GEMM KIT Featured

Review Freemax Gemm – RTA Disposable Pertama VapingJKT

Hendri Salim Atomizer, Mod, RTA 13 Comments

Kamu mungkin pernah melihat produk Freemax di e-commerce tanah air, namun memang harus diakui produk dari Freemax tidak beredar seluas itu di Indonesia.

Apa yang saya ulas kali bahkan tidak tersedia di Indonesia sepanjang pengetahuan saya. Lalu mengapa saya memutuskan untuk tetap mengulasnya? Setidaknya ada 3 hal yang menarik:

  1. Ini akan menjadi disposable RTA pertama saya
  2. Freemax Gemm menggunakan tea cotton fiber, sesuatu yang belum pernah saya coba.
  3. Walaupun disposable, Gemm tidak malu-malu dengan coilnya. Ada 6 coil yang tersedia mulai dari single coil sampai dengan quadruple coil, dan semuanya menggunakan mesh.

Paket & Kelengkapan Fremax Gemm Kit

Paket yang saya terima adalah Freemax Gemm Kit, ini berarti selain RTA saya juga mendapatkan sebuah mod yang berbentuk seperti mecha tube dengan kemampuan 80 watt.

Paket Freemax Gemm Kit:

  • 1x Freemax Gemm Mod 80 Watt
  • 1x RTA Disposable 0.2 ohm
  • 1x RTA Disposable 0.15 ohm
  • 1x USB Cable

Tidak ada yang terbilang spesial, kamu mendapatkan semua yang kamu butuhkan dengan bonus satu coil. Sesuatu yang saya selalu hargai dari para manufaktur.

Sebuah kit biasanya ditujukan untuk para pemula dan mereka bisa melakukan kesalahan dengan tank pertama seperti tidak memberi cukup waktu untuk liquid meresap. Jika hanya ada satu coil dan rusak maka downtime akan sangat lama dan membuat bete :D. Hadirnya coil kedua akan sangat membantu.

Kualitas Build Freemax Gem Kit

Mari kita mulai dari mod terlebih dahulu. Saya tidak tahu persis terbuat dari bahan apa, namun yang pasti keras dan kokoh dari metal dengan finishing glossy pearl. Terasa solid dengan sentuhan metal di bagian atas dan bawah mod.

Untuk RTA, karena ini disposable maka otomatis terbuat dari plastik. Tapi bukan sekedar plastik namun terbuat dari PCTG, ini berarti lebih jernih, kuat, tahan reaksi kimia dan lebih tahan panas dari plastik biasa.

Harus diakui saya tidak mempunyai banyak ekspektasi, namun kualitas build RTA Gemm sama sekali tidak buruk dan bahkan sangat baik. Seluruh cutting sangat rapi, sampai dengan lubang mengisi liquid memiliki toleransi yang sangat baik terhadap karetnya. Jika kamu anak Industri kamu tahu apa yang saya sedang bicarakan.

Ini hanya ilustrasi, kamu tidak dapat mencabut coil dari tank

Bagian pengatur airflow juga tidak longgar dan memiliki kekesatan yang baik ketika di putar.

Di awal saya kira bagian ini akan cukup panjang dengan komentar tajam saya, namun harus diakui saya cukup terkesan dengan kualitas build.

Design Freemax Gemm Kit

Dari segi ukuran atau form factor Freemax Gemm terbilang simple. Saya suka panjang mod ini yang hanya lebih panjang 1.5 cm dari sebuah baterai 18650.

Hanya ada satu tombol di mod ini, yang berfungsi untuk mematikan dan mengatur watt. Tekan 5x untuk menyalakan atau mematikan, dan tekan 3x untuk menaikkan setting antara soft, medium atau strong.

Dari segi pengguna, kamu cukup tahu soft, medium dan strong. Namun dibelakangnya prosesnya sebenarnya cukup pintar. Pertama mod ini akan mengenali berapa ohm coil yang di pasang.

Misalkan kamu menggunakan coil 0.5 ohm, maka soft berarti 20 watt, medium 25 watt dan strong 30 watt. Tapi begitu kamu menggunakan 0.15 ohm, maka soft berarti 40 watt dan strong berarti 80 watt. Sesuai dengan tabel di bawah ini.

Perhatikan bahwa untuk coil G3, strong berarti 90 watt, tapi mod ini hanya mempunyai maksimum 80 watt. Ini cukup membingungkan dan saya tidak tahu apakah mod ini benar-benar bisa mengirimkan 90 watt. Tapi sekali lagi dari segi pengguna kamu hanya tahu soft, medium dan strong.

Saat kamu tekan tombol firing, lampu akan terus menyala memberi tahu kamu berapa persen sisa baterai, hijau masih banyak dan merah sudah hampir habis.

Untuk RTA saya tidak mempunyai banyak komentar. Ini adalah disposable, saya cukup isi lewat bagian atas, tutup, biarkan 10-30 menit dan vape.

Terlepas dari masalah 90 watt di atas, saya merasa Freemax Gemm ini cukup newbie friendly dan jika memang ini yang mereka targetkan maka Freemax melakukan pekerjaan mereka dengan baik.

Performa Freemax Green

Jadi bagaimana performa disposable RTA ini?

Luar biasa!

Ini adalah disposable pertama saya dan saya cukup terkejut dengan performanya.

Ditarikan awal-awal saya bisa merasakan sedikit rasa kapas. Rasa kapas ini cukup berbeda dengan kapas biasa, hampir tidak ada rasanya tapi seperti memberikan tekstur tersendiri (sedikit rasa teh mungkin???) yang saya tidak bisa jelaskan.

Tapi jelas jauh lebih baik dari kapas-kapas lainnya, mungkin karena terbuat dari tea fiber cotton.

Setelah belasan vape, rasa kapas menghilang dan kamu akan dipresentasikan dengan sebuah rasa yang penuh.

Pertama saya menggunakan liquid Fruit Monster. Saya mendapati rasa yang pekat, memuncak dengan mouth feel yang penuh dan warm.

Kemudian di coil ke dua saya menggunakan liquid tembakau creamy dan lagi-lagi rasa cream memenuhi mulut dengan hangat dan penuh. Terasa sekali vapor yang dihasilkan lebih kental dari RDA biasa.

Jika kamu mencari sensasi seperti ini maka Freemax Gemm benar-benar sempurna untuk ini. Saya bahkan tidak selalu bisa melakukan ini dengan RDA saya.

Dari tiga tipe coil yang saya coba masing-masing hampir terasa sama. Semakin banyak coil semakin banyak vapor yang dihasilkan namun terkadang rasa tertutup manis dan sebuah note flavor saja.

Namun bagi saya pribadi ada beberapa hal yang terasa mengganjal.

Yang pertama adalah liquid yang cukup kompleks mungkin akan sedikit tertutup. Karena note utama akan langsung mencuat, ini terbantu dengan mesh yang cepat memanas dan memiliki penampang besar. Liquid juga akan menjadi cenderung manis. Terkadang saya mencari karakter seperti ini, kadang saya tidak menginginkan hal ini.

Yang kedua, watt terendah yang bisa saya dapatkan adalah 40 watt untuk 5 coil (kecuali untuk coil 0.5 – 20 watt). Bagi saya ini sedikit terlalu tinggi, bahkan di 35 watt saya sudah merasa cukup walaupun mouth feel berkurang. Tapi saya bisa bayangkan untuk kebanyakan vaper baru ini adalah sesuatu yang akan mereka nikmati.

Yang ketiga, walaupun mempunyai performa yang luar biasa di awal-awal, namun setelah 2-3 hari performanya mulai turun secara signifikan. Di hari ke-5 rasanya sudah seperti RTA yang belum diganti kapas dan coil selama 1 minggu.

Jika saya tidak sedang kritis, biasanya saya ganti di hari ke 5, namun untuk liquid-liquid yang kompleks (dan mahal) saya sudah merasa tidak nyaman di hari ke 4.

Yang keempat, Freemax memang memiliki kapasitas baterai yang cukup besar yaitu 2900 mAh. Namun ini juga berarti proses charging cukup lama. Saya tidak tahu berapa besar charging rate Freemax Gemm, namun dari kosong melompong sampai penuh bisa memakan waktu lebih dari 3 jam. Kapasitas yang besar (dan ini berarti bisa bertahan cukup lama) ditukar dengan charging time yang juga cukup lama.

Kesimpulan Freemax Gemm

Freemax Gemm mungkin ditujukan untuk pengguna baru dan saya bisa melihat daya tariknya tersendiri. Rasa yang kuat, kemudahan pengisian dan mengganti keseluruhan RTA, serta pemilihan watt soft, medium dan strong.

Jika tersedia di Indonesia apakah saya akan beli? Tentu saja. Saya akan membeli 3-5 sebagai stok. Ketika saya sedang malas coiling atau kepepet saya bisa menggunakan Gemm dan tahu bahwa saya akan mendapatkan rasa yang solid.

Harganya juga setara dengan kebanyakan coil, sekitar Rp50.000 untuk 1 RTA.

Jika kamu mencari RTA sekali pakai buang dengan rasa yang kuat dan mouth feel yang penuh maka Freemax dapat kamu masukkan daftar belanja kamu.

Tapi tentu saja untuk sekarang kamu hanya dapat membelinya di e-commerce khusus vape dari luar negeri. Berita baiknya adalah kebanyakan dari mereka mempunyai gratis ongkos kirim.

Dalam waktu dekat saya juga akan memberikan tutorial dan rekomendasi membeli vape dari luar negeri. Saya sudah melakukannya selama 2 tahun belakangan ini dan ongkos kirimnya kebanyakan gratis atau bahkan di bawah Rp30.000.


Terima kasih kepada Freemax yang telah menyediakan Freemax Gemm Kit. Keseluruhan ulasan ini tetap dilakukan dengan standar editorial VapingJKT yang independen tanpa intervensi atau pengubahan dari sponsor.

VapingJKT tidak meminta dan menerima imbalan uang dengan menulis ulasan ini

  • 8/10
    Build Quality - 8/10
  • 8/10
    Accessories - 8/10
  • 7.8/10
    Design - 7.8/10
  • 8/10
    Airflow - 8/10
  • 8/10
    Performance - 8/10
  • 7.8/10
    Value - 7.8/10
8/10

Summary

Bagi pemula ini adalah mod kit yang sangat tepat untuk masuk dan mencoba vape. Saya mendapati rasanya sangat kuat dengan mouth feel yang luar biasa tebal, 100% recommended.

Namun bagi saya yang sudah lebih berpengalaman (sedikittttttt), saya mencari kontrol watt yang lebih bebas dan charging rate yang lebih cepat.

13
Leave a Reply

avatar
8 Comment threads
5 Thread replies
2 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
9 Comment authors
Adi jumadiHanif HasbulPengamatvapeYudisthiraNEO Recent comment authors

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
Don
Guest
Don

Saya suka cara penyampaian reviewnya om, cara penulisan om sangat rapih dan jelas, seakan akan saya sedang membaca artikel dalam bahasa inggris tapi diterjemahkan dalam bahasa indonesia dengan sangat baik. Ditunggu tutorial belanja vape dari luar negerinya ya om. Dan kontent diy liquid juga jangan lupa! 😊🙏🏻

Bobby Cahyadi
Guest
Bobby Cahyadi

Nice review mas Hendry..keep posting the good information. Ditunggu sangat mas buart artikel cara belanja dr luar mas. Sukses selalu

Amran
Guest
Amran

Bang bisa recomendasi mod terbaik 2019

NEO
Guest
NEO

Semangat Om Hendri.
Ditunggu update artikelnya.

Yudisthira
Guest
Yudisthira

Permisi, mohon pencerahan nya dong lebih recommend yg mana antara druga foxy sama voopoo drag2

Pengamatvape
Guest
Pengamatvape

Cuma adaa 2 di Indonesia yang reviewy selalu menarik : rl2 dan anda

Hanif Hasbul
Guest
Hanif Hasbul

Review dari om sangat jelas dan mudah dipahami, terimakasih atas penjelasan-penjelasannya. Mau nanya nih om saya kan pakai liquid naked lava flow 30ml nic 35mg. Saya pakai di pod augvape zoom coil 0,6 ohm kok rasanya ga keluar ya om, tapi nikotinnya nendang banget. Ada rekomendasi pod atau saran yg pas buat liquid naked lava flownya om? Makasih

Adi jumadi
Guest
Adi jumadi

Apakah ini cocok buat saya yg baru pertama mau coba vape?
Saya adalah perokok aktif dji sam soe 2 sampai 3 bungkus perhari
Cara beLinya gmn om?
Makasih