King of Bastard | Featured

eLiquid

Review King of Bastard by D’Bastard Juice – Tembakau Cinnamon

26 Dec , 2017  

Di exhale pertama saya mendapati rasa cinnamon yang sangat smooth dan subtle, pekat tapi tidak full body cinnamon. Sedikit sulit menjelaskannya, namun kamu bisa tahu cinnamon ada disitu karena cukup pekat. Tapi rasanya tidak pernah mencapai puncak (peak), tidak menutup akhir exhale dengan cinnamon yang tajam.

Rasa cinnamon ditemani dengan hint karamel atau sedikit maple. Saya tidak bisa dengan jelas mengenalinya, mungkin bahkan tidak ada sama sekali. Satu hal yang pasti ini bukan liquid sederhana, walaupun kamu akan membutuhkan lidah yang tajam untuk merasakan keindahan liquid ini sepenuhnya,.

Pada saat yang sama rasa tembakau juga terasa secara berbarengan, dengan karakteristik yang sama. Pencampuran dengan cinammon terjadi dengan sangat rata, tapi lagi-lagi tidak mengalami peak tembakau pekat. Keduanya tercampur dengan sangat rata dan berselingan secara konstan sehingga keduanya ada secara stabil dari awal exhale sampai ujung exhale.

End note tidak terasa terlalu manis, dengan sedikit karakteristik pahit khas tembakau. Liquid ini tercampur dengan sangat rapi sehingga citarasa yang dihasilkan terbilang unik dan well blended. Namun secara umum saya tidak akan mengatakan ini liquid tembakau dengan hint cinnamon (terlepas dari deskripsi resminya). Bagi saya ini merupakan liquid cinnamon dengan tembakau yang sama kuatnya sehingga cita rasa baru tercipta.

King of Bastard bukanlah liquid yang manis. Dalam artian, kamu akan merasakan manis yang tipis di awal dan tengah exhale. Namun liquid ini akan berakhir dengan note yang tidak manis, dan sedikit pahit tembakau.

Mungkin kata yang lebih tepat adalah spicy (berbumbu). Setelah saya pikir ini cukup masuk akal. Tembakau dan cinnamon pada dasarnya adalah herb and spice, jadi cita rasa yang kamu akan dapat bukanlah sebuah tembakau pahit polos atau tembakau fruity. Saya membayangkan cita rasa menikmati tembakau dengan cara yang sangat klasik sekali.

Throat Hit & Nicotine

Saya ingin kamu membuang semua ekspektasi kamu mengenai throat hit dan nikotin liquid lokal. King of Bastard sama sekali tidak mirip liquid lokal apapun yang pernah saya coba.

Mari kita mulai dari throat hit. King of bastard menghantam tenggorokan dan dada dengan keras seperti truk besar. Tenggorokan kamu akan terasa seperti digaruk, namun liquid ini belum selesai, selanjutnya adalah chest hit. Kamu akan merasakan dada kamu juga digaruk dan bagi saya yang tidak biasa dengan 6MG, sesak.

Dan lalu…. ada nikotin. Saya sudah terjun di dunia vaping selama 3 tahun kurang. Saya tidak akan menyebut diri saya akut atau ahli, namun rasanya tubuh saya sudah terbiasa dengan nicotine. Oh boy…. saya salah besar. King of Bastard tidak main-main dengan 6MG-nya. Benar-benar 6MG.

Suatu pagi ketika bangun, saya langsung menghajar King of Bastard 6MG. Pada titik ini saya mulai terbiasa dengan throat hit dan chest hit dari King of Bastard. Setelah 3-5 puff, saya mulai merasa mengambang :).

Saya tidak bilang liquid ini berbahaya, bukan itu. Ini justru adalah sebuah pembuktian bahwa ini adalah 6MG yang sebenarnya. Saya mungkin bukan pecinta 6MG dan throat hit, tapi saya tahu kamu yang penggila 6MG yang sebenarnya, kamu akan jatuh cinta dengan liquid ini. Tidak ada keraguan di situ.

Nicotine memang menambah throat hit, namun nicotine sendiri tidak akan membantu. Entah apa yang dilakukan oleh sang brewer, mungkin menambahkan PG, mungkin menggunakan perasa yang cenderung throat hit, namun ini adalah 6MG yang sangat-sangat galak. Jika King of Bastard di tambah dengan coil besar (seperti alien), tidak memberikan kamu throat hit maka ada yang salah dengan kamu.

Harga Premium, Perlakuan Premium

Menurut sang vendor D’Bastard Juice, mereka menggunakan gyrometric mixer untuk mencampurnya. Gyrometic berarti alat pengaduknya akan bergerak 360 derajat ke seluruh arah. Kamu mungkin pernah melihatnya di toko cat. Ini akan memastikan bahwa liquid benar-benar tercampur. Liquid tidak akan tiba-tiba terasa enak, namun akan sangat membantu kamu mendapatkan konsistensi rasa dari tetes pertama sampai terakhir. Sebuah pengalaman yang premium.

Berbicara premium, liquid ini juga mempunyai satu komponen premium lainnya, yaitu harganya. King of Bastard dijual dengan harga berkisar Rp150.000 untuk 30 Ml. Mahal dan bukan untuk semua orang. Namun kali ini saya tidak akan banyak berkomentar, saya rasa harganya pantas. Kemasannya juga cukup eksklusif (mendapat box) dengan botol hitam, namun sayangnya cetakan di botol gampang luntur, namun ini tidak terlalu masalah bagi saya. Botol hitam akan menjaga isi tetap segar, karena botol kaca biasa akan tembus cahaya dan mengurai komponen liquid lebih cepat.

Berita baiknya adalah King of Bastard juga tersedia dalam 4MG, buat kamu yang mencari TH lebih ringan (tapi sekali lagi jangan dibandingkan dengan liquid lokal 3MG).

Apakah saya akan merekomendasikannya? Ya tentu saja, namun dengan beberapa catatan penting:

  1. Terlepas dari tingkat nicotine yang kamu pilih (6 atau 4 Mg), ini adalah binatang yang berbeda dari biasanya. Saya pribadi menikmatinya dikala suntuk atau sore hari bersama kopi manis.
  2. Tembakau dan cinnamon King of Bastard mempunyai citarasa spicy, bukan buttery atau pastry.
  3. Menurut saya ini bukanlah all-day-vape, namun sangat pas untuk digunakan jangka pendek (short time) dalam sebuah sesi yang tepat.

Terima kasih kepada D’Bastard Juice yang telah menyediakan liquid review ini. Keseluruhan ulasan ini tetap dilakukan dengan standar editorial VapingJKT yang independen tanpa intervensi atau pengubahan dari sponsor.


Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz