Panduan Vaping Pemula Featured

Atomizer,eLiquid,Mod

Panduan Lengkap Vaping Untuk Pemula

8 Jul , 2017  

Sebagai vaper pemula, saya kewalahan untuk memutuskan harus mulai dari mana karena terlalu banyak informasi. Mulai dari pemilihan baterai, watt, atomizer, mod, dan beberapa elemen lain mulai menghujani saya dan itu semua tidak membantu saya sama sekali. Yang ada saya semakin bingung memilih vape pertama saya.

Saya mengerti ini juga mungkin terjadi kepada kamu dan itulah mengapa saya membuat panduan vaping ini untuk kamu. Panduan ini ditujukan untuk kamu yang belum mengerti dan ingin segera memulai mencoba vaping dengan maksimal dan aman.

Setelah membaca panduan ini sampai akhir, maka kamu seharusnya sudah bisa memutuskan membeli yang mana dan mempunyai pengetahuan dasar mengenai vape.

Mohon catat bahwa panduan ini hanyalah permulaan, tujuannya adalah memandu kamu untuk memulai. Ada banyak merek lain yang lebih bagus (dan mahal) dan masalah teknis yang tidak dibahas, tapi jika kamu mengikuti panduan ini maka pengalaman vape kamu akan dijamin luar biasa. Siap? Mari mulai!

Apakah vape/vaping cocok untuk saya?

Vape menawarkan ratusan sampai ribuan rasa dan tingkat nikotin yang bervariasi sehingga kamu akan mempunyai lebih banyak pilihan dibanding rokok.

Vape akan cocok untuk kamu jika:

  • Kamu baru saja merokok dan tidak ingin ketagihan terlalu dalam.
  • Kamu adalah perokok veteran dan ingin berhenti.
  • Kamu ingin menggunakan nikotin dengan cara yang paling menyenangkan sambil mencoba ratusan rasa.

Apakah vape lebih aman daripada rokok?

Penelitian sejauh ini menunjukkan bahwa vape jauh lebih aman dari rokok. Ini merupakan alternatif yang lebih sehat dan juga menyenangkan ketimbang rokok. Tapi tentu saja penelitian ini masih terhitung muda dan ada penelitian lain yang menunjukkan bahwa vape berbahaya.

Saya tidak menyarankan vaping untuk kamu yang bukan perokok. Karena nikotin terlepas dari berbahaya atau tidak (lagi-lagi ada penelitian yang menunjukkan ya dan tidak), cenderung menyebabkan ketagihan, setidaknya secara psikologis, belum lagi penambahan biaya jajan membeli liquid.

Vape terdengar cocok untuk saya, selanjutnya apa?

Pertama kamu perlu mengenali enam komponen dasar vape:

  1. Coil – Ini adalah kumparan pemanas yang akan mengubah liquid menjadi uap yang kamu hisap (catatan: rokok = asap, vape = uap).
  2. Kapas – Penampung cairan (selanjutnya disebut liquid) untuk kemudian dipanaskan dan menjadi uap.
  3. Atomizer – Tempat menaruh coil dan kapas. Di sinilah kamu akan menyedot uap masuk ke mulut.
  4. Mod – Ini adalah alat yang mengambil daya dari baterai, lalu meneruskannya ke atomizer. Atomizer akan dipasang ke mod untuk menerima daya. Mod dan atomizer biasanya dijual secara terpisah.
  5. Baterai – Baterai memberikan daya untuk diubah menjadi panas oleh coil.

Mari kita mulai dengan mod

VTC Mods Renders

 

Mod secara umum terbagi dua, regulated dan non-regulated (biasa disebut mechanical mod). Non-regulated atau mechanical mod adalah mod yang tidak mempunyai komponen elektronik untuk mengatur daya dan operasinya.

Kamu tidak dapat mengatur seberapa panas, kamu tidak dapat melihat informasi apapun karena tidak mempunyai layar. Non-regulated Mod juga tidak akan melindungi dari tidak sengaja tertekan, atau komponen tidak sesuai aturan (misalnya nilai ohm coil terlalu kecil).

Intinya non-regulated mod adalah untuk mereka yang sudah ahli. Pemula sangat-sangat disarankan mengambil regulated mod karena nyaman dan aman.

Berikut rekomendasi mod dengan satu dan dua baterai

Satu baterai

eVic VTC Mini

VTC Mini Recommendation

eVic VTC Mini adalah cinta pertama saya dan masih berfungsi dengan baik setelah 1 tahun lebih. Walaupun kecil namun mod yang satu ini terhitung kuat dan canggih. Kamu akan terus menemukan pembaharuan software karena perusahaannya sangat aktif menerbitkan pembaharuan. Bentuknya yang kecil serta sederhana membuatnya tidak mencolok atau norak. Sangat direkomendasikan jika kamu mencari mod pertama kamu dengan satu baterai.

Kisaran harga: Rp.300.000 – Rp.450.000

AL85 Smok

AL85 Kit Color

Kamu dapat membaca ulasan lengkap Al85 Smok di sini. Namun secara singkat Al85 mempunyai performa yang baik serta tampilan dan desain yang keren. Fitur utama yang saya suka adalah firing bar yang panjang dan berfungsi dengan baik. Kamu juga dapat membeli versi kit yang mengikutkan Smok TFV8 Baby dalam paketnya sehingga yang kamu butuhkan hanya baterai.

Kisaran harga: Rp.370.000 – Rp.450.000

Konfigurasi Dua Baterai (recommended dibanding satu baterai)

Smok Alien 220watt

Smok Alien Recommended

Ini merupakan kakak dari Al85 dengan konfigurasi dua baterai. Alien mampu memuntahkan 220watt yang mana lebih dari yang kamu butuhkan. Software dan penggunaan sangat serupa dengan AL85 di atas sehingga pengalamannya akan sama. Alien terhitung produk baru namun dengan cepat menjadi favorit para vaper diseluruh dunia.

Kisaran harga: Rp.525.000 – Rp.600.000

eVic VTC Dual

eVic VTC Dual Recommendation

eVic VTC Dual adalah versi upgrade dari VTC mini. Dengan versi ini kamu dapat menggunakan dua baterai untuk mendapatkan watt lebih (sampai dengan 150watt). Serunya adalah dalam paket penjualan disertakan juga tutup baterai untuk 1 baterai. Jadi kamu dapat menggunakan VTC dual dengan satu atau dua baterai sesuai kebutuhan kamu. eVic VTC Dual menawarkan semua yang VTC Mini tawarkan.

Kisaran harga: Rp.450.000 – Rp.500.000

New Fuchai 213 atau Fuchai 213 Plus

Fuchai Recommended

Generai Fuchai pertama memang bermasalah, selain tidak dapat mencapai 213 watt, mode TC juga tidak akurat. Namun generasi terbarunya menjawab semua ini dan menjadikannya produk yang sangat solid. New Fuchai terhitung sangat galak dan dapat bertanding dengan Triade DNA 250. Kamu juga dapat memilih versi Fuchai 213 Plus yang menawarkan bahan body yang lebih baik dan layar berwarna, dengan performa yang sama persis.

Kisaran harga: Rp.400.000 – Rp.500.000

Tidak perlu membeli mod yang langsung mahal, kamu pada akhirnya akan upgrade juga. Pilihan di atas sudah sangat solid. Kamu juga perlu menguji apakah vape adalah sesuatu yang cocok untuk kamu, jangan habiskan terlalu banyak uang untuk vape pertama kamu.

Baterai vape? Apa yang harus saya ketahui?

Baterai vape berbeda dengan baterai yang biasanya kamu pakai. Ukuran dan daya tampungnya lebih besar (tipe 18650) dan kebanyakan diisi ulang (bukan sekali pakai). Di sini kamu harus memilih jumlah baterai, antara satu sampai tiga baterai.

Saran VapingJKT adalah menggunakan dua baterai karena menawarkan penggunaan yang panjang sehingga kamu dapat memakainya seharian.

Semakin banyak baterai maka semakin besar watt yang dapat dihasilkan. Semakin besar watt maka uap semakin panas dan semakin kuat juga rasa yang dihasilkan.

Ada banyak elemen lain seperti amper dan daya tampung baterai, namun kamu tidak perlu memusingkan itu untuk sekarang.

Tiga rekomendasi baterai di bawah ini sudah lebih dari cukup untuk kebanyakan vaper termasuk vaper profesional.

  1. Sony VTC 5A
  2. LG HD2 atau HE4
  3. Samsung 20R atau 25R

Ada banyak baterai lain yang menawarkan kemampuan lebih baik seperti daya tampung yang lebih tinggi (lebih lama vape sebelum charge ulang), tapi ingat kebanyakan baterai lain merupakan baterai re-wrapping.

Mereka hanya membungkus ulang baterai Sony atau Samsung dan menjualnya dengan harga lebih tinggi. Kebanyakan baterai merek lain juga cenderung menaikkan spesifikasi, sehingga tidak sesuai dengan hasil pengujian sebenarnya.

Untuk masalah charging, kebanyakan mod sudah mengizinkan kamu untuk charging baterai dengan menggunakan mod. Namun secara jangkap panjang ini dapat membuat baterai rusak karena ketidakseimbangan charging baterai satu dan baterai dua (jika kamu memilih konfigurasi dua baterai). Namun membeli charger baterai juga merupakan sebuah investasi tambahan dan tidak ada jaminan bahwa kamu akan betah menggunakan vape jika ini adalah pengalaman pertama kamu.

Jadi apa yang harus saya lakukan? Saran saya adalah menggunakan mod sebagai  sampai kamu yakin bahwa vape adalah sesuatu yang kamu ingin lakukan secara jangka panjang. Jika sudah yakin kamu dapat meminang Xstar VC2 atau Xtar VC4 (yang merupakan rekomendasi VapingJKT, baca ulasan lengkapnya di sini).

Ok, mod dan baterai sudah. Sekarang atomizer yang mana?

Ini adalah pertanyaan tersulit karena ada begitu banyak atomizer yang tersedia di pasaran.

Jika kamu tidak mau repot maka pilih Sub-Ohm Tank. Karena menggunakan sistem tangki maka kamu tidak perlu menetes terus menerus. Kamu cukup mengisi tangki dan terus vape sampai liquid di tangki habis, setelah habis maka isi kembali tangki.

Walaupun sangat praktis namun RTA mempunyai kepekatan rasa dan uap di bawah RDA. Jangan khawatir, bagi pemula RTA sudah cukup, kamu akan sangat menikmatinya sampai setidaknya satu tahun sebelum kamu upgrade ke RDA.

Jika kamu mau repot sedikit maka RDA adalah atomizer yang paling tepat. Repotnya dimulai dari mengganti coil sendiri yang melibatkan obeng. Kamu juga biasanya harus membuat coil sendiri. Selain itu RDA mengharuskan kamu untuk menetes setiap 7-15 isapan, karena tidak mempunyai tempat menampung liquid yang besar. Semua kerepotan ini diganti dengan rasa dan uap yang jauh lebih pekat dan banyak.

Jika kamu memilih RDA tapi tetap tidak mau repot maka kamu juga dapat datang ke vape shop terdekat dan meminta mereka melakukan coiling dengan biaya berkisar 15-30ribu.

Dua Sub-ohm Tank & satu RTA pilihan VapingJKT

Alien TVF8

TFV8 Coil Recommendation

Smok merupakan salah satu brand vape terbesar yang ada sehingga kamu tidak akan kesulitan menemukan coil cadangan di Indonesia. Smok TFV8 juga menawarkan banyak jenis coil mulai dari yang pekat rasa, pekat uap, kombinasi, vape panas, dan lain-lain. Baca ulasan Smok TFV8 Baby di sini.

Catatan: setelah membeli coil cadangan kamu dapat memasangnya sendiri dengan mudah tanpa bantuan alat seperti obeng atau tang.

Uwell Crown 3

Uwell Crown 3 Recommended

Saya tidak memiliki Uwell Crown 3 namun berkesempatan meminjamnya selama 1 hari penuh dan saya cukup terkesan dengan performanya. Saya bisa mengatakan bahwa Uwell Crown 3 memiliki rasa yang lebih pekat dari TFV8, namun untuk urusan cloud, Uwell Crown 3 masih kalah. Kamu juga dapat membeli coil cadangannya dengan cukup mudah di toko online terbesar di Indonesia.

Catatan: setelah membeli coil cadangan kamu dapat memasangnya sendiri dengan mudah tanpa bantuan alat seperti obeng atau tang.

Serpent Mini (RTA)

Serpent Mini Recommended

Walaupun sama-sama menggunakan tangki namun Serpent Mini tidak mempunyai coil cadangan. Kamu harus membuat coil sendiri atau datang ke vape shop terdekat untuk meminta mereka membuat dan memasangkan coil. Namun jika kamu ingin sedikit repot maka Serpent Mini adalah RTA dengan rasa terbaik yang bisa kamu dapatkan. Ini merupakan RTA favorit VapingJKT!

Tiga RDA pilihan VapingJKT

Lush Plus

Wotofo Lush Plus

Lush Plus adalah RDA murah yang cukup mengejutkan saya karena berhasil bersanding dengan jajaran RDA premium. Bahkan Lush Plus berhasil masuk ke dalam jajaran RDA terbaik versi VapingJKT.

Kamu dapat membaca impresi singkat Lush Plus di sini.

Kisaran harga: Rp.200.000 – Rp. 300.000

Druga

Druga RDA Recommended

Druga adalah salah satu RDA yang sangat viral karena RDA yang satu ini diciptakan dengan kolaborasi anak bangsa dengan produsen terkenal Augvape. Yang saya suka dengan RDA ini adalah sistem clamp yang cukup inovatif dan mudah untuk digunakan, baik dengan coil yang sederhana maupun coil yang besar.

Kisaran harga: Rp.350.000 – Rp. 400.000

Peerles

Peerless Best Recommendation

Peerless menawarkan konfigurasi coil dan airflow yang akan tumbuh bersama kamu. Apa maksudnya? Bagi pemulai kamu dapat menggunakan post tengah dengan coil yang sederhana. Seiring kamu bertambah pro, kamu dapat menggunakan side post untuk memasang coil yang lebih besar. Sembilan lubang air flow juga dapat kamu atur untuk mengimbangi coil yang kamu gunakan.

Kisaran harga: Rp. 200.000 – Rp. 300.000

CoilArt RDA Mage

CoilArt Mage RDA Recommended

Saya adalah fans dari bottom air flow, karena udara mengalir dari bawah langsung mengenai coil. Sehingga kamu tidak perlu mengatur posisi coil untuk mendapatkan rasa maksimal. Sama seperti Peerless, kamu juga dapat menggunakan berbagai macam coil seiring kamu bertambah pro di dunia vape. Dengan harganya yang cukup murah, CoilArt Mage adalah salah satu RDA pemula terbaik yang bisa kamu dapatkan.

Kisaran harga: Rp.200.000 – Rp.250.000

 

Peringatan tentang clone

Kamu mungkin tergoda dengan membeli RDA clone (palsu) dengan tawaran harga yang jauh lebih murah. Saran saya adalah tidak menggunakan clone karena harga RDA aunthethic terus turun, dan kualitas clone sangat bervariasi, ada yang bagus, ada yang luntur dalam hitungan minggu.

Pilihan RDA di atas mempunyai price-to-performance ratio yang sangat bagus dan lebih kuat untuk jangka panjang, sedikit investasi di awal namun lebih menguntungkan secara jangka panjang.

Tunggu dulu … mengapa RDA terbaik VapingJKT tidak ada dalam daftar ini?

Jawabannya cukup sederhana, RDA terbaik pilihan VapingJKT mempunyai rentan harga di atas Rp500.000 dan membutuhkan skill serta coil yang lebih kompleks. Pemula yang langsung menggunakan RDA ini malah tidak akan mendapatkan performa terbaik dan malah kecewa.

Bagaimana dengan kapas?

Cotton Bacon Recommended

VapingJKT merekomendasikan kapas Cotton Bacon v2 karena lebih mudah untuk digunakan. Ada banyak pilihan kapas lain, tidak usah di ambil pusing, pilih Cotton Bacon v2 dan hemat waktu kamu.

Kamu dapat mencoba kapas lain setelah mengerti dunia vaping lebih lanjut.

Untuk kamu yang benar-benar mementingkan budget, kapas organik merk Muji juga dapat dijadikan pilihan. Harganya berkisar 60 ribu dan cukup untuk kebutuhan vaping sampai dengan 6-12 bulan. Walaupun daya tahan dan kemudahan penggunaan berada di bawah Cotton Bacon v2.

Coil. Coil. Coil.

Ada cukup banyak tipe coil mulai dari kanthal sampai dengan stainless steel. VapingJKT menyarankan Kanthal AWG 24 untuk kemudahan pembuatan coil dan rasa yang enak.

Jika kamu memutuskan untuk menggunakan Sub-Ohm Tank, maka kamu cukup membeli coil penggantinya yang banyak tersedia di pasaran. Coil ini dapat diganti dengan sangat mudah tanpa bantuan alat-alat lain. Karena coil sudah terbentuk, dan kapas sudah terpasang di coil.

jika kamu menggunakan RDA maka beli dua coil rekomendasi VapingJKT di bawah ini:

CoilArt AWG 24

Coil Art Kanthal A1 - Rekomendasi Baterai

Kisaran harga: Rp50.000 – Rp75.000 (9 meter)

Vapowire AWG 24

Vapowire Coil Recommended

Kisaran harga: Rp150.000 – Rp170.000 (9 meter)

Saya tidak menyarankan untuk membuatnya sendiri jika kamu pemula. Kamu bisa datang ke vape shop, dengan membawa kapas dan coil dan meminta mereka untuk memasangnya. Satu kali pemasangan bisa bertahan sampai dengan 2 minggu (optimalnya 1 minggu).

Kalo kamu ingin tetap membuatnya sendiri maka tunggu tutorial dari VapingJKT dalam waktu dekat.

Liquid yang mana?

Liquid adalah masalah selera. Namun kamu bisa membaca pilihan liquid terbaik untuk mendapatkan rekomendasi. Klik disini untuk membacanya.

Berikut adalah tiga liquid pertama rekomendasi VapingJKT.

  • Blunanarilla
  • FAQ Funky Monkey
  • Manggo Pen

Untuk benar-benar memaksimalkan pengalaman vape, mulailah dari liquid sederhana dan murah. Memulai langsung dengan liquid yang mahal akan membuat standar kamu menjadi tinggi dan tidak akan betah dengan liquid sederhana (seperti rasa mangga saja, atau rasa strawberry saja).

Ini sama seperti membeli mobil, jika mobil pertama kamu sudah Ferrari maka membeli Avanza tidak akan terasa menyenangkan. Namun jika kamu memulai dengan Agya, lalu Yaris, lalu Camry, lalu Ferrari, maka setiap upgrade akan terasa menyenangkan.

Kita sudah selesai. Tidak terlalu rumit bukan?

Jika kamu mengikuti semua saran VapingJKT di atas maka kamu sudah siap. Saya sudah menghabiskan banyak uang dan tenaga untuk melakukan riset dan menjadikan saya sebagai kelinci percobaan lebih dari 1 tahun lamanya untuk menulis panduan ini.

Tentu saja ada banyak yang perlu diketahui dan merek-merek lain yang menawarkan performa lebih baik. Namun peningkatannya tidak akan terlalu drastis dan untuk pemula, kombinasi di atas sudah lebih dari cukup bagi pemula.

Selanjutnya saya akan mulai pembahasan lebih dalam untuk mendapatkan performa terbaik dari vaping. Sampai bertemu lagi!

Wow Tunggu Dulu!

Memang daftar di atas sudah cukup membantu namun tetap saja ada cukup banyak pilihan. Yang mana yang harus saya pilih?

Versi tidak mau repot (rasa dan uap tidak terlalu tebal, namun masih sangat enak)

  • RDA: TFV8 Smok
  • Mod: Alien 220watt
  • Baterai: Sony VTC 5A
  • Kapas & coil: Tidak perlu karena TFV8 menggunakan coil jadi, dimana kapas dan coil sudah dirakit, cukup dipasang ke atomizer saja.
  • Charger: Charge langsung menggunakan Alien 220watt

Versi repot namun rasa dan uap maksimal

  • RDA: Lush Plus
  • Mod: New Fuchai 213
  • Baterai: Sony VTC 5A
  • Kapas: Cotton Baccon v2
  • Coil: CoilART 24 AWG
  • Charger: Xtar VC 2
  • Coiling: Datang ke vape shop dengan membawa Cotton Baccon dan CoilArt 24 AWG kamu. Bersiaplah untuk membayar Rp15.000 – Rp25.000 untuk setiap penggantian.

Punya pertanyaan lain? Tinggalkan di kolom komentar.


Leave a Reply

4 Comments on "Panduan Lengkap Vaping Untuk Pemula"

Notify of
avatar
Sort by:   newest | oldest | most voted
123
Guest

Hi.. Aq ni anak baru di vape kurang lebih seminggu ini menggunakan vape, aq punx vape tesla terminator make liquit black series .. Tp rdax q ganti make minjam dr tmn rdta.. Terasa asik sih make rdta .. Minta petunjuk nich .. Rncn aq mau beli terpisah sj, biar modx tesla tp rdtax make coilart .. Minta petunjuk njch gan .. ?! Salam ngebul ..

Elvaim G
Guest

Gan klo mau coba utk pertama kali vaping. Kira2 brp biaya yg dibutuhkan utk semua perlengkapannya???

wpDiscuz