Reload X Vapor | Featured

Reload X Review – Kandidat Kuat RDA Flavor Terbaik 2018

Hendri Salim Atomizer 12 Comments

Setelah menggunakan Reload X saya baru menyadari sesuatu, saya adalah fan dari Reload Vapor USA. Ini karena menurut saya Reload 1.5 adalah RDA untuk simple coil yang enak, saya selalu menggunakan Reload 1.5 jika saya sedang malas membuat coil fused clapton atau alien. Ketika saya harus berpergian jauh saya selalu menggunakan Reload RTA, tank dengan rasa RDA.

Sekarang saya sudah menggunakan Reload X sekitar satu bulan dan saya sudah tidak pernah menyentuh Goon V1. Reload X mampu membuat saya lupa dengan Goon, dan lewat ulasan kali ini saya akan memberitahu kamu alasannya.

Kelengkapan RDA Reload X

Apa yang akan kamu dapat:

  • Reload X RDA (squonk pin sudah terpasang)
  • Customized Reload Allen Driver (obeng)
  • 810 ULTEM Drip Tip
  • Regular Gold Plated 510 Pin
  • Spare Parts Pack (4 extra screws, assorted O-rings)
  • Allen key for squonk pin

Hal pertama yang akan menyambut kamu adalah sebuah kotak besi dengan logo yang Reload besar. Kamu bisa merasakan di awal bahwa Reload X berada di kelas yang berbeda. Ini cukup adil mengingat harga Reload X yang hampir 2-3x lipat lebih mahal dari RDA kebanyakan. Kamu yang punya Reload 1.5 atau Reload RTA akan sangat familiar dengan bentuk kotaknya yang masih sama.

Setelah kamu buka, kamu akan disambut dengan RDA Reload X dan beberapa aksesoris. Saya tidak akan berkomentar banyak, karena aksesoris yang disertakan cukup standard seperti o-ring, baut dan kunci L.

Reload Obeng

Halo obeng seksi…

Namun ada satu hal yang sangat menarik dan itu adalah obeng yang disertakan. Ini adalah obeng paling bagus yang pernah saya liat. Obengnya cukup panjang, berat dan sangat kokoh dengan tulisan Reload di tengahnya. Jelas ini akan menjadi obeng permanen saya untuk membuka RDA lain dengan ukuran baut yang sama.

Sampai detik ini semua bagian dari Reload X meneriakkan kata yang sama, premium.

Kualitas Build RDA Reload X

Dari luar Reload X terlihat agak polos, namun begitu dibuka, kamu akan mengerti keindahan dari Reload X. Bagian deck dan dalam mempunyai lekuk yang cukup kompleks dan semuanya dikerjakan dengan sangat rapi.

Tidak ada bagian yang cacat dan semuanya terbentuk secara proporsional. Sebuah machining yang cukup fenomenal menurut saya.

Deck Reload X 2

Sumber: @coilsmit

Belum lagi meliat bagian dasar deck yang diberi logo Reload dan nomor seri disamping. Ini adalah tempat-tempat yang saya bayangkan akan sangat merepotkan untuk membuatnya. Reload X tidak sungkan untuk mengambil jalur repot untuk membuat bagian dalam dari Reload X tampak indah dan detail.

Mereka juga menambahkan detail ukiran di bawah RDA. Ya memang tidak akan ada yang lihat, namun sekali lagi, ini menunjukkan bagaimana pendekatan Reload Vapor terhadap detail. Dua jempol untuk mereka.

O-ring sang Pelaku Utama

Namun sayangnya kualitas build yang luar biasa ini dinodai oleh satu elemen kecil yang ternyata berdampak luar biasa. Elemen penganggu ini bernama o-ring.

Dua Reload X yang dikirimkan kepada saya mempunyai o-ring yang terlalu besar. Membuka Reload X pertama kali sangat menyulitkan dan menghabiskan 15 menit waktu saya hanya untuk membukanya. Ini mungkin terjadi karena perjalanan menuju ke sini, jika suhu terlalu panas karet dapat mengembang dan  menyebabkan macet.

Saya mencoba untuk memberikan sedikit liquid dan terus menggunakannya dengan harapan akan lebih baik (versi stainless steel). Namun tidak ada perubahan, malahan bagian dalam dari top cap menjadi lecet (setelah 4 hari penuh pemakaian seharian) karena hal ini. Saya pun mengganti karetnya dengan bawaan, dan secara instan perbedaannya menjadi langit bumi. Menutup RDA menjadi sangat mudah, dan air flow menjadi smooth untuk di atur.

Sayangnya versi hitam yang saya punya tetap sulit di buka walaupun sudah di ganti. Saya pun menukarnya dengan o-ring yang saya punya dan masalah selesai. Jika kamu membeli ini dan macet, baik buka tutup ataupun air flow, berhenti menggunakannya dan cari 0-ring yang pas terlebih dahulu.

Saya juga melihat ini terjadi kepada GrimmGreen  yang menyangka bahwa Reload X tidak memiliki air flow. Sebenarnya ada, hanya saja karet di dalam terlalu ketat sehingga tidak bergeser sedikit pun bahkan dengan tenaga orang dewasa.

So Reload Vapor USA, jika kamu bisa memperbaiki kualitas karet ini, maka yak, Reload X adalah RDA yang sempurna.

Deck RDA Reload X

Deck dari Reload X bisa terbilang inovatif, saya tidak pernah melihat deck yang sama persis seperti ini. Ada yang mirip (saya lupa apa) tapi dengan gabungan antara air flow dan rancangan deck-nya, saya bisa bilang apa yang Reload X lakukan terbilang cukup inovatif.

Di bagian tengah deck kamu dapat meliat bagian pin yang menonjol keluar tempat keluarnya liquid dari squonk. Yang menarik adalah mereka menutup bagian atasnya dan memberi dua lubang kecil di sisinya. Ini membuat liquid keluar dari kedua lubang tersebut dan langsung terbagi ke bagian kiri dan kanan. Membuat liquid keluar lebih merata dan membasahi kedua sisi kapas bersamaan.

Reload X Deck Black

Seperti yang bisa kamu lihat dari gambar, bagian yang diapit oleh post adalah bagian dari air flow. Reload X mempunyai air flow yang lebih kompleks dan membutuhkan kerja sama antara top cap dan deck.

Dampaknya adalah kamu harus melakukan alignment antara deck dan air flow. Jika kamu tidak menutup top cap ini dengan pas maka top cap tidak akan dapat tertutup. Masalahnya adalah tidak ada panduan visual dari luar untuk melakukan ini. Kamu harus sedikit meraba-raba dengan panduan kasar dari letak air flow di top cap.

Di awal-awal saya cukup kesulitan untuk menutupnya, baik karena karet (yang sudah selesai masalahnya) maupun dari mencari kesejajaran antara air flow dan deck. Namun setelah beberapa lama saya menemukan cara yang mudah, tutup top cap sejajar mungkin, lalu dengan tenaga yang lemah dorong ke bawah sambil memutar sampai mendapatkan klik.

Penting untuk menekan dengan tenaga kecil karena di titik ini bagian deck akan menggores top cap, jika kamu beri tenaga maka lama-lama akan lecet.

Airflow RDA Reload X

Lubang Air flow Reload X berada di bagian relatif atas dari RDA ini. Namun yang akan terjadi adalah udara masuk dari bagian atas, turun ke bawah, lalu naik lagi ke atas menyembur coil dari bawah.

Sistem seperti ini mempunyai kelebihan yaitu anti bocor karena cairan harus benar-benar banyak untuk masuk ke dalam lubang air flow. Bukan itu saja, setelah masuk lubang air flow, liquid ini harus dapat naik ke atas untuk keluar, yang mana hampir tidak mungkin. Setidaknya dalam percobaan saya dengan menekan botol Hugo Squeezer sekencang yang saya bisa.

Suara Air Flow yang Kencang

Hal pertama yang akan kamu sadari ketika inhale adalah suara air flow yang berisik. Saya tidak akan menyebutnya sebagai siul, karena tidak memproduksi nada tertentu. Mungkin lebih kepada turbulance yang cukup berisik.

Cukup kaget sebenarnya mendengar suara ini, karena cukup besar dan berpotensial menganggu. Namun setelah beberapa jam anehnya bunyi ini sedikit menjinak. Saya juga menemukan bahwa di posisi 3/4 air flow terbuka bunyi berisik ini mereda. Setelah 3 minggu saya sebenarnya sudah tidak sadar dengan suara ini, karena terbiasa. Saya tidak akan menyebutnya sebagai masalah, hanya sesuatu yang kamu harus lalui sampai terbiasa.

Saya tidak merasa air flow Reload X itu smooth, sedikit di bawah smooth. Tidak ada yang spesial namun air flow melakukan tugasnya dengan baik.

Satu hal yang menarik dari Reload X adalah seiring kamu mengecilkan air flow kamu juga akan merasakan semburan udara yang lebih tajam ke mulut. Biasanya di kebanyakan RDA hampir terasa sama cuma lebih restricted, di Reload X volume tidak terlalu terasa berubah banyak namun dikompensasi dengan kecepatan udara yang masuk ke mulut.

Air flow yang kecil digabungkan dengan watt tinggi inilah yang membuat flavor begitu pekat, terkadang terlalu pekat malah

Building, Wicking & Juice Well

Proses building dan wicking terbilang mudah dan lancar. Kamu memang perlu memotong coil kamu di awal (pre-clip) dan ini mungkin butuh beberapa kali uji coba, namun begitu kamu terbiasa ini bukan masalah lagi.

Yang saya juga suka adalah walaupun jarak antara coil dengan dasar deck sedikit tinggi namun tidak setinggi katakanlah Drop. Masalah saya dengan Drop adalah deck terlalu tinggi sehingga kapas panjang menjuntai ke bawah, lama-lama liquid menumpuk di bagian bawah dan tidak mampu naik ke atas.

Sumber @ohmland89

Reload X juga terbilang cukup lebar untuk deck, saya tidak kesulitan untuk menaruh alien atau bahkan frame stapple jagon saya.

Juice well terbilang standard dengan tinggi 4.5mm, jadi walaupun kamu tidak menggunakan squonk kamu tetap mendapatkan juice well yang lumayan.

Dari beberapa kali pemasangan coil, saya menemukan bahwa untuk mencapai rasa yang optimal cukup mudah. Pasang coil 1-2mm di atas air flow dan sedikit ke tengah sehingga dua coil hampir bertemu di tengah. Beri jarang sekitar 1-3 mm di atara coil and you good to go.

Performa Reload X.

Singkat kata Amazing! Flavor yang dihasilkan luar biasa pekat dan padat, dengan cloud yang sangat mumpuni. Kalo kita kasih karakter mungkin lebih ke arah bright dan in-your-face flavor.

Apapun liquid yang saya teteskan ke Reload X, RDA ini memberikan performa maksimal. Saya tidak bisa membayangkan bagaimana liquid-liquid ini bisa lebih mengeluarkan rasanya lebih dari ini.

Saya bahkan cenderung menggunakan 55watt di dual coil alien 0.16 ohm untuk mendapatkan rasa yang menurut saya enak. Di RDA lain saya harus menggunakan setidaknya 65 watt dan harus menahan cloud yang mulai memanas. Ini mungkin terjadi karena efektifitas air flow Reload X, saya tidak tahu pasti.

Ketika saya menggunakan air flow yang tertutup sedikit dengan watt yang cukup tinggi, rasa liquid benar-benar memuncak. Di beberapa liquid malah rasanya sangat manis, dan terlalu kuat di flavor sehingga tidak mudah dinikmati. Memang tidak ada gunanya kalo terlalu pekat tapi saya tetap terpukau RDA Reload bisa melakukan ini.

Satu hal yang mungkin dapat menjadi pertimbangan kamu adalah letak coil yang sangat dekat antara satu sama lain, dan tepat di bawah lubang air flow. Di watt super tinggi, uap panas akan langsung menghantam mulut seperti yang saya alami di Drop. Namun berbeda dengan Drop saya sudah mendapatkan rasa yang intense di watt rendah sehingga saya tidak perlu bermain di watt tinggi.

Satu hal yang pasti untuk urusan flavor Reload X sama sekali tidak mengecewakan. Terbaik yang pernah ada di 2018 untuk flavor dan duduk gagah di liga atas.

Autobuy Nih?

Jika budget bukan masalah dan beberapa issue yang saya bahas di atas seperti o-ring, learning curve menutup top cap dan juga air flow yang lebih berisik bukanlah masalah besar untuk kamu maka ya beli. Reload X sudah mengungguli lebih dari 90% RDA yang saya kumpulkan lebih dari 3 tahun lebih.

Reload X di jual dengan harga berkisar Rp900.00-Rp1.000.000, bukan sebuah harga yang murah. Apa lagi ada masalah 0-ring yang saya harap sebenarnya tidak ada di RDA kelas ini, walaupun o-rings ini bisa dengan mudah diganti.

Saya juga secara personal lebih suka warna hitam, finishing vacuum plating0nya terlihat keren. Hitamnya hampir doff namun tetep sedikit mengkilat. Walaupun ya hitam seperti ini perlu rajin dibersihkan dari liquid ataupun sidik jari.

  • 9/10
    Build Quality - 9/10
  • 9/10
    Deck - 9/10
  • 7.5/10
    Air Flow - 7.5/10
  • 8/10
    Design - 8/10
  • 9.5/10
    Performance - 9.5/10
  • 8/10
    Value - 8/10
9/10

Summary

Reload X secara tampilan luar terbilang polos dan mungkin sedikit membosankan. Tapi setelah kamu buka maka kamu akan disambut dengan detail dan design deck yang luar biasa. Ini adalah RDA kelas atas yang cocok dinikmati secara personal, bukan untuk pamer.

Performanya sangat luar biasa, berada di liga atas untuk flavor. Sedikit mahal memang, namun selain masalah o-ring yang terlalu besar (yang menurut saya harusnya tidak terjadi di RDA kelas atas), saya sebenarnya merasa harganya cukup masuk akal.

Tanpa ragu saya akan menyebut Reload X sebagai salah satu kandidat terkuat untuk mencuri gelar RDA paling flavorful di 2018 ini.

Sending
User Review
8.21/10 (7 votes)

12
Leave a Reply

avatar
8 Comment threads
8 Thread replies
3 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
6 Comment authors
Mas AjiHeri alwiR Ganda SudewoYudhaHendri Salim Recent comment authors

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
William
Guest
William

halo bro, cons yang paling parah di rda ini, menurut sy di AFC, parah, ngga bs diputer, padahal untuk nutup cap, menurut sy tidak terlalu bermasalah. sayang banget. btw bro hendri build coilnya lebih ke tengah ( di lihat dari atas dempet) atau lebih ke lobang airflow nya ( agak jauh kalau dilihat dari atas) ? . menurut sy reload ini, kalau main diwatt rendah malah tidak nendang ya, sy sendiri pake sixnature alien 6 wrap , .25ohm, di hexohm sy hrs pake di potensio 60-70 baru nendang, padahal dengan coil yg sama, anggep sy pasang di csmnt, main di… Read more »

Yudha
Guest
Yudha

Saya tadinya berharap banyak pada rda ini.. Tpi entah kenapa pas saya coba diluar ekspetasi saya pada saya sudah memakai alien coil ful tm by inhale tpi tidak berasa sama sekali yang ada malah panas di mod hexohm saya… Dan sebelumnya saya memakai single coil hadaly rda.. Saya sepertinya tidak cocok menggunakan rda 2 coil 🙁
Dan akhirnya saya jual ke temen saya seharga 750rb

R Ganda Sudewo
Guest
R Ganda Sudewo

Lebih pilih mana kennedy 24 sm reload X om? Saya pny kennedy 24 udh 2 tahun pake dan gak ada rda lain yg ngalahin hehehe. Jadi pengen beli reload X secara sama2 bottom airflow.

Heri alwi
Guest
Heri alwi

Om kalau dibandingin ama csmnt cosmonaut better mana? =D