Ice Monster | Featured

eLiquid

Review Ice Monster Mangerine Guava & Melon Colada

8 Apr , 2018  

Ketika Ice Monster masuk ke pasar Indonesia dengan dua rasanya, mereka terlihat seperti anak baru. Tapi tidak sama sekali. Ini adalah varian baru dari produsen yang tidak perlu perkenalan lagi yaitu Jam Monster.

Kamu mungkin mengenalnya lewat Blueberry Jam Monster yang merupakan favorit saya (sebelum rasanya berubah, tapi biar kita simpan itu untuk lain waktu).

Jam Monster boleh disebut hebat untuk urusan creamy, namun bagaimana dengan fruity? Kita akan segera mengetahuinya. Singkat kata tidak mengecewakan sama sekali

Ice Monster Mangerine Guava

Liquid yang satu ini menawarkan rasa mangga, tangerine (jeruk keprok), dan terakhir guava (jambu biji). Jadi seperti yang bisa kamu bayangkan rasanya akan sangat tropikal sekali. Di exhale pertama kamu akan merasakan mangga (khas USA)khas Ruthless atau Beard Pink, bukan mangga yang biasa kamu kenal .

Rasa tangerine (atau jeruknya) tidak terasa terlalu kuat, menempel atau bersembunyi dengan mangga. Tapi walaupun demikian kamu akan tahu bahwa ada jeruk atau sitrus segar dalam liquid ini. Rasa terakhir yang muncul adalah guava, ini adalah rasa jambu biji khas USA yang mungkin kamu pernah coba lewat Naked POG. Lagi-lagi ini adalah rasa jambu biji yang umum kamu temukan di liquid USA.

Ice Monster Mangerine Guava

Keseluruhan rasanya bercampur dengan baik dengan mangga sebagai aktor utama. Tidak seperti POG, rasa guavanya tidak terlalu kental dan membuat eneg. Rasanya tidak seperti menikmati buah, namun lebih kepada cocktail namun tentu saja dengan absennya alkohol.

Liquid ini memang mempunyai nama Ice Monster, namun Ice Monster bukanlah liquid yang super duper dingin, bahkan liquid yang satu ini terhitung minim untuk urusan dingin. Namun yang terpenting untuk kamu tahu adalah ini bukan chiller, melainkan menthol.

Peran menthol di liquid ini ternyata menjadi cukup besar. Yang pertama adalah memberikan rasa dingin. Yang kedua mentholnya menambah lapisan rasa. Seperti yang kamu ketahui menthol adalah turunan dari mint namun dengan citarasa yang berbeda. Menthol mempunyai cooling sensation yang lebih cepat bereaksi, di sisi lain mint mempunyai daun khas.

Menthol ini membuat liquid yang berisi buah tropikal ini menjadi lebih segar dan enak. Jika hanya chiller saja maka dugaan saya liquid ini akan membosankan. Jadi ini keputusan tepat untuk menggunakan menthol daripada chiller biasa.

Throat hit bisa dibilang minim, namun jika kamu menggunakan alien di Watt tinggi dan menarik panjang, kamu akan disambut dengan throat hit yang sedikit di atas rata-rata. Throat hit ini menutup keseluruhan sensasinya dengan sangat-sangat baik. Sebuah liquid menyegarkan, dingin, pas untuk sore hari di sela snack sore. Oh ya karena ini mangga, maka memang throat hit akan naik. saya tidak tahu mengapa tadi nampaknya banyak liquid mangga USA mempunyai throat hit yang lebih tinggi.

Ice Monster juga datang dengan dua ukuran, 60ml dan 100ml. Jika kamu membeli versi 100ml maka kamu akan mendapatkan value yang cukup baik. Rp220.000 untuk 100ml, sama sekali tidak buruk.

Saya akan memberikan nilai 8 untuk liquid ini dengan satu catatan kecil. Jika kamu sering mengonsumsi liquid tropikal seperti Gosh Red atau Ruthless fruity maka tidak ada sesuatu yang sangat berbeda dengan Ice Monster. Tapi jika nama-nama yang saya sebutkan cukup asing, maka ada kemungkinan besar kamu pecinta fruity akan menyukai Ice Monster.

Flavor 8 | Intensity 8 | C0mplexity 8 | Value 8 | Overall 8


Ice Monster Melon Colada

Pina Colada adalah salah satu minuman favorit saya, dan Ice Monster menawarkan sesuatu yang unik, penambahan melon dan menthol. Yes please!

Di exhale pertama rasa melon langsung menyambut dengan susulan rasa khas Pina Colada. Tapi seiring saya mencoba untuk memisahkan rasanya di otak saya, rasa menthol khas Ice Monster langsung menghampiri, menambahkan lapisan rasa lainnya.

Di titik ini rasa Pina Colada terasa terlalu komplek untuk saya proses. Saya tahu saya akan membutuhkan puluhan exhale lagi untuk mulai mencernanya. Setelah setengah botol habis (saya sedikit terbawa suasan) saya baru bisa menyusun kata-kata untuk menjabarkannya.

Ice Monster Melon Collada

Bagi kamu yang belum mendapatkan kesempatan mencoba Pina Colada, ini adalah minuman tropikal yang mempunyai dua komposisi utama, nanas dan coconut cream (bayangkan santan tapi tidak terlalu creamy dan air yang jauh lebih sedikit). Biasanya akan ditambah dengan rum namun rasa rum tidak ada sama sekali di liquid ini (virgin pina colada, jika kamu kurang mengerti dengan istilah ini maka tetap di nanas dan coconut cream).

Setelah menghabiskan lebih dari setengah botol kamu akan mulai terbiasa dengan rasa melon yang lama-lama blend-in (atau mungkin menghilang). Nanas dan coconut cream tetap mendominasi. Saya bahkan sudah sulit sekali mengenali melon setelah ini, hanya terasa seperti Pina Colada dengan menthol.

Bagi saya yang sudah terbiasa dengan Pina Colada, saya bisa mengapresiasi Ice Monster Melon Colada. Namun saya tidak bisa mengatakan hal yang sama bagi kamu yang jarang mengonsumsi minuman ini. Mungkin di awal akan terasa aneh, terutama rasa melonnya yang mungkin sedikit terasa artifisial di awal.

Bagi saya pribadi kedua liquid berada di liga yang sama. Secara umum enak dan berkualitas namun mungkin rasanya terbilang cukup umum. Bagi kebanyakan orang Ice Monster Mangerine Guava adalah rasa yang lebih mudah dinikmati dan bisa saya rekomendasikan.

Rasa menthol yang ada di Ice Monster Melon Colada juga mirip sekali dengan Ice Monster Mangerine Guava, jadi saya tidak perlu bahas lagi. Namun ini juga membuat liquid ini terasa mirip satu sama lain di level dasar rasanya. Throat Hit Ice Monster Melon Colada lebih jinak dan bisa dibilang sangat soft.

Masalah harganya juga terhitung sama, murah jika kamu membeli versi 100 Ml nya.

Flavor 7.8 | Intensity 8 | C0mplexity 8 | Value 8 | Overall 7.8


Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz