbalik. Jika biasa kamu lilit searah jarum jam maka lilit dengan arah sebaliknya.

Ketika saya tidak melakukan dua hal di atas, pengalaman build sedikit menyulitkan dan rasa tidak maksimal.

Yang saya suka adalah bagaimana kamu dapat menggunakan coil besar dengan deck ini. Namun sekali lagi ukuran dari deck air flow yang besar membuat RDA ini sangat padat. Susah menetes, namun memperkecil chamber sehingga rasa lebih pekat.

Setelah saya tahu bagaimana memasang coil dengan lebih efektif pengalaman saya dengan Wasp Nano berubah menjadi positif.

Airflow Wasp Nano RDA

Walaupun RDA yang satu ini sangat mini dengan ruangan deck sangat sempit, namun airflow sedikit berkebalikan. Dalam posisi terbuka penuh, kamu akan mendapatkan airflow yang sangat besar, terlalu besar untuk selera saya.

Saya biasanya menggunakan 50% air flow dan menurut saya ini sempurna. Namun lagi-lagi karena padatnya deck, kamu perlu mengeluarkan tenaga lebih untuk menarik karena udara sedikit terhambat oleh coil, kapas dan deck sebelum mencapai mulut kamu.

Wasp Nano Airflow

Karena airflow-nya mengandalkan cap yang langsung menyatu dengan drip tip, maka akan ada jarak antara airflow controller dengan airflow di dalam. Udara bisa bocor masuk lewat celah antara cap dan deck. Bagi saya airflow-nya terasa biasa aja, tidak dalam kategori smooth namun tidak parah.

Tapi setidaknya Wasp Nano RDA dapat mengakomodasi jumlah airflow mulai dari terbuka sampai dengan hampir restricted.

Wicking & Juice Well

Rasanya saya sudah menuliskan ini di atas jadi saya tidak akan panjang lebar lagi:

  • Juice well terbilang besar, menampung 2ml liquid. Sebagai pembanding rata-rata squonk bottle dapat menampung 5-7ml. Ini artinya juice well saja sudah bisa setara dengan 30% squonk bottle. Tapi saya tidak menyarankan untuk mengisinya banyak-banyak untuk menghindari spit back.
  • Setelah cotton masuk ruangan menjadi sempit, pada dasarnya tidak ada ruangan yang terisisa
  • Ini membuat cara menetes biasa tidak ampuh untuk mengisi juice well yang besar. Ironinya adalah juice well besar tapi karena terlalu padat sulit mengisinya kecuali menggeser cotton yang sudah terpasang rapi.
  • Squonk pin menyelamatkan kamu dari masalah ini. Squonk dan Wasp Nano adalah teman baik. Itu juga kalau kamu punya squonk mod.

Performa RDA Wasp Nano

  • Performa sangat bergantung kepada coil yang kamu gunakan. Cukup punishing. Jika tidak benar = tidak ada rasa
  • Ketika coil tepat maka rasa sangat tebal, untuk harganya ini sangat-sangat luar biasa.
  • Chamber yang padat membantu mendapatkan rasa yang solid.
  • Saya akan menempatkan Wasp Nano di urutan ketiga di bawah Hadaly dan O-atty.
  • Jika saja airflow bisa di tweak lebih smooth sedikit, ini akan jadi RDA single coil yang sempurna dari sisi rasa dan harga.

Kamu mungkin membaca ulasan di luar sana dan menemukan bahwa Wasp Nano luar biasa. Saya setuju dengan hal tersebut cuma perhatikan latar belakang orang yang mengulasnya. RDA single coil apa yang dia sebelumnya pernah coba? Apakah dia berasal dari sub-ohm tank?

Bagi saya pribadi walaupun Wasp Nano adalah RDA single coil yang luar biasa namun dari segi rasa, dual coil tentu lebih nendang. Ini tidak terbantahkan.

Jadi jika kamu mencari single coil (harus single coil) maka ya sikat Wasp Nano jika O-atty dan Hadaly berada di luar jangkauan. Namun maksud saya yang original, yang clone saya belum pernah mencoba jadi tidak tahu.

Tapi jika misi utama kamu adalah rasa yang pol tanpa peduli single atau double, maka pilih RDA double coil yang mantap. Rasanya akan lebih pekat dari pada single coil.

Build Wasp Nano Versi Vaping JKT

Wasp Nano | VapingJKT Build

Karena menurut saya Wasp Nano cukup bergantung besar dengan build maka berikut saya bagikan build yang menurut saya optimal:

  • Gunakan coil besar atau coil kecil dengan lilitan yang cukup panjang.
  • Lilit kebalikan dari jarum jam
  • Posisikan coil sedikit di atas batas atas deck (lihat gambar di atas)

Build RDA Wasp Nano VapingJKT

  • Coil: Triple Coil Fused Clapton (28 AWG*3+36 AWG)
  • Lilit: 5
  • Ohm: 0.2
  • Watt: 85 watt regulated / 88,2 watt untuk mechanical

Kesimpulan Wasp Nano RDA by Oumier

Masih butuh kesimpulan? Saya rasa ini adalah single coil yang luar biasa. Tapi kesimpulan ini datang dari harganya yang sangat murah. Jika harganya Rp500.000 maka mungkin saya akan merekomendasikan yang lain, namun dengan harga Rp150.000, susah untuk merekomendasikan yang lain.

Wasp Nano sangat nonjok untuk urusan rasa. Tapi ingat, ini dibandingkan dengan single coil lainnya. Jika kamu tidak keberatan dengan dual coil (lebih boros baterai tentunya), maka Goon RDA masih juara (saya sudah tes dengan coil dan liquid yang sama).

Oh ya satu lagi, Wasp Nano menurut saya bersinar dengan coil yang lebih besar. Untuk coil kecil biasanya saya menggunakan pararel 24 Kanthal 5 lilit (10 lilit total karena pararel), namun kapas lebih cepat putus.


Leave a Reply

2 Comments on "Review RDA Wasp Nano Oumier – RDA Single Coil Murah Terbaik!"

Notify of
avatar
Sort by:   newest | oldest | most voted
Fidelis
Guest

Saya pake ini agak gak betah, karena manis banget. Flavour biasa aja, lumayan enak utk rda range harga segitu. Kawat prebuit jd tambah enak di rda ini dgn catatan ditambah drip 510 misal brotips atau jmk bub utk meminimalisir spitback dan panas

wpDiscuz