Goon RDA Featured

Atomizer

Review RDA Goon – RDA Terbaik Untuk Flavor Chaser

10 Jun , 2017  

Terlepas dari seberapa lama kamu sudah terjun di dunia vaping, kamu pastinya sudah mendengar nama besar Goon. Pencarian RDA terbaik di Google akan memberikan bukti bahwa Goon selalu berhasil masuk ke dalam daftar oleh beberapa blog vape terbesar di dunia.

Nah sekarang saya punya pengakuan. Pertama kali mulai booming di Indonesia Goon RDA dijual dengan harga yang cukup mahal, berkisar antara 1.3-2 juta rupiah. Saya tidak siap untuk menghabiskan uang sebanyak itu untuk sebuah RDA, jadi seperti gelandangan vape lainnya saya membeli versi clone, tepatnya 2 clones. Satu Goon 24mm dan satu goon 22mm.

Berita baiknya adalah mereka mengeluarkan Goon v1.5 dan secara tidak langsung harga Goon RDA mulai turun. Bahkan terakhir saya lihat salah satu toko vape di Jakarta sudah menjualnya dengan harga Rp475.000. Sayapun tidak ragu untuk membeli dan menebus dosa saya di masa lalu serta membandingkan perbedaan Goon authentic (asli) dengan Goon clone, yang mana dapat kamu temukan dalam ulasan kali ini.

Tapi sebelum itu mari kita cek dulu performa Goon RDA authentic ini.

Kelengkapan Goon RDA

Apa yang akan kamu dapat

  • 1x Goon RDA
  • 1x drip tip
  • 1x pouch
  • 4x extra bridge post-screws
  • 2x extra deck o-rings
  • 2x extra airflow controller o-rings

Spesifikasi Goon RDA

  • Dimensions: 1-1/2″ x 1″ (Including Drip Tip and Threads)
  • 24mm Diameter (versi yang di ulas di sini)
  • 510 Threaded
  • Adjustable Top Airflow Valve
  • Wide-bore Drip Tip
  • 1/2″ Drip Tip
  • Copper Contact Pin
  • Gold Plated Bridge Post
  • Gold Plated Clamps

Tidak seperti RDA lain yang menggunakan kotak, RDA Goon dijual dengan menggunakan pouch (kantong kain) saja. Awalnya saya sedikit kecewa tapi setelah menggunakannya 1 minggu saya baru mengerti apa kelebihan packaging seperti ini. Box tidak dapat saya gunakan dan malah menjadi sampah di kamar. Pouch di lain sisi dapat saya gunakan untuk menaruh RDA lain atau Goon ketika saya merotasi RDA saya. Karena pouch ini terbuat dari kain yang lembut maka RDA pun akan terlindungi dari gesekkan.

Sayangnya tidak ada obeng yang disertakan. Ini mungkin menjadi masalah bagi kamu yang baru memiliki RDA pertama dengan tipe screw. Walaupun sebenarnya tidak terlalu sulit untuk mendapatkan obeng yang cocok dan murah. Namun tentu saja ini tidak akan menjadi masalah bagi vaper berpengalaman karena mereka biasanya sudah mempunyai lebih dari 1 obeng.

Kualitas Goon RDA

Goon Build Quality

Sumber gambar @brentruffy

Goon RDA yang saya terima benar-benar sempurna. Tidak ada kecacatan produksi atau goresan sama sekali. Setiap lekukkan dan sambungan sangat presisi. Tidak ada jarak sama sekali ketika Goon RDA ini dipasang. Ukiran logo juga sangat rapi dan detail.

Kamu juga bisa tenang mengetahui bahwa post-nya berlapis emas. Ini berarti tidak akan berkarat, memiliki connectivity yang baik dan tidak akan luntur. Clamp post ini juga memiliki ujung yang beveled, yang berarti ujungnya tidak tajam/kotak. Sebuah detail kecil yang sebenarnya tidak perlu tapi tetap dilakukan oleh mereka.

Satu hal yang membuat saya takjub dengan Goon RDA adalah bagaimana airflow dan top cap dapat diputar dan dicabut dengan mudah. Airflow diatur dengan cara di putar di bagian atas. Putarannya sangat presisi sehingga kamu dapat dengan sangat lembut memutarnya namun setelah diputar, airflow tidak akan bergerak. Saya tidak pernah merasakan ketepatan mesin yang baik seperti ini dalam perjalanan vape saya (20++ RDA).

Top cap dilepas ketika kamu ingin menetes Ejuice dan terasa sangat pas ketika dicabut dan dipasang kembali. Saya sudah menggunakan Goon RDA selama 1 bulan lebih dan tidak ada tanda-tanda bahwa RDA ini mulai kendor sama sekali. Jikapun mulai terasa kendor kemungkinan karena karet yang sudah mulai menipis. Untungnya ada karet ekstra dan tidak sulit menemukan karet pengganti di toko online.

Goon RDA bahkan bukan termasuk high end RDA, namun kualitas yang ditawarkan sangat rapi dan tidak ada cacad untuk RDA yang saya terima. Saya sangat puas dengan kualitasnya dan benar-benar tidak punya komplain sama sekali mengenai ini.

Deck Goon RDA

Goon Big Deck

Sumber gambar @widowmakervapor

Goon RDA menggunakan sistem clamp post yang akan memanjakan kamu dengan keleluasaan maksimal. Ketika saya bilang maksimal, saya benar-benar tidak bisa membayangkan coil seperti apa yang tidak dapat kamu pasang di sini.

Terdapat ruang yang sangat lega baik vertikal maupun horizontal. Saya coba dengan stapled staggered fused clapton raksasa dan Goon RDA dapat menanganinya dengan sangat mudah. Saya juga tidak memiliki masalah dengan simple coil. Namun khusus simple coil saya merasakan velocity deck adalah deck yang lebih cocok dan mudah.

Goon RDA menggunakan sekrup philips (terima kasih om Henry Frank Phillipsyang merupakan pilihan tepat. Karena untuk coil besar saya selalu mengalami masalah dengan sekrup hexagonal yang aus karena terlalu kuat diputar.

Wicking dan Juice Well Goon RDA

Goon Wicking

Sumber gambar @ouhaa78

Proses wicking terbilang sangat-sangat mudah, karena kamu dapat melepas top cap yang akan memberikan kamu ruang lega untuk melakukan wicking.

Goon memiliki juice well sedalam 5 mm yang mana tidak terlalu banyak namun tidak terlalu sedikit. Sayangnya karena memiliki desain sederhana dan langsung berhadapan dengan air flow controller (AFC) maka kamu akan mengalami kebocoran jika menambahkan terlalu banyak liquid. Dalam penggunaan liquid yang wajar, saya tidak pernah mengalami kebocoran sama sekali.

Air Flow Controller Goon RDA

Goon Air Flow

Sumber gambar @mrneeko

Goon RDA mempunyai 3 lubang di sisi kiri dan kanan (total 6 lubang). Kamu dapat membuka 1 sampai 3 lubang tergantung dari preferensi kamu. Tentu saja rasa yang kuat akan dihasilkan oleh 1 lubang terbuka dan cloud banyak akan dihasilkan oleh 3 lubang. Dengan posisi 1 lubang saya merasakan jumlah airflow-nya pas, atau mungkin ke arah ketat namun tidak ketat sekali. Konfigurasi 2 lubang mengurangi rasa sedikit namun secara signifikan menambah cloud.

Kamu juga dapat memutarnya untuk mendapatkan konfigrasi 1 1/2 lubang yang mana menjaga rasa namun memilik cloud lebih. Kombinasi ini didapat dengan cara membuka 1/2 lubang kedua dan sekitar 2/3 di lubang pertama.

Walaupun menggunakan sistem lubang tetap, namun kamu tetap mempunyai banyak kombinasi untuk mencari airflow yang pas untuk kamu. Sama sekali tidak ada complain di sisi air flow controller.

Desain GOON RDA

Goon Cap Colored

Sumber gambar @brentruffy

Goon RDA terlihat sederhana, tidak berisi komponen yang tidak perlu. Saya secara pribadi menyukai desainnya yang sederhana dan pendek. Logo Goon juga hanya tercetak di satu sisi yang sudah cukup jelas sebaiknya dipasang dibagian depan menghadap ke luar.

Karena popularitasnya yang luar biasa terkenal, kamu akan menemukan banyak aksesoris Goon di pasaran. Mulai dari berbagai drip tip sampai dengan pengganti cap dengan berbagai warna. Bahkan terdapat glass cap transparan sehingga kamu dapat melihat isinya dari luar (tidak memiliki pengatur airflow, lebih cocok bagi mereka yang menggemari cloud ketimbang rasa).

Saya rasa tidak ada RDA lain yang mempunyai aksesoris third party sebanyak Goon dan ini adalah nilai lebih tersendiri.

Performa Goon RDA

Build pertama saya adalah simple coil kanthal anarchist 24g sebanyak 7 lilit. Begitu saya firing di 85watt cloud langsung keluar dengan galak. Kombinasi antara DNA250, konduktivitas Goon yang baik dan anarchist langsung terasa bersinergi dengan baik. Saya lalu menutup cap-nya dengan konfigurasi 1 lubang. Dengan liquid Amazing Manggo yang saya sangat familiar, kemudian saya tarik pajang dan OMG! Ini apa!!!

Semua hype, ulasan, dan ekspektasi, membuat saya kaget luar biasa. Rasa yang dihasilkan sama bahkan sedikit di bawah Velocity clone yang saya miliki. Tarikan kedua dan ketiga sama saja, lapisan dan komposisi rasa memang terasa namun sama sekali tidak kuat atau biasa disebut muted flavor.

Saya coba buka lagi mengamati apa yang salah, kapas tersaturasi dengan baik, tidak ada hotspot, peletakan coil sudah tepat. saya sama sekali tidak bisa mencari apa yang salah. Kemudian saya membuat coil yang sama dan memasangnya di Kennedy 24, dan hisapan pertama sudah dengan jelas menunjukkan Goon ini sangat standar sekali. Kennedy 24 dengan mudah menang diintensitas rasa.

Tapi saya tidak menyerah, saya menolak untuk menyerah. Berbekal coil alien dari coil builder Ariadria, saya memasang dua buah coil dengan hasil akhir 0.16ohm. Setelah coil burn, wicking, dan priming ulang saya lalu menyiapkan diri saya. Saya melakukan tarikan panjang and damn! Sekarang saya tahu kenapa Goon begitu bisa sangat populer.

Di kennedy saya bisa merasakan flavor yang kuat, namun dengan Goon setiap lapisan rasa terasa dengan presisi. Kamu tetap merasakan kesatuan rasa namun dengan mudah membedakan komposisi setiap rasa dengan jelas. Dengan mudah Goon menjadi RDA yang mengalahkan semua RDA yang saya miliki termasuk Kennedy, Velocity, Hobo, dan The Recoil.

Saya mengerti bahwa coil alien yang saya gunakan tentu saja membawa perbedaan, jadi untuk benar-benar memastikannya saya memasang coil yang sama persis di Kennedy dan The Recoil. Pendapat saya tetap tidak berubah.

Dengan konfigurasi dua lubang saya mendapatkan lebih banyak cloud yang cukup untuk memenuhi ruangan namun tetap terasa kuat. Konfigruasi tiga lobang membuat rasa semakin tipis namun dengan cloud yang menurut saya pribadi sudah berlebihan.

Perbedaan Goon Clone dengan Goon Aunthethic

Jika kamu tanya saya 6 bulan yang lalu saya akan menjawab, ya ada perbedaan diantara clone dan Aunthetic namun perbedaan itu tidak cukup untuk menjustifikasi perbedaan harga mereka yang berkisar satu juta rupiah. Namun sekarang setelah harganya turun, tidak ada ada alasan untuk meminang Goon yang asli.

Dari segi rasa Goon 24 clone terasa lebih muted namun tidak terlalu berbeda jauh. Goon 22 clone bahkan lebih dekat lagi dengan versi aslinya namun karena kecil cap sangat cepat panas sampai kamu tidak akan kuat menempelkan bibir kamu.

Namun perbedaan terbesar datang dari pengalaman penggunaan. Goon 24 clone dari luar terlihat sama, namun ketika kamu melakukan building dan juga mengatur air flow, kamu akan merasakan perbedaan langit dan bumi. Clone cenderung keras dan tidak presisi. Lapisan emas juga bukan emas, dan setelah 3 minggu kamu bisa melihat bahwa post mulai luntur dan kembali ke warna asli mereka yaitu putih mengkilat.

Goon 24 asli terasa jauh lebih kokoh dan akan kuat selama kamu merawatnya. Goon 22 clone saya sudah mulai pudar di clamp, dan Goon 24 clone saya yang berwarna hitam sudah mulai terkelupas dalam 1 bulan pertama. Nah sekarang apakah perbedaan Rp300.000 (dengan harga baru yang sudah turun) membuat clone masih worth untuk dibeli? Jelas tidak.

Harus saya akui masih ada beberapa RDA clone yang worth to buy, tapi untuk Goon sangat tidak masuk akal untuk membeli versi clone dengan harga asli yang sudah murah dan kualitas tinggi yang ditawarkan.

Kesimpulan ulasan Goon RDA

Goon dengan setup coil yang tepat benar-benar bersinar dan hidup sesuai ekspektasi. Fokus dari Goon ini adalah flavor namun dengan mudah mengejar cloud dengan konfigurasi 3 lubang. Tapi jika kamu mencari RDA berfokus cloud saya rasa akan ada banyak RDA lain yang dapat mengalahkan Goon.

Satu hal yang perlu diperhatikan adalah Goon tidak cocok dengan konfigurasi coil yang simple. Saya sudah mengulang sampai 3 kali dan selalu kecewa. Ini mungkin disebabkan oleh chamber Goon yang pendek namun cukup lebar. Saya menemukan coil yang lebih besar seperti sub-ohm fused clapton, atau alien  sangat optimal di Goon.

Lalu bagaimana jika kamu terbiasa dengan simple coil, saran saya adalah Kennedy, Velocity, atau Wotofo Lush Plus. Jika kamu pecinta coil besar dan membutuhkan RDA yang mengedepankan flavor, kamu dapat berhenti mencari.

 


Leave a Reply

7 Comments on "Review RDA Goon – RDA Terbaik Untuk Flavor Chaser"

Notify of
avatar
Sort by:   newest | oldest | most voted
Eful
Guest

“Harus saya akui masih ada beberapa RDA clone yang worth to buy,”

gan tolong dong di review RDA clone yg menurut agan ‘worth to buy’…. sama perbandingan dengan RDA authentic di rentang harga yg sama …
lg nyari nihhh… yang 22mm buat pico,

wpDiscuz