Charlie Noble RY4 Pistachio

eLiquid

Review Charlie Noble RY4 Pistachio – RY4 yang Galak

10 Apr , 2018  

Beberapa batch kecil dari Charlie Noble yang terbaru memasuki pasar Indonesia dalam beberapa bulan belakangan. Yang menarik adalah tidak semua varian tersedia, hanya RY4 Pistachio dan Tripoli. Jika kamu mengikuti Charlie Noble kamu akan tahu bahwa mereka mulai menggunakan chubby gorila belakangan ini, meninggalkan botol kaca.

Saya tahu bahwa versi yang saya sedang coba adalah yang terbaru dan asli karena terdapat marking tulisan chubby gorilla di dalam tutupnya.

Pilihan saya jatuh ke RY4 Pistachio karena Tripoli terdengar terlalu aneh walaupun sebenarnya menarik. Tripoli adalah liquid tembakau Turki, ara, dan almond. Tapi setelah mencoba RY4 Pistachio ini mungkin saya sebaiknya membeli juga Tripoli. Tapi yah, satu liquid dulu sekarang.

Kamu yang sudah veteran tentu mengenali apa itu RY4. Bagi kamu yang belum RY4, ini adalah sebuah sebutan bagi liquid dengan profil tembakau, karamel, dan vanilla. RY4 pertama kali muncul di China (2004) dan sudah menjadi legenda sejak saat itu.

Sekarang banyak produsen liquid yang menggunakan profil yang sama dan sebagai rasa hormat, mereka tetap menggunakan nama RY4 sebagai deskripsinya, termasuk liquid yang kita akan bahas hari ini RY4 Pistachio.

Charlie Noble adalah produsen yang cukup gila dalam urusan throat hit. Saya pernah mencoba versi 3 Mg mereka (lupa varian rasanya apa) dan rasanya seperti 6++. Charlie Noble RY4 Pistachio kurang lebih sama. Jadi ya ini adalah berita awal yang baik bagi pecinta throat hit.

Di inhale, saya langsung disambut dengan gelitikan throat hit. Charlie Noble seperti sudah memberi peringatan, bahwa throat hit keras akan menyusul kemudian dan ya itu yang terjadi. Saya sudah bersiap  diri karena lagi pula ini adalah 6MG yang saya beli. Tapi boy oh boy, ini 6Mg yang cukup keras dan tangguh untuk saya cerna.

Daripada menikmatinya dari hisapan pertama, saya menghabiskan 10 exhale pertama dengan mata mengerenyit dan dada yang sakit dari throat hit. Saya tahu saya harus terbiasa dan menahan ini untuk menikmati rasanya. Setelah belasan exhale akhirnya saya mulai terbiasa tapi cukup lelah, Ha Ha. Saya putuskan untuk berhenti sebentar.

Sorenya saya hajar lagi, kali ini throat hit lagi-lagi menghajar balik tapi sudah mulai terbiasa. Saya sekarang bisa menikmatinya lebih baik.

Oke mari saya coba lagi…

Di exhale pertama rasa RY4 menyambut saya. Ini memang bukan liquid RY4 pertama saya jadi saya cukup familiar dengan rasanya. Kamu akan merasakan tembakau ringan, caramel dan vanila yang bercampur rapi. Terutama vanila dan karamelnya, ini seperti memakan krim vanilla lembut yang diaduk rata dengan karamel.

Walaupun RY4 adalah kombinasi yang umum, tapi ingat bahwa ada puluhan (jika bukan ratusan) perasa tembakau, vanilla dan karamel. Bayangkan berapa banyak kombinasi rasa yang dapat terjadi, dan saya bahkan belum membahas komposisi. Dengan fakta ini saya senang melaporkan bahwa kombinasi rasanya enak dan pas. Tidak terlalu tebal di satu sisi tertentu. Saya tidak merasa liquid ini sangat kuat di tembakau, terasa cukup rata.

Nah rasa pistachio (kacang) juga lagi-lagi tidak dominan. Saya bisa merasakan kacang diujung, memberikan rasa gurih dan menutup liquid ini dengan sentuhan unik dan yang terpenting enak. Namun ada sebuah pemisahan yang cukup jelas, kamu akan dapat membedakan mana RY4 dan yang mana pistachio.

Untungnya liquid ini juga tidak terlalu manis, jadi walaupun saya tidak akan menjadikan Charlie Noble RT4 Pistachio all-day-vape, namun liquid ini menjadi pilihan saya setelah makan atau saat sore hari. Sama seperti rokok, enak di saat-saat tertentu.

End note bahkan terasa sedikit earthy, terbantu dengan tembakau dan pistachio. Jadi kamu tidak akan mendapatkan end note yang manis, yang mana saya tidak suka dari kebanyakan liquid tembakau. Tapi juga tidak pahit khas tembakau terbakar.

Setelah menghabiskan satu botol dan terbiasa dengan throat hit-nya saya akan mengatakan bahwa 6 MG adalah cara terbaik menikmatinya. Karena lagi-lagi liquid tembakau memang cocok dengan throat hit tinggi bagi saya (mungkin berbeda bagi kamu). Namun jangan khawatir, saya merasa bahwa 3 Mg nya pun akan cukup sakit :). Lagi pula ini Charlie Noble yang sedang kita bicarakan.

Saya mengerti bahwa Charlie Noble RY4 bukanlah bagi semua orang. Saya bahkan tidak akan merekomendasikan liquid ini bagi pemula yang ingin mencoba tembakau. Ini adalah liquid bagi mereka yang sudah terbiasa dengan tembakau dan throat hit dan ingin mencari sentuhan baru dalam rotasi mereka.

Jika kamu orangnya, maka beli jika kamu temukan. Liquid RY4 ini tidak masuk banyak dan persediaan mulai menipis di mana-mana. Namun salah satu toko vape langganan saya mengatakan bahwa mereka sedang dalam proses mendatangkan kembali liquid ini ke tanah air.


Leave a Reply

5 Comments on "Review Charlie Noble RY4 Pistachio – RY4 yang Galak"

Notify of
avatar
Sort by:   newest | oldest | most voted
andre yonniar
Guest

Sama botol kaca yg jaman dulu jauh broo rasanya. Botol kaca rasa lebih bold 3x lipat. Dulu karamelnya pas buka botolnya aja dr jauh dah kecium

dokie
Guest

kalau ngomongin 3mg dengan throat hit yang ganas, cobain VCT yg private reserve… sy lom pernah cobain yg vct biasa, tapi yg private reserve bener2 kuat sekali, taste oke… tapi bentaran di jamin nge fly… sy coba di 0.2ohm kurang lebih, power 60w… cobain dan bandingin sama vct biasa yg udah di review.

wpDiscuz