Vapefly Galaxies RDTA | Featured

Review Galaxies MTL Squonk RDTA – MTL RDTA Terbaik 2018!

Hendri Salim Atomizer, Single Coil 11 Comments

Tidak pernah mendengar RDTA? Saya tidak akan menyalahkan kamu, lagi pula bagi beberapa orang, RDTA sudah mati.

Ide awalnya agar pengguna RDA tidak perlu repot menetes sudah digeser dengan kebangkitan Squonk yang terjadi dalam dua tahun belakangan ini.

Tapi untuk alasan yang sama, saya merasa Vapefly cukup pintar untuk mengeluarkan sebuah RDTA MTL di 2018. Namun mereka harus melakukan ini dengan hati-hati karena ekspektasi orang sudah menurun.

Sekarang banyak orang yang menggunakan squonk, banyak orang yang menggunakan salt nic, banyak orang yang menggunakan pod system dengan airflow yang sangat ketat. Mengapa tidak melayani orang-orang ini dengan satu atomizer?

Lahirlah Galaxies MTL RDTA…

Kelengkapan Galaxies MTL Squonk RDTAA

Untuk ukuran sebuah RDTA kelengkapannya terbilang cukup standard. Vapefly Galaxies menyediakan glass tank ekstra untuk berjaga-jaga jika yang terpasang pecah.

  • 1x Vapefly Galaxies
  • 1x T-Screw
  • 6x O-Rings
  • 1x Squonk Pin
  • 4x Screw
  • 1x Drip Tip
  • 1x Glass Tank
  • 2x Coil
  • 2x Kapas

Namun satu jempol untuk Vapefly, karena mereka menyediakan drip tip kedua. Bukan hanya berbeda warna, namun berbeda bentuk dan ini mempengaruhi cara inhale. Drip tip kedua bentuknya lebih panjang dengan diameter yang lebih kecil, gabungkan dengan air flow yang kecil dan kamu akan mendapatkan RDTA yang sangat-sangat MTL (mouth to lung).

Galaxies Drip Tip

Jempol belum selesai…

Satu jempol tambahan untuk coil dan kapas yang disediakan. Kapas yang disediakan memang hanya dua (yang kemungkinan besar adalah Firebolt Cotton), namun Galaxies MTL adalah RDTA single coil, jadi saya bisa menggunakan 1 kapas sebanyak 2 kali.

dengan penggunaan low wattage, coil pun dapat bertahan lebih lama. Saya menggunakan 1/2 kapas dan satu coil selama seminggu, dan saya tidak merasa perlu mengganti coil.

Jadi dengan bonus yang diberikan kamu relatif aman selama 2-4 minggu  ke depan. Sangat lumayan.

Kualitas Build Galaxies MTL Squonk RDTA

Galaxies MTL mempunyai banyak bagian yang terpisah, biasanya ini yang menjadi tantangan lebih untuk manufaktur.

Semakin banyak komponen maka semakin besar risiko ada bagian yang tidak dikerjakan dengan maksimal. Saya senang melaporkan ini tidak terjadi dengan Galaxies MTL.

Versi yang saya miliki tidak memiliki kecacatan dan semua bagiannya sempurna.

Vapely Galaxies Exploded

Saya tidak bisa bilang bahan atau finishing yang digunakan meneriakkan kata premium, namun jelas di atas rata-rata. Bisa dibilang Vapefly tidak terburu-buru mengerjakannya dan hasilnya sangat memuaskan.

Top cap tertutup dengan pas dan bagian pin bawah dapat dibuka dengan mudah untuk melepaskan seluruh bagian RDTA ini. Saya juga menyukai finishing yang sedikit mengkilat dikeseluruhan RDTA.

Saya adalah fans dari astrofisika, dan melihat ada sedikit guratan rasi bintang di bagian top cap membuat saya sedikit tersenyum.

Design memang sangat bergantung dari selera masing-masing, namun menurut saya keseluruhan tampilan dari RDTA ini sangat keren.

Di bagian atas kamu dapat melihat implementasi dari heat sink untuk membantu mengurangi panas. Secara pribadi saya merasa tanpa heat sink pun tidak akan panas karena ini MTL, namun saya cukup senang melihat mereka tetap menambahkannya dan mau mengambil langkah sejauh itu.

Satu hal yang mungkin luput dari kebanyakan orang adalah di bagian dalam chamber terdapat chamber kecil (chamber di dalam chamber).

Ini berguna untuk kembali memfokuskan vapour untuk meningkatkan rasa. Selain itu bentuk chamber ini juga akan berguna untuk mencegah liquid keluar lewat drip tip ketika ada 1-2 tetes liquid yang tergenang di deck akibat over drip atau over squonking.

Saya selalu menghargai produsen atomizer yang melakukan inovasi dan usaha lebih dalam membuat produk. Vapefly Galaxies RDTA adalah sebuah contoh yang menurut saya patut di contoh oleh produsen lain. Terutama dengan harganya yang hanya berkisar Rp320.000.

Deck Galaxies MTL Squonk RDTA

Deck dari Galaxies MTL terbilang jauh dari sederhana, namun tetap pintar dan efisien dari segi fungsi.

Di bagian samping terdapat panduan untuk menaruh coil yang nampaknya sudah menjadi standard untuk RDA sekarang. Namun lekukannya cukup kecil jadi akan optimal digunakan untuk coil rod yang mempunyai diameter kurang dari 3mm.

Proses memasang coil juga sangat mudah, namun wajib menggunakan coil rod. Saya biasanya memasangnya dalam semenit.

Lubang tempat kapas terbilang pas untuk coil dan wick 2.5mm. Di 3mm kapas kamu akan sedikit besar dan mungkin akan terlalu padat untuk dimasukkan ke dalam lubang tank ini.

Bagian yang cukup inovatif dan saya suka adalah press fill system. Kamu tempelkan ujung dari botol dan lalu tekan ke bawah untuk mulai mengisi liquid. Jika kamu tidak tekan maka lubang tidak akan terbuka. Ini juga berfungsi untuk mencegah kebocoran pada saat digunakan atau kamu taruh di tas/saku. Tapi saya tidak berani untuk menggunakan dripper botol kaca, karena takut pecah ketika saya tekan.

Top Filling Galaxies

Kamu juga dapat melihat ada satu lubang kecil di deck. Ini berguna untuk mengeluarkan liquid dan udara ketika kamu squonk, tanpa ini lubang ini squonk akan sulit ditekan karena udara tidak dapat keluar kemana-mana.

Satu hal yang menurut saya bisa ditingkatkan adalah mengecilkan ukuran top cap, sehingga chamber lebih kecil. Saya tidak mempunyai masalah dengan rasanya, namun saya merasa bahwa chamber yang lebih kecil akan meningkatkan rasa.

RDTA Squonk?

Bagi kamu yang tidak mempunyai atau menggunakan mod squonk maka Galaxies akan terasa overkill. Jika sudah mempunyai tank buat apa lagi squonk? Saya bisa mengerti hal itu.

Vapefly Galaxies RDA

Namun kamu yang mempunyai mod squonk 1 baterai, ini akan sangat masuk akal karena beberapa alasan:

  1. MTL biasanya menggunakan coil ohm yang besar sehingga tidak dibutuhkan watt tinggi, pas untuk 1 baterai
  2. Kapilaritas kapas yang cukup lambat (dibanding dengan drip) tidak terlalu terasa, karena penggunaan watt yang kecil.
  3. Tank berguna sebagai buffer, dan ini berarti down time (menunggu kapas basah kembali) akan lebih minimum.

Jadi squonk di RDTA ini bukanlah fitur yang wajib untuk kamu gunakan untuk mendapatkan nilai lebih. Ini adalah sebuah tambahan yang cukup menyenangkan terutama jika kamu mempunyai squonk mod.

Airflow Galaxies MTL Squonk RDTA

Airflow merupakan kekuatan utama dari Galaxies MTL ini. Tanpa memperhatikan dengan seksama, konfigurasinya dapat sedikit membuat bingung.

Yang pertama dan yang terpenting adalah bottom air flow. Kamu lihat lubang kecil di tengah deck? Itu adalah lubang air flow.

Airflow Galaxy Vapefly

Ini adalah airflow utama dan selalu digunakan. Kamu dapat mengkombinasikannya dengan 3 besaran lubang air flow, mulai dari yang paling kecil (0.8mm) sampai dengan yang paling besar (restricted DTL)

Yang kedua adalah kombinasi antara side airflow dengan bottom airflow. Untuk mengaktifkan side airflow kamu perlu membuka screw yang terdapat di post. Kamu dapat mengatur seberapa besar airflow samping dengan cara memutar screw. Jika kamu kencangkan screw sampe mentok, maka side airflow akan tertutup, sehingga hanya menggunakan bottom airflow.

Jadi secara mendasar kamu akan mempunyai 6 konfigurasi, 3 untuk bottom air flow dan 3 untuk side airflow. Tapi ini tidak menghitung fine tuning yang bisa kamu lakukan dengan memutar screw di deck.

Saya sebenarnya sangat terpukau dengan kemampuan fine tuning yang sangat fleksible ini. Saya suka dengan MTL yang ketat dan Vapefly Galaxies mampu menyediakan airflow yang lebih ketat dari yang saya butuhkan, namun tetap menyediakan restricted draw, sebuah jembatan antara DTL dengan MTL.

Performa Galaxies MTL Squonk RDTA

Berikut percobaan saya dengan menggunakan liquid freebase dan liquid salt nic. Normalnya saya pasti menggunakan liquid freebase dengan nicotine yang tinggi di MTL, namun kali ini saya menggunakan Blunanarilla 3MG untuk mengujinya.

Saya menggunakan coil VandyVape Superfine MTL Fused Clapton, 1.33ohm.

Liquid Blunanarila 3mg – 30 Watt

Bottom + side airflow

  • Lubang terbesar: Tight draw (DTL), flavor imbang. Setara dengan flavor yang dihasilkan pod.
  • Lubang ke 2: Memasuki ranah MTL, flavor menguat. Di atas pod system namun di bawah RTA/RDA.
  • Lubang terkecil: Sangat restricted MTL, rasa manis mencuat dan layering berkurang.

Kesimpulan: Menggunakan bottom + side airflow, rasa terbaik saya dapatkan dengan menggunakan lubang ke-2.

Liquid Salt Nic VCT Ripe Vapes 30MG – 17 Watt

Bottom airflow

  • Lubang terbesar: Tight draw (DTL), flavor imbang. Terlalu besar untuk sebuah salt nic.
  • Lubang ke-2: sedikit lebih restricted dari kebanyakan pod. Di 20 watt rasa menguat melebihi pod pada umumnya, namun nicotine hit terlalu kuat untuk saya.
  • Lubang terkecil: Sangat restricted MTL, rasa menguat namun sedikit mengorbankan layering.

Kesimpulan: Dibanding dengan pod system, Galaxies MTL mempunyai kemampuan yang setara, dan bahkan lebih baik jika watt dinaikkan. Namun seiring watt naik, nicotine hit juga bertambah.

Sebuah Peringatan Bagi Yang Ingin Mencoba MTL

Jika kamu ingin mencoba dan membaca ulasan performa di atas maka kamu harus tahu bahwa MTL tidak memiliki rasa sekuat RDA atau RTA.

Vapefly Galaxies RDTA

Orang menyukai MTL karena banyak hal namun yang terutama adalah karena gaya inhale yang berbeda. Secara pribadi saya merasa MTL mempunyai karakteristik yang merata di bagian layering rasa, terkadang lebih baik dari DTL, namun dengan intensitas yang lebih rendah.

Jika kamu mencari sebuah intensitas rasa yang tinggi, MTL mungkin akan membuat kamu sedikit kecewa. Bahkan dengan MTL dengan flavor paling wahid pun masih akan berada di bawah RDA.

Kesimpulan Galaxies MTL Squonk RDTA

Vapefly menyebut MTL ini sebagai produk ultimate MTL dan rasanya saya tidak keberatan dengan itu.

Jumlah konfigurasi airflow dan juga cara refill mampu melayani kebutuhan para MTL yang berbeda-beda dengan satu RDTA. Selain itu Vapefly juga menyediakan drip tip ekstra yang menambah variasi gaya inhale/draw dan kualitasnya juga terbilang sangat baik.

Dengan ini semua saya cukup senang melihat ada RDTA MTL yang pintar dan bersinar di tahun 2018. Tidak berlebihan jika saya sebut sebagai RDTA MTL terbaik yang saya coba di 2018.


Terima kasih kepada Vapefly yang telah menyediakan Galaxies RDTA . Keseluruhan ulasan ini tetap dilakukan dengan standar editorial VapingJKT yang independen tanpa intervensi atau pengubahan dari sponsor.

  • 8.3/10
    Build Quality - 8.3/10
  • 8/10
    Deck - 8/10
  • 9/10
    Airflow - 9/10
  • 9/10
    Design - 9/10
  • 8/10
    Performance - 8/10
  • 9/10
    Value - 9/10
8.6/10

Summary

Saya tidak mempunyai atau bahkan tertarik dengan RDTA selama tahun 2018. Tapi Galaxies MTL RDTA adalah sebuah produk yang dirancang dan dibuat dengan baik dengan harga yang masuk akal.

Dengan mudah menjadi RDTA MTL terbaik yang saya coba di tahun 2018. Jika kamu adalah pengguna MTL maka kamu akan ingin mencoba Galaxies MTL dari Vapefly ini.

Sending
User Review
0/10 (0 votes)

11
Leave a Reply

avatar
5 Comment threads
6 Thread replies
2 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
6 Comment authors
JagoanMamaAchsan BasriPrayogaPrayogaHendri Salim Recent comment authors

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
Achmad M.
Guest
Achmad M.

Oom Hendri, ini atty ukuran berapa ?

Prayoga
Guest
Prayoga

Sejauh ini best rda dual coil under 500k apa ya om? Dulu sempet pake goon 24 tp akhirnya dilepas karna ga nemu setingan yang pas, sekarang lagi anteng pake nano tapi pengen coba lagi dual coil, temen si saranin goon 22, tapi takutnya udah ketinggalan goon itu, barangkali ada saran om 😁

Prayoga
Guest
Prayoga

Sejauh ini best rda dual coil under 500k apa ya om? Dulu sempet pake goon 24 tp akhirnya dilepas karna ga nemu setingan yang pas, sekarang lagi anteng pake nano tapi pengen coba lagi dual coil, temen si saranin goon 22, tapi takutnya udah ketinggalan zaman sekarang goon ini. Barangkali ada saran rda om?

Achsan Basri
Guest
Achsan Basri

Waduh, telat baca nya ini. Udah terlanjur beli Manta RTA MTL. 🙁
Awalnya cukup puas dengan RTA saya, tapi setelah liat review di atas, kok jadi nyesel yah :((

JagoanMama
Guest
JagoanMama

Om review SALT RTA dong hehehe