RDA Drop | Featured

Atomizer

Review RDA Drop – RDA Tidak Pernah Sepintar ini!

9 Apr , 2018  

Di penghujung tahun 2017, kebanyakan dari channel YouTube vape menganugerahi Drop RDA sebagai RDA terbaik mereka. Ini sedikit banyak membuat saya penasaran. Drop RDA bukanlah RDA lama seperti Goon, RDA dari Digiflavor ini adalah RDA yang terhitung baru dan langsung mendapatkan respon luar biasa dari para vaper. Jadi yah saya beli satu sekitar 2 bulan lalu.

Setelah dua bulan berlalu akhirnya saya merasa sudah cukup waktu untuk mengulas RDA yang satu ini. Kesimpulannya adalah ini RDA yang sangat-sangat pintar (genius), flavorful, mudah untuk digunakan, namun belum dapat menggantikan Goon saya secara permanen.

Mari kita bedah Drop RDA ini.

Kelengkapan Drop RDA

Apa yang akan kamu dapat

  • 1x Drop RDA
  • 1x 510 drip tip adapter
  • 1x 510 drip tip
  • 1x 810 drip tip
  • 1x Squonk Pin
  • 1x Allen Key
  • 1x User manual

Sekilas tidak ada yang spesial dalam paket Drop RDA ini, namun Digiflavor menyertakan dua drip tip ke dalam bungkus Drop RDA dan ini adalah sesuatu yang langka. Kamu akan mendapatkan drip tip 810 yang berbentuk panjang ke atas dan juga 1 drip tip yang pendek dan lebih besar (diameter) berwarna frosted (beku).

Walaupun setelah saya jajal drip tip yang panjang (ultem) adalah drip tip yang lebih mantap, namun penambahan dua drip tip ini adalah sesuatu yang cukup menyenangkan. Tidak berhenti disitu saja Digiflavor juga menyertakan adapter 510, sebuah fleksibilitas yang luar biasa.

Di luar ini tidak ada lagi yang spesial dalam paketnya.

Kualitas Build Drop RDA

Kualitas Drop RDA terbilang luar biasa, untuk harganya saya bisa bilang ini cukup bagus. Namun memang jika kamu bandingkan dengan RDA jutaan maka tentu saja akan ada perbedaaan kualitas build.

Semua bagian memiliki finishing yang baik, saya tidak menemukan ada kecacatan sama sekali. RDA Drop mempunyai banyak lekukkan dan fitur, sehingga tidak polos dan sederhana. Tapi dengan begitu banyak lekukkan dan fitur kamu tetap dapat menemukan kualitas yang sangat baik.

Tidak ada bagian yang dipotong dengan kasar. Jika ada sebuah lekukkan, maka lekukkan itu terlihat dan terasa sangat halus, well machined.

RDA Drop Front

Secara umum ini adalah RDA dengan kualitas tinggi, walaupun harganya murah tapi Digiflavor berhasil melakukanyna dengan sangat baik. Namun…

Sayangnya ada namun. Versi yang saya dapatkan tidak dapat dibuka karena tertahan karet. Saya tidak mengerti mengapa ini bisa terjadi, saya tidak dapat memutar air flow atau mencabut air flow cap karena karetnya terlalu besar dan kesat. Bahkan dengan tenaga pinjaman dari teman bertubuh dua kali saya, tetap tidak dapat dibuka.

Akhirnya saya merendam Drop RDA ini dengan air panas untuk melunakkan karet. Setelah bergelut lebih dari 30 menit akhirnya saya berhasil membuka Drop RDA dan menemukan akar masalahnya. Sang karet terlalu besar untuk Drop RDA, tapi pertanyaan saya bagaimana merkea bisa menutupnya? Hipotesa saya adalah karetnya membesar sewaktu pengiriman, mungkin karena panas.

Karena saya sudah vaping selama 2 tahun, saya sudah mengumpulkan begitu banyak aksesoris dari belasan RDA. Saya kebetulan mempunyai karet yang sangat pas. Begitu saya pasang maka semua bekerja dengan lancar. Airflow dapat diputar dan dicabut dengan mudah.

Ini mungkin terdengar sederhana, tapi frustrasi saya selama berjam-jam benar-benar mengesalkan. Masalah ini juga nampaknya dialami beberapa orang lain (contoh 1, contoh 2) namun tidak semua mengalaminya.

Ada kemungkinan besar kamu tidak akan mendapatkan versi yang sama dengan saya, tapi jika yak jangan khawatir tinggal ganti karetnya … jika kamu punya.

Di luar ini tidak ada komplain ama sekali. Drop RDA terlihat keren dan kualitasnya benar-benar luar biasa baik. Terasa seperti RDA dengan harga 2x lebih mahal.

Deck Drop RDA

Kita akan mulai masuk ke dalam fitur-fitur pintar dari Drop RDA, dimulai dari deck.

Deck post dari Drop RDA berbentuk seperti deck Dead Rabbit yang terbalik. Deck post in menempel diujung sisi sehingga coil akan berkumpul di tengah.

Di bagian bawah post terdapat potongan berbentuk lengkung ke dalam. Pertama ini terlihat aneh, namun begitu kamu memasukan coil, kamu langsung dapat menghargai desain ini. Tang potong kamu akan dapat masuk memotong kaki coil dengan sangat-sangat mudah. Lekukan atas juga membantu kamu untuk memandu kamu memotong coil secara pas. Brilian!

Coil Drop Cut

Deck Drop RDA terhitung besar sehingga kamu tidak akan kesulitan untuk menggunakan berbagai macam coil. Namun jarak antara kutub negatif dan positif sedikit besar. Ketika kamu memasang fused clapton 5 lilit maka coil akan meregang. Deck ini cocok untuk coil dengan lilitan lebih banyak.

Desain dari deck ini juga memungkinkan kamu untuk memasang satu atau dua coil. Keduanya menghasilkan rasa yang sangat baik. Ini mungkin RDA favorit saya untuk single coil dengan dual air flow dan ukuran 24mm.

Deck Drop RDA

Proses memasang coil pun terbilang sangat mudah. Tidak perlu ada perlakuan khusus, masukkan coil, kencangkan, dan potong sisanya. Ini adalah RDA dengan pemasangan coil termudah yang pernah saya coba. Desainnya juga membuat kamu tidak dapat salah memasangnya, tidak perlu pengetahuan atau kemampuan khusus. Salah satu poin pintar lainnya.

Air Flow Controller Drop RDA

Berbeda dengan kebanyakan RDA, Drop RDA mempunyai bagian di bawah airflow yang harus kamu cocokan dengan bagian dasarnya (lihat gambar). Ini berarti posisi air flow dengan coil akan selalu sejajar, tidak perlu mikir, tidak perlu mengira-ngira. Lagi-lagi sebuah desain yang pintar dan kita belum selesai.

Drop RDA Lock v2

Drop RDA mempunyai 10 lubang kecil untuk mengakomodasi seluruh kebutuhan air flow kamu. Buka semua dan rasanya akan sangat plong, tutup satu dan kamu akan merasakan sedikit sensasi mouth to lung.

Sepuluh lubang air flow ini dapat dibuka satu per satu seiring kamu memutar bagian atas (air flow controller). Seiring kamu memutar, satu per satu lubang akan terbuka atau tertutup tergantung arah mana yang kamu memutar. Bayangkan saja, 10 lubang yang dapat kamu buka satu per satu, luar biasa fleksibel.

Air Flow Gif

Animasi Air Flow – Tunggu sampai selesai loading 🙂

Saya biasanya membuka 4 lubang air flow, ini saya rasa optimal untuk selera saya. Air flow  terbilang smooth dan tidak berbunyi. Saya sangat suka dengan air flow, udara masuk dengan mudah dan halus. Ini tidak menambah rasa atau cloud, namun sensasi ‘narik’ nya jadi lebih baik.

Wicking dan Juice Well Drop RDA

Proses wicking terbilang lancar, namun ini adalah tipe RDA dengan post deck yang tinggi jadi kapas yang kamu pasang harus lebih panjang untuk mencapai bawah. Nah saya sedikit memiliki masalah di sini.

Setelah beberapa lama juice akan mulai menumpuk di bagian bawah karena tidak berhasil merambat ke atas. Setelah beberapa lama kapas akan menghitam di bagian bawah. Saya juga mengalami hal ini dengan beberapa RDA lain dengan tipe deck tinggi seperti ini.

Dengan cotton yang tepat (penyerapan tinggi) hal ini dapat diminimalkan, namun setelah 2-3 bulan penggunaan saya menemukan hal ini akan terjadi dari waktu ke waktu.

Juice well terbilang besar, sehingga jarang sekali tumpah. Apa lagi karena deck tinggi, beberapa kali saya banjiri juga tidak tumpah ketika saya miringkan. Desain ini juga diperhitungkan karena Digiflavor memberikan squonk pin jadi tidak akan bocor ketika kamu squonk.

Desain Drop RDA

Dari luar Drop RDA terlihat keren. Saya meminang versi hitam dan silver dan saya tidak bisa complain apapun. Ada logo DROP di atas kedua airflow, ini tidak begitu penting namun orang akan tahu RDA apa yang kamu sedang gunakan.

Itu dari segi design eksterior, dari desain interior seperti yang kamu bisa baca di atas, genius! Ini adalah RDA yang memperhitungkan usability (penggunaan) dengan sangat baik. Gelar RDA terpintar 2017 atau bahkan 2018 mungkin cocok untuk saya berikan kepada Drop RDA.

Contoh kecil lainnya adalah bagian grip pada pemutar air flow. Mereka memberikan lekukkan di beberapa tempat untuk membuat tangan kita mudah memutar air flow. Kecil namun sebuah pemikiran yang luar biasa untuk desain. Namun jika tangan kamu kotor maka kotoran akan menumpuk di celah ini seiring kamu memutar-mutar air flow.

Genius, genius, genius!

Dua Drip Tip Drop RDA

Drop RDA memberikan dua drip tip langsung dalam kemasan. Ini adalah sesuatu yang jarang saya temukan dalam paket RDA. Jarang tapi tentu saja ada seperti Dead Rabbit yang memberikan kamu 3 drip tip! Favorit saya adalah versi ultem yang cukup tinggi, flavor mantap dan pas di mulut.

Drip tip satu lagi terlihat sangat keren dengan gaya frosted, namun drip tip yang satu ini cukup lebar dan pendek. Mulut harus terbuka cukup besar untuk menempatkan keseluruhan drip tip ini di mulut. Setelah saya coba beberapa hari, saya masih belum terbiasa, terlalu besar di mulut. Tapi saya tahu ada vaper yang mencari ini jadi yah tidak ada komplain.

Drip Tip | RDA Drop

Kamu juga akan mendapatkan adapter 510, yang saya tidak coba pasang. Ini karena drip tip 510 terasa terlalu kecil seperti sedotan. Tapi lagi-lagi sang RDA Drop yang genius ini memberikan banyak kebebasan untuk berbagai tipe vaper yang berbeda.

Performa Drop RDA

Seberapa pintar RDA tidak akan begitu masalah jika rasanya tidak luar biasa bukan? Saya senang mengabarkan bahwa Drop RDA mempunyai performa yang tinggi. Rasanya padat dan flavorful. Ini ditambah dengan air flow yang smooth menjadikan pengalaman vaping sangat menyenangkan.

Apakah ini RDA dengan flavor terbaik yang pernah saya coba? Tidak juga, Goon masih terasa lebih pekat. Saya mengujinya dengan menggunakan coil yang sama persis dan air flow yang saya coba set semirip mungkin. Goon masih menawarkan flavor yang lebih intense dan layering yang lebih terasa. Tapi Drop RDA tidak ketinggalan jauh, Drop RDA masih berada di liga atas dalam urusan flavor.

Ada satu hal yang perlu kamu ketahui, karena letak deck yang terpasang di sisi, coil akan cenderung berada di tengah-tengah (lihat gambar). Kedua coil akan cenderung berdekatan satu sama lain dan selain itu akan dekat dengan drip tip.

Drop RDA Coil Position

Apa akibatnya? Panas dari coil akan langsung disemburkan ke mulut dan ini terkadang terasa terlalu panas. Jika watt saya kecilkan maka rasa akan turun, jika saya naikkan rasa naik luar biasa tapi saya tidak tahan dengan panasnya.

Saya akan tetap merekomendasikannya, namun jika kamu adalah high wattage vaper dengan coil di bawah 0.15 ohm maka bersiaplah dengan panasnya yang intens. Di RDA lain seperti Goon, uap panas akan menghantam dinding atas sehingga panas turun. Di Drop RDA kamu dapat melihat coil secara langsung dari lubang drip tip.

Kesimpulan ulasan Drop RDA

Drop RDA adalah sebuah RDA yang dibuat dengan sangat-sangat pintar. Ini yang terjadi jika desainer RDA benar-benar menghabiskan waktu yang cukup merancang RDA. Tidak ada alasan untuk tidak membeli Drop RDA apa lagi mereka mempunyai varian warna baru.

Namun bagi high wattage vaper kamu harus mempertimbangkan fakta bahwa posisi coil ini akan menyebabkan panas yang tinggi. Saya tidak menggunakan Drop RDA untuk coil-coil 0.15 saya dengan watt 90++. Di luar ini Drop RDA adalah RDA yang memang pantas masuk ke dalam top list RDA.


Leave a Reply

6 Comments on "Review RDA Drop – RDA Tidak Pernah Sepintar ini!"

Notify of
avatar
Sort by:   newest | oldest | most voted
Bian
Guest
Sy setujubbb om hendri..ini rda mantappp bingiittsss..sy dpatnya gun metal,malah klo mnurut sy ini msh lbh bgs dr druga (so sorry bg pecinta druga,am also druga fanatic before..hehehe..)..sy pake dual clapton 0.32 ohm running di 50 watt pake driptip 510,setelan airflow 6 kiri dan 6 kanan.. flavour yg dihsilkan terasa banget dan udara yg keluar dr drip tip trsa anget,chamber tdk trllu panas dan produksi clouds nya buanyakkk,..sklipun itu chain vaping smpe 15x and no dryhit..mlah rncnanya mo hunting lg yg gold versi jd bs di mix and match..dan yg blm nyoba slhkan cb nggak bakal nyesel dgn rda yg… Read more »
wpDiscuz