Justfog – Minifit Kit Featured

Review Minifit – Pod System Super Mini

Hendri Salim Pod 5 Comments

Harus saya akui semenjak membeli VGOD STIG saya sedikit tertarik dengan pod system. Alasannya adalah karena pod system sangat kecil dan praktis dibawa kemana-mana. Saya masih bisa mendapatkan nikotin saya (dengan bonus flavor) tanpa harus mengeluarkan cloud yang mungkin mengganggu orang.

Akhirnya saya membeli Justfog Minifit sekitar tiga minggu lalu (Rp180.000). Setelah menghabiskan sekitar 15 ml Salt Nic, rasanya saya siap untuk menyimpulkan pengalaman saya dengan pod terkecil di dunia ini (ada lagi yang lebih kecil???).

Minifit Structure

Impresi Awal: Pod Ini Kecil Sekali!

Saya tidak terlalu terkejut memegang Minifit karena saya sebelumnya sudah mencoba VGOD STIG yang juga sama kecilnya. Namun saya tetap terpukau dengan Minifit karena pod yang satu ini bahkan lebih pendek dari VGOD STIG, mempunyai tombol firing dengan baterai yang dapat di isi ulang.

Bagaimana mereka bisa memadatkan semua hardware dalam benda sekecil ini!

Panjang Minifit hanyalah 7cm memiliki ketebalan yang kurang lebih sama dengan jari saya. Minifit juga sangat ringan dan tidak akan terlihat jika kamu genggam, sama seperti flash drive usb.

Justfog – Minifit Size

Hal pertama yang saya lakukan adalah mengisi ulang baterainya sampai penuh. Jika baterainya benar-benar kosong maka kamu akan butuh 45-60 menit. Kemudian saya pun mengisi bagian pod Minifit dengan liquid salt nic 50Mg dari Don (Apple Bourbon Cream).

Proses pengisian berlangsung dengan mudah, saya langsung menggunakan ujung botol lewat lubang di bagian bawah pod. Kapasitas pod ini adalah 1.5ml, terbilang cukup kecil jika kita bandingkan dengan pod pada umumnya. Namun tetap saja dengan gaya vape saya yang hanya menggunakan Minifit di jalan (gojek) atau di keadaan tertentu, satu kali pengisian cukup untuk 2 hari.

Tapi jika kamu berencana menggunakan Minifit seharian secara penuh, maka mungkin kamu harus mengisinya dua kali.

Seperti pod pada umunya, saya membiarkan sekitar 5-10 menit setelah diisi, untuk membiarkan kapas menyerap liquid dengan merata.

Minifit Refill

Setelah itu saya melakukan beberapa kali dry pull, dengan cara menutup air flow lalu menghisapnya TAPI tidak menekan tombol firing. Ini akan memaksa liquid keluar dari tanki menuju kapas dan memastikan tidak ada yang kering.

Saya sekarang sudah siap melakukan inhale pertama saya.

Saya pun menekan tombol firing dan lalu inhale singkat (karena kapas masih baru). Saya kemudian disambut dengan tonjokan nikotin 50mg dan sebuah rasa asam apel yang tipis. Untungnya tidak ada dry hit walaupun saya hanya membiarkan selama 5 menit di awal dan ini konsisten di tiga pod selanjutnya. Minifit tidak membutuhkan priming yang terlalu lama dan ini adalah berita bagus.

Berbeda dengan kebanyakan pod system, Minifit menggunakan tombol firing. Saya bisa melakukan dry pull dan juga mengatur firing sesuai keinginan saya. Masalah yang saya alami dengan kebanyakan draw activated pod (nyala ketika dihisap ) adalah di awal hisapan, akan ada jeda di mana pod tidak langsung firing. Sehingga saya akan sedikit menghisap udara kosong tanpa flavor. Ini mungkin bukan masalah bagi kebanyakan orang namun saya tidak menyukainya.

Butuh sekitar 5-10 exhale sampai rasa mulai sepenuhnya terbentuk. Saya bisa merasakan apel yang asam dengan hint bourbon yang super duper tipis, note liquid ini diakhiri dengan rasa manis yang sedikit creamy (krim manis).

Air Flow Minifit: Sangat Restricted 

Air flow Minifit terhitung sangat restricted. Sangat berbeda dengan katakanlah Jynx yang memang terlalu besar, ataupun Smoant S8. Vgod Stig sebenarnya juga sangat restricted, tapi entah kenapa air flow-nya sangat lembut dan lancar, sedangkan di Minifit, restricted dan sedikit sulit di inhale.

Seiring kamu tekan tombol firing (yang terasa sangat clicky), kamu bisa mendengar coil menguapkan liquid dengan cukup keras (untuk ukuran pod). Suara air flow ketika inhale juga sedikit keras. Minifit memang terhitung stealthy dengan bentuknya yang kecil namun tidak terlalu stealth bagi penggunanya.

Biar saya beri perbandingan dengan Smoant S8. Ketika saya inhale panjang, tidak ada bunyi liquid yang meletup-letup (khas RDA atau RTA), air flow juga smooth dan tidak berisik. Ini yang akan saya sebut sebagai stealth vaping. Memang Minifit tidak seberisik itu, tapi jika dibandingkan dengan Smoant S8 yang sangat sunyi, Minifit bisa dibilang berisik.

Battery Life: 370mAh Tapi Lebih Baik Dari yang Diharapkan

Ketika tombol firing ditekan kamu akan melihat 3 buah lampu kecil menyala. Ini menandakan tingkat kapasitas baterai, 3 lampu untuk kapasitas 100-70%, 2 lampu untuk 70-30%, dan 1 lampu untuk kapasitas di bawah 30%.

Minifit Battery

Jika lampu berkedip-kedip maka itu berarti pod harus diisi ulang dan tidak dapat digunakan.

Dari penuh sampai harus di charge ulang, saya biasanya membutuhkan dua hari penuh. Ingat bahwa saya tidak menggunakan Minifit sebagai senjata utama saya, saya masih menggunakan RDA.

Ketika saya gunakan seharian, Minifit dapat bertahan sampai jam 10 malam, yang mana menurut saya cukup mengesankan. Untuk memberikan kamu gambaran, berikut cara saya menggunakan Minifit seharian:

  1. Setelah sarapan pagi
  2. Ketika menunggu gojek
  3. Ketika di gojek
  4. 3-5 smoke break selama bekerja (1 kali smoke break 3-5x inhale)
  5. Menunggu gojek pulang
  6. Selama di gojek menuju rumah
  7. Sekitar 10 inhale sebelum tidur.

Saya menggunakan liquid 50MG sehingga nicotine hit cukup kuat dan ini berarti saya tidak perlu inhale sesering itu. Satu hal yang perlu saya sebutkan adalah ketika baterai hanya menyala 1 lampu (di bawah 30%) saya mungkin hanya dapat inhale sekitar 5-8x sebelum habis. Terlalu sedikit untuk ukuran 30%.

Flavor? Meh….

Saya tidak akan menyebut Minifit sebagai pod dengan flavor yang luar biasa. Sangat biasa saja bahkan mungkin di bawah rata-rata. Terkadang liquid Don ini hanya terasa asam apelnya saja, terkadang bourbon terasa sangat tipis, namun kebanyakan waktu tidak terasa.

Untuk konfirmasi hal ini, saya pun meminjam Smoant S8 teman, mengisi Smoant S8 dan Mini Fit dengan salt nic VCT 30 MG. Untuk rasa tidak terbantahkan Smoant S8 menghasilkan rasa dan sensasi hangat vapor di mulut yang lebih baik.

Minifit terasa lebih tipis, walaupun memang tidak terlalu jauh karena bagaimana pun juga pod memang bukan mesin penghasil rasa. Tapi yah, tidak terbantahkan Smoant S8 lebih baik dari segi flavor.

Menurut saya pribadi Minifit adalah pod dengan flavor terendah yang pernah saya coba.

Minifit < VGod Stiq < Jynx < Smoant S8

Tapi seperti yang bisa kamu lihat, banyak yang belum saya coba, jadi mungkin ada yang lebih parah.

Fitur yang Tidak Diharapkan: Spitback

Hal terakhir yang kamu harus tahu juga adalah dari 3 coil yang saya sudah buka dan gunakan, dua di antaranya spitback ketika coil sudah mulai menua.

Tapi spitback di sini bukan ke mulut, melainkan ke ujung drip tip. Jadi selama inhale kamu akan baik-baik saja, tapi ketika sudah selesai akan ada liquid menggenang di ujung drip tip. Ini cukup mengganggu karena kamu harus membersihkannya, jika tidak maka liquid salt ini akan terasa pedas di mulut. Anehnya adalah di coil ke-tiga saya, tidak ada kasus spitback seperti ini.

Satu coil menurut saya dapat diisi sampai 6x, sebenarnya bisa lebih tapi menurut saya rasanya lebih turun lagi. Jadi kurang lebih 1 bulan saya bisa menghabiskan 3 pod.

VapingJKT Tidak Akan Membeli Pod Lain Dalam Waktu Dekat

Sampai sini kamu mungkin sudah ilfil sama Minifit, namun saya tidak berencana menggantinya dalam waktu dekat. Kenapa?

  • Minifit sangat kecil dan ringan, saya menyukai bentuknya yang sangat-sangat praktis. Jika kita bandingkan dengan Smoant S8, Minifit sekitar 3 kali lebih kecil, dan 3-4x lebih ringan.
  • Baterainya pas untuk gaya saya, pakai seharian dan malam tinggal charge.
  • Saya menggunakan hanya untuk nicotine saja bukan flavor.
  • Coil Minifit dapat di build ulang sendiri (saya belum coba, tapi saya akan melakukannya dalam waktu dekat). Jika ini berhasil maka secara value Minifit akan sangat luar biasa sekali. Tidak perlu beli pod.
  • Proteksi melimpah mulai dari 10 detik auto stop, over discharge, over charge, over voltage charge, dan short circuit. Cukup impresif dengan benda sekecil ini.
  • Sistem baterai dengan constant voltage. Artinya seiring baterai habis, firing tetap terjaga, tidak akan melemah. Walaupun jujur saja di baterai 1 lampu, saya bisa merasakan Minifit sedikit loyo, tapi dari 100 sampai 30% sangat stabil.

Minifit Contant Voltage

Saya rasa saya tidak akan merekomendasikan Minifit kepada semua orang. Jika gaya kamu mirip dengan saya dan pertimbangan terbesar kamu adalah bentuk yang super duper mini dan ringan, maka ya Minifit akan cocok. Tapi jika kamu mencari flavor saran saya adalah beli Smoant S8.

  • 8/10
    Build Quality - 8/10
  • 7/10
    Air Flow - 7/10
  • 8.5/10
    Design - 8.5/10
  • 7/10
    Performance - 7/10
  • 9/10
    Value - 9/10
7.9/10

Summary

Sayangnya dengan bentuknya yang kecil, flavor yang dihasilkan juga kecil. Minifit bukanlah pod yang kamu inginkan jika kamu mencari rasa yang kuat. Pod lain seperti Smoant S8 menghasilkan rasa yang lebih baik, tidak ada keraguan mengenai hal ini.

Namun bentuknya yang sangat mini dan baterai yang dapat bertahan seharian sangat cocok dengan gaya saya. Minifit akan menjadi pod saya sampai rusak karena faktor ini. Beli Minifit jika yang kamu harapkan adalah bentuknya yang kecil.

Saya beri value 9 karena Minifit dapat di build ulang. Ini berarti kamu dapat mengurangi pembelian pod seharga Rp50.000 menjadi sekitar Rp1.000 (beli kawat 32 AWG per meter), walaupun jelas ada kerjaan ekstra coiling yang bukan untuk semua orang dan berbalik dengan konsep pod yang praktis.

5
Leave a Reply

avatar
3 Comment threads
2 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
4 Comment authors
Hendri SalimOm JahatPesbukerRey Recent comment authors

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
Rey
Guest
Rey

Saya juga lg beralih ke pod om, skrg saya pake Sourin air, liquid elysian salt gambit (passion fruit+orange+guava. 48mg). Suorin air kalo ngecas kira”butuh brp lama ya?
.
.
Ada rencana review liquid saltnic ga om hendri? 😁

Pesbuker
Guest
Pesbuker

Saya juga suka kepraktisannya. Ia bisa masuk kantong kecil di bagian kanan-depan celana jins. Yang tidak saya suka: lupa mengeluarkan dari sana, sebagaimana sering kukhawatirkan. Akibatnya: masuklah itu benda ke mesin cuci bersama celana.

Saya tahu, sebelum mencuci, istri biasanya mengecek apapun (koin sampai kunci brankas emas permata) dalam saku besar celana jins.
Tapi tidak pernah ia memeriksa saku kecil itu. Maklum.

Saya baru pakai dua pod, dan Minifit itu pun tewas tanpa sempat sekarat. Saya mungkin akan beli Smoant S8 agar tak muat di saku kecil. Biar kapok.

Om Jahat
Guest
Om Jahat

Halo om hen… Sebelumnya maaf, lg bahas gear tp saya malah mau coment soal liquid. Persis baru tadi balik dari vapestore, niat cm sekedar nongkrong ngeblack coffee sore sambil nunggu mood buat pulang ke rumah, malah mata ga sengaja tertuju ke satu liquid Mistique Passion. Pikiran coba mengesampingkan aplg kalo inget liquid di lemari kaca rumah hampir 3 lusin, tp hati bergejolak, mata sudah kadung terpatri. Singkat cerita, Yaa!!! Dengan harga 130k saya boyong pulang Mistique Passion 3mg dan ini termasuk salah satu pembelian yg saya merasa beruntung, tanpa kecewa. Sungguh rasanya rumit. Cuma satu kata itu, taste nya rumit.… Read more »