Dope | Featured

eLiquid

Review Dope – Sebuah Comeback Dari Distributor?

10 Feb , 2018  

Jadi begini ceritanya… dahulu kala ada sebuah distributor liquid yang membawa banyak liquid USA ke Indonesia. Distributor ini di mata saya berjasa banyak dalam mengenalkan varian rasa baru ke pasar yang pada waktu itu didominasi oleh rasa-rasa standar atau sederhana.

Seiring waktu, distributor ini juga bertambah besar dan mempunyai visi yang mungkin sedikit berubah. Membawa liquid USA masuk ke Indonesia dan menjangkau lebih banyak vaper dengan harga yang lebih murah. Dengan perubahan ini sayangnya rasa juga ikut berubah. Entah apa yang dilakukan, namun rasanya menjadi lebih tipis dan bahkan beberapa berubah.

Lebih dari setahun saya sudah tidak pernah membeli liquid dari distributor ini. Kemarin waktu saya main ke sebuah toko vape, kebetulan toko ini baru menerima sekitar 8 varian liquid USA dari distributor ini. Saya pun mencoba tester liquid ini satu per satu dan ya masih sama. Rasa-rasa yang dulu terbilang enak dan luar biasa sekarang berubah tipis dan manis saja.

Saya bertanya berapa harganya dan cukup terkejut dengan harganya yang sudah sangat-sangat murah. Berkurang 50% dari zaman dulu ketika saya masih menjadi fans berat mereka. Saya tetap respek kepada distributor ini terhadap jasa-jasanya, namun jajaran liquid mereka sudah tidak sesuai dengan standar dan selera saya.

Maaf agak panjang pembukanya, sedikit lagi saja, mohon bersabar ๐Ÿ™‚

Suatu hari teman saya sedang berada di toko vape yang mempunyai banyak sekali liquid dari distributor tersebut. Line message pun masuk ke smartphone saya meminta rekomendasi. Karena sudah berada di toko, tidak mungkin saya suruh pulang lagi.

Saya pun meminta teman saya foto jajaran liquid yang ada, dan di titik inilah saya melihat sebuah liquid yang belum pernah saya liat. Karena yang lain menurut saya agak kurang, saya pun merekomendasikan liquid Dope, liquid yang belum pernah saya coba dari distributor ini.

Begitu lah cerita bagaimana saya bisa mencoba (dan pada akhirnya meminta sekitar 10ml untuk ulasan ini haha).

Sekali lagi mohion maaf untuk pembuka yang panjang, tapi mungkin salah satu dari kamu mempunyai sentimen yang sama :).


Oke exhale pertama. Rasa manis permen empuk seperti sugus, tapi sebenarnya lebih ke taffy memenuhi mulut. Saya tidak tahu dengan kamu, tapi saya kebetulan pernah mencoba taffy polos dan saya bisa merasakan kemiripannya. Taffy dibuat dengan cara merebus gula, butter dan vegetable oil sampai muncul banyak udara yang terperangkap sehingga lembut dan kenyal, tidak keras dan padat.

Btw Sugus itu permen dari Swiss loh, tapi sekarang sudah dibeli oleh Wrigley.

Rasa permen lembut dan kenyal ini membungkus rasa pisang matang dan juga strawberry buah. Rasa pisangnya cukup kuat dan mendominasi, dengan hint strawberry yang muncul bersamaan tapi tipis.

Yang cukup membuat saya sedikit terkejut adalah penggunaan rasa buahnya. Karena ini liquid berbasis permen, maka saya mengharapkan rasa pisang dan strawberry permen. Yang saya dapatkan malah liquid fruity yang cukup akurat dan menyenangkan.

Sensasi permen + buah berasa asli ini sangat unik dan tidak dapat dipungkiri enak. Setelah belasan exhale saya bahkan bisa merasakan sisa buah pisang matang di mulut saya dan sensasi ini cukup menyenangkan.

Di ujung exhale manis khas permen taffy dan pisang berlomba untuk menjadi yang paling ujung, sementara strawberry hanya mengiringi saja.

Kamu yang malas mencoba karena tidak suka dengan liquid permen (seperti saya), dapat berpikir ulang karena ini memang liquid permen, namun flavoring buahnya adalah buah asli. Saya jelas akan membelinya karena 10ml yang saya dapatkan tidak dapat memuaskan saya.

Saya cukup menyukai Dope ini, tidak terlalu dope secara harafiah, namun terjaga kualitas dan rasanya. Well done distributor liquid USA yang dari tadi saya tidak sebutkan namanya :p.


Balik lagi sedikit kecerita di awal. Harapan saya sedikit bangkit terhadap distributor ini, namun belum pulih 100%. Jika mereka melakukan ini (memilih liquid yang enak dan tidak mengutak-atik rasanya) maka saya dapat kembali menjadi fans nomor 1 mereka. Tapi waktu akan membuktikannya.

Oh ya dua lagi, Jika kita lihat dari faktor harganya, maka sebenarnya cukup masuk akal. Liquid lain dari distributor ini dijual dikisaran Rp100.000, namun untuk Dope dijual dengan harga Rp.150.000 (50% lebih mahal).

Ini mungkin dapat menjadi strategi baru mereka, menjual liquidย premium dengan harga yang sedikit mahal dan menyediakan liquid murah USA (yang rasanya lebih tipis) kepada market yang berbeda. That would be nice.

Satu lagi, bawa kembali FAQ Funky Monkey dong, tapi jangan dikisaran Rp100.000 melainkan di Rp150.000 dengan rasa yang sama dan terjaga. Terima Kasih ๐Ÿ˜€


Leave a Reply

2 Comments on "Review Dope – Sebuah Comeback Dari Distributor?"

Notify of
avatar
Sort by:   newest | oldest | most voted
Sadhana
Guest

Cafe Racer Croissant, Glas Pound Cake, Cloud Stout, Vapester, Jazz Bobba, Kettle Corn, Vape Flurry, Cream VIII, K, Funky Monkey… Semua tinggal kenangan ๐Ÿ˜

wpDiscuz