Regulated Mod 101

Regulated Mod 101 – Mengerti Cara Kerja Regulated Mod

Hendri Salim Tips & Trick 10 Comments

Regulated mod memang membuat kehidupan vaper lebih praktis. Berbagai fitur keamanan dan pengaturan yang ada membuat kamu tidak perlu menjadi ahli untuk mulai vape. Bagi saya pribadi ini adalah tipe mod favorit, aman dan mampu mengatasi kebutuhan saya.

Namun hanya karena lebih aman, bukan berarti kamu bisa menutup mata. Lewat artikel ini saya akan menjelaskan cara kerja regulated mod dan cara menghitung baterai yang kamu butuhkan.

Apa itu Regulated Mod?

Regulated mod pada dasarnya adalah sebuah mod. Namun yang membedakan dengan mechanical mod adalah regulated mod mempunyai controller (bayangkan sebuah komputer mini) yang menjembatani antara baterai dengan atomizer.

Di mechanical mod baterai langsung terhubung dengan atomizer (RDA/RTA kamu). Di regulated mod, sang controller akan menjadi penengah dan pengatur. Itu mengapa kamu bisa mengatur berapa watt yang ingin kamu gunakan.

Controller (micro processor) ini akan mengambil energi dari baterai, mengolahnya, untuk kemudian diteruskan kepada RDA/RTA.

Karena controller ini mencegat di tengah-tengah, maka ada beberapa kemampuan ekstra yang dimiliki:

  • Jika voltase yang dikirim terlalu rendah, controller dapat menunjukkan weak battery.
  • Jika voltase terlalu besar maka controller dapat memutuskan untuk tidak diteruskan ke RDA karena berbahaya.
  • Mengirim tenaga ke baterai atau singkatnya charging.

Tiga contoh di atas adalah contoh kemampuan yang dimiliki controller ini. Karena controller ini bersifat mengatur (regulate) maka kita sebut sebagai regulated mod.

Cara Kerja Regulated Mod

Controller menerima tenaga dari baterai, lalu melakukan pengecekan keamanan, mengolahnya (untuk sesuai dengan setting yang kamu gunakan, contohnya Watt), lalu mengirimkannya ke atomizer. Jadi tenaga dari baterai tidak langsung diteruskan.

Jika kamu set 10 Watt (yang mana terhitung kecil), maka tenaga mentah dari baterai akan terlalu besar. Controller akan menurunkannya sehingga yang keluar dari mod tetaplah 10 Watt.

Controller adalah teman baik kamu.

Mengolah Juga Butuh Tenaga Loh!

Controller (teman baik baru kita) juga membutuhkan tenaga untuk mengolah, dan juga punya keterbatasan.

Mari kita permudah, misalnya baterai mampu mengeluarkan voltase sebesar 4 Volt dan kamu minta 4 Volt dari controller ini. Maka tidak mungkin controller ini mampu mengeluarkan 4 Volt secara murni, pasti turun karena hambatan, panas, dan beberapa hal lain. Bisa jadi yang keluar adalah 3,90V atau 3,70V, tergantung dari tingkat efisiensi controller.

Setiap controller mempunyai tingkat efisiensi masing-masing. Contohnya mod saya adalah Triade 250 yang menggunakan board DNA 250, DNA 250 ini mempunyai efisiensi 97%.

Contoh

Input 4 Volt -> DNA 250 efisiensi 97% -> Ouput 3,88 Volt

Jadi misalnya kamu set 60 Watt maka sebenarnya yang ditarik adalah 60 Watt + 1,8 Watt (kompensasi efisiensi). Ini dilakukan agar kamu mendapat 60 Watt yang sebenarnya.

60 Watt = 60 Watt * 97% = 58,2.

60 Watt – 58,2 Watt = 1,8 Watt.

DNA 250 (efisiensi 97%) ini terbilang tinggi loh efisiensinya. Mod lain yang beredar di pasaran berkisar 80-90%. Walaupun tidak pasti, namun mod yang lebih mahal cenderung mempunyai efisiensi yang lebih tinggi.

Kita coba lagi dengan mod yang mempunyai 85%:

60 Watt = 60 Watt * 85% = 51 Watt

60 Watt – 51 Watt = 9 Watt.

Jadi jika mod kamu mempunyai efisiensi 85%, maka mod kamu akan membutuhkan ekstra 9 Watt dari baterai.

Memangnya apa untungnya efisiensi ini? Yang pertama temperatur mod lebih dingin dan yang kedua adalah lebih irit, karena tidak perlu menarik ekstra Watt terlalu banyak dari baterai.

Berapa Efisiensi Mod saya?

Saya tentunya tidak tahu :). Kamu bisa melakukan riset kamu sendiri. Tapi saya beri contoh DNA 250, lewat situs resminya mereka memberikan spesifikasi 97%. Contoh kedua DNA 75 mempunyai efisiensi 85%.

Input Vs Output Voltage

Untuk memainkan voltase yang berikan baterai umumnya ada tiga converter yang digunakan:

  • Boost Converter: Mengubah voltase dari baterai menjadi sama atau lebih tinggi, tapi tidak bisa menjadi lebih rendah.
  • Buck Converter: Mengubah voltase dari baterai menjadi sama atau lebih rendah, tapi tidak bisa menjadi lebih tinggi.
  • Boost Buck Converter: Mengubah voltase baterai menjadi lebih tinggi atau lebih rendah.

Ini mengapa terkadang voltase di mod kamu di layar lebih besar dari baterai, Boost converter sedang bekerja :).

Tunggu… mengapa ada yang butuh buck converter (voltase menjadi lebih kecil)? Ini biasanya digunakan di mod dengan dua atau lebih baterai secara seri. Karena rangkaian seri, voltase baterai akan double/triple ini bisa terlalu besar dan melelehkan coil, jadi dibutuhkan buck converter.

Jadi bedakan yah input voltage (yang disediakan baterai), dengan output voltage (yang disediakan mod setelah menggunakan converter).

Jadi … Baterai Apa yang Saya Butuhkan?

Ambil pensil dan kertas, dan kalkulator. Atau tentu saja smartphone

Tapi sebelumnya ingat yah, di regulated mod, coil kamu tidak ada pengaruhnya. Yang penting adalah Watt yang kamu set. Mod akan berusaha mengirimkan Watt yang kamu tentukan terlepas hambatan coil.

Mari mulai:

  • Pertama. Kamu suka main di Watt berapa? Misalnya kamu main di 120 Watt.
  • Kedua. Berapa baterai yang ada di mod kamu? Satu? Dua? Tiga?
  • Ketiga. Gunakan 3 Volt sebagai panduan. Kenapa 3 volt? Karena ini adalah cut-off mod rata-rata. Di bawah ini mod tidak akan firing (weak battery).

Oke sekarang kamu sudah punya semua yang kamu butuhkan. Mari berhitung cepat:

Watt yang kamu inginkan / jumlah baterai / 3,2Volt = Ampere baterai yang kamu butuhkan.

Dengan contoh di atas maka perhitungannya adalah:

120 Watt / 2 baterai / 3 Volt  = 20 Ampere.

Jadi kamu membutuhkan dua baterai dengan kemampuan 20 Ampere.

Kita coba sekali lagi dengan contoh kasus berbeda.

65 Watt/ 1 baterai /3 Volt = 21.6 A

Sampai titik ini kamu seharusnya sudah bisa menghitung berapa Ampere yang dibutuhkan untuk mengakom0dasi kebutuhan Watt kamu.

Ingat kalau bisa beli baterai dengan Ampere yang lebih dari kebutuhan, karena efisiensi mod berbeda-beda. Misalnya butuh 18A, beli saja yang 20A, atau jika butuh 22A beli yang 25A.

Panduan Baterai dan Ampere

Sudah dapat berapa ampere yang dibutuhkan lewat hitungan di atas? Sekarang coba lihat pengelompokan baterai di bawah ini yang sesuai:

  • 20 Ampere: LG HE2, LG HE4, HG2, Sony VTC 4, Sony VTC 5, Samsung 20R, Samsung 25R.
  • 25 Ampere: LG HD2, LG HD4, Sony VTC 5A
  • 30 Ampere: LG HB2, LG HB4, LG HB6

Itu saja, sekarang kamu sudah tahu baterai apa yang kamu harus beli!

Tapi bro kenapa tidak langsung beli yang 30A saja, lebih besar kan lebih bagus?

Nah yang menarik adalah semakin tinggi Ampere (A), maka semakin kecil kapasitasnya (mAh). Jadi kalau butuh 18A, tapi beli 30A ya mod sih akan aman jaya, tapi pastinya sering charge ulang.

Kalau butuh 18A silahkan membeli yang 20A atau 25 A dan kamu akan mendapatkan kapasitas baterai yang lebih banyak.

AWT, Efest, XXX Tidak Ada di Daftar Atas?

Baterai di luar LG, Panasonic, Sony, dan Samsung pada dasarnya hanya dibungkus ulang. Bikin baterai itu tidak murah harus punya pabrik, jadi para distributor baterai vape hanya beli merek di atas lalu mereka bungkus ulang.

Tapi baterai mana yang mereka bungkus ulang? Nah itu kita tidak pernah tahu. Jadi sebaiknya dihindari.

Beberapa baterai bungkus ulang menulis 40A padahal cuma 15A. Banyak yang seperti ini, contohnya AWT atau XXX. Yang mereka tulis itu pulse rating bukan CDC (continous discharge current). Agar aman dan mantap pakai rating CDC bukan pulse.

CDC rating adalah standard dunia, sedangkan pulse rating tidak ada standardnya. Misalnya AWT bilang 50 A karena di uji selama 0.5 detik. Sedangkan baterai yang sama persis di uji oleh XXX selama 3 detik akan menghasilkan 40 A. Karena kita tidak tahu metoda yang mereka pakai untuk menentukan pulse, maka rating ini tidak ada gunanya.

CDC adalah ampere yang bisa di support dari awal baterai sampe akhir baterai secara terus menerus. Itu mengapa namanya continuous discharge rate. Ini yang kamu harus perhatikan!

Bagaimana Tahunya Baterai Saya Sebenarnya CDC nya berapa?

Nah ini susahnya, butuh peralatan dan kemampuan tertentu. Untungnya ada beberapa orang yang sudah tes seperti Mooch dan website yang jujur seperti IMRbattery.com

Cek baterai yang kamu punya dengan hasil pengujian mereka.

Berikut ini beberapa contoh hasil pengujian:

  • AWT Merah Hitam 50A – Hanya 20A CDC saja…
  • AWT Merah 40A – Hanya 16A CDC saja…
  • Efest Ungu 40A – Hanya 20A CDC saja…
  • MXJO Hijau 20A – Hanya 11A CDC saja…

Baca Juga: Mengerti dan memilih baterai untuk Vape

Bagaimana Mod Tahu Kapasitas Baterai?

Mod kamu tahu baterai sedang penuh atau sudah habis lewat voltase baterai.

Umumnya 4,2 Volt ketika penuh dan 3,2 Volt ketika kosong. Jika baterai kamu kurang dari 3 Volt maka mod akan menolak untuk firing dan menampilkan weak battery.

Kenapa mod menolak firing di bawah 3 Volt? Karena di bawah ini baterai bisa rusak. Beberapa baterai bahkan punya perlindungan internal, jadi misalnya sudah di bawah 2.5 volt, baterai ini otomatis tidak bisa dipakai.

Jika kamu memaksa maka bisa rusak dan konslet.

Baca Juga: Kenapa Baterai bisa konslet dan meledak. Boom!

Series vs Pararel … Tidak ada Bedanya.

Di regulated mod tidak ada bedanya seri atau pararel. Kita langsung saja ke contoh:

Spesifikasi baterai: dua buah Sony VTC 5A, 2600 mAh, 25 Ampere

Konfigurasi Seri:

  • Jumlah kapasitas tetap 2600mAh
  • Jumlah voltase menjadi 6,4V
  • Jumlah ampere tetap 25A

Konfigurasi Pararel:

  • Jumlah kapasitas menjadi 520 mAh
  • Jumlah voltase tetap 3,7V
  • Jumlah ampere menjadi 50A

Sekilas konfigurasi pararel mempunyai banyak keuntungan, 2x kapasitas dan 2x ampere.

Tapi tunggu, kita masukan ini ke dalam percobaan. Kita akan set mod di 100 watt, mari kita lihat apa yang terjadi.

  • Konfigurasi seri: 100 Watt / 3,2 Volt = 31,25 A. Karena seri maka 31,25 A/2 baterai = 15,6 A per baterai.
  • Konfigurasi pararel: 100 watt / 6,4 volt = 15,6 A

Jadi dalam segi ampere, keduanya sama saja. Di konfigurasi seri, ampere yang dibutuhkan di bagi dua, jadi walaupun dibutuhkan 31,25 A, bisa di bagi rata ke dua baterai.

Di rangkaian pararel Ampere yang dibutuhkan tidaklah besar karena voltase sudah 7,4V. Ini hanya pertukaran saja, mau Ampere di bagi rata (seri) atau mau Volt besar (seri), namun keduanya sama-sama menyuplai 13,5 A.

Tapi bagaimana dengan daya tahan (kapasitas baterai). Mari kita jajal lagi:

  • Konfigurasi Seri: 5200 mAh *3,7 volt = 19,24 watt-hours
  • Konfigurasi Pararel: 2600 mAh*7,4 volt = 19,24 watt hours.

Keduanya mengkonsumsi watt yang sama. 19,24 watt hours berarti jika kamu firing 1 Watt terus menerus tanpa henti maka akan habis dalam 19,24 jam.

Kesimpulan, tidak ada bedanya jadi tidak usah pusing. Rangkaian baterai pararel dan seri sama saja dari segi tenaga dan kapasitas. Lagi pula hampir 99% yang beredar di Indonesia ataupun dunia adalah mod regulated series.

Mod 3 Baterai vs 2 Baterai, Kapasitasnya?

Mod 3 baterai akan bertahan lebih dalam dari mod 2 baterai. Sama seperti mod 2 baterai akan bertahan lebih lama dari satu baterai. Karena mAH bertambah sejumlah baterai.

Kemampuan Charging Regulated Mod

Enaknya regulated mod adalah mereka juga bisa melakukan charging. Tapi pertanyaannya apakah itu aman? Jawabannya tergantung dari kemampuan sang controller di dalam regulated mod.

Karena setiap controller berbeda-beda maka saya tidak bisa jawab (sekalipun kamu berkomentar di bawah). Tapi untuk dapat melakukan charging dengan aman kamu harus tahu apakah mod kamu mempunyai kemampuan ini:

  • Overdischarge protection: Seberapa akurat mod kamu mengenali baterai sudah penuh atau belum? Akan berbahaya jika sudah penuh (4,2V) tapi tetap di isi.
  • Cell by Cell Monitoring: Misalnya kamu punya mod dengan 2 baterai, dan salah satu baterai sebenarnya sudah penuh. Bisakah mod kamu mengenalinya secara terpisah? Atau menghajar terus sampai semua penuh sama rata? Jika baterai sudah penuh masih di isi maka ini berbahaya dalam jangka panjang.
  • Cell Balancer: Ini berubungan dengan yang di atas. Jika satu baterai sudah penuh maka mod seharusnya bisa stop di baterai itu dan mengisi yang belum penuh.
  • Temparature monitoring: Jika entah kenapa baterai terlalu panas, apakah terus di isi atau stop?

Jika mod kamu punya kemampuan ini maka ya, charge baterai di mod cukup aman bahkan untuk jangka panjang. Sebagai contoh DNA 250 mempunyai kemampuan ini, namun mod yang lain mungkin tidak punya kemampuan ini.

Amannya gunakan charger khusus seperti Xtar VC 4

Jangan Bangga dulu Dengan Kemampuan Charging 2A

Mod kamu mungkin mempunyai kemampuan charge 2A, tapi jangan bangga dulu. Charge 2A memang lebih cepat, namun secara umum ini mengurangi umur baterai. Ini mengapa kebanyakan charger berkualitas akan menggunakan 0.5A atau 1A untuk menjaga stabilitas baterai.

Namun di sisi lain arus charging 2A juga memberikan keuntungan jika sedang kepepet. Lebih cepat penuh, lebih cepat vape = lebih cepat bahagia.

Saya sendiri selalu charge terpisah, tapi jika kepepet maka baru charge via usb mod. Tapi karena DNA 250, saya merasa aman walaupun charge via USB.

Dulu saya menggunakan wismec 2/3 dengan komposisi 3 baterai dan selalu menggunakan usb charging (karena tidak ada charger khusus). Setelah saya membeli XStar VC4 saya baru mengetahui bahwa salah satu baterai sudah jomplang dalam segi voltase.

Jadi ingat tidak semua charger via mod diciptakan sama. Pastikan mod kamu mempunyai kemampuan charging yang baik. Cek website mod kamu untuk detail lebih jauh.

10
Leave a Reply

avatar
4 Comment threads
7 Thread replies
3 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
4 Comment authors
NaraDaffa DhiaMuhammad RifkiHendri Salim Recent comment authors

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
Muhammad Rifki
Guest
Muhammad Rifki

saya udah terlanjur beli batre xxx ni bang, keterangannya sih 3100mAh 40A, tapi ada tambahan ket juga “20A Continuous” nah tambahan ket itu apa ya bang?
terus saya juga mau beli 2 batre lagi ni sama charger XTAR VC2, nah sarannya mending beli batre merk LG HG2 yg 3000mAh 20A atau beli batre xxx yg sama karna 4 batre ini bakal saya pake bergantian ketika lagi di charging salah satunya
mod saya pake 2 batre bang, terimakasih.

Daffa Dhia
Guest
Daffa Dhia

Permisi, untuk pemula evic vtwo mini bagus gak ya? Terus untuk sub-ohm tank yg murah tapi bagus apa ya?

Nara
Guest
Nara

Salam kenal bang Hendri, saya newbie bang, sudah baca beberapa artikel-artikel Disni, saya perokok veteran yg mau beralih jadi vaper veteran bang, dengan budget 1,5 minta saran dong untuk build, mengingat saya perokok berat butuh build and yg agak awet(bisa sering hisap) dan karena sudah beberapa hari gunain Vape punya kawan, kalau bisa sih minta saran build yg bisa long last, dari newbie sampai bener2 paham, thanks sebelumnya bang