Mage V2 Impresi Awal | Featured

Atomizer

Impresi Awal Mage RTA V2 – RTA Favorit Dengan Tampilan & Deck Baru

13 Jun , 2018  

Hari ini saya berkesempatan untuk mencoba dan mem-build (kata yang tidak baku) Mage RTA V2. Ini cukup penting bagi saya karena dulu Mage RTA adalah jagoan RTA saya sehari-hari. Melihatnya berubah cukup drastis membuat saya sangat penasaran. Setelah sekitar dua jam (sebagian besar membuat triple core fused clapton, sisanya building) bersama Mage RTA V2, saya siap memberikan impresi pertama saya.

Hal pertama yang langsung menarik perhatian saya adalah ini RTA yang cukup gendut. Ini disumbang oleh tabung pengganti berukuran 5.5ml yang lebih lebar. Saya menggantinya karena saya takut kaca aslinya mudah pecah. Percaya tidak percaya saya punya lebih dari 50 buah kaca Mage RTA V1 yang akhirnya saya jual satu per satu semenjak Mage RTA saya pensiunkan.

Tabung tambahan berkapasitas 5.5ml ini terbuat dari PCTG (polyethylene terephthalate-glycol), sebuah bahan seperti kaca yang kuat dan tahan dengan reaksi kimia. Tabung gendut ini terasa ringan dan kuat, saya memang tidak mencoba menjatuhkannya, tapi jikapun jatuh rasanya tidak akan pecah.

Mage V2 Front

Langkah pertama yang saya lakukan adalah melepas semua bagian RTA V2 ini. Semuanya dapat dilepas dengan mudah, tidak seperti kebanyakan RTA generasi lama yang cukup sulit. Bagian yang menyenangkannya adalah ketika melepas tabung saya tidak terlalu khawatir pecah. Bagian seal karet juga sangat pas dan mempermudah pemasangan maupun pelepasan. Semua bagiannya terbilang well made, tidak ada bekas mesin atau potongan yang tidak sempurna. Walaupun sekilas terdapat banyak komponen, namun hanya terdapat empat bagian utama: base, tabung, chimney dan tutup atas (drip tip base).

Setelah dibuka, kamu juga akan menemukan deck yang 100% baru, jika dulu menggunakan velocity style, Mage RTA V2 menggunakan deck yang mereka sebut Honey Comb. Karena memang ada banyak lubang kecil yang mirip dengan sarang lebah. Sekilas mengingatkan saya kepada deck RDA Recurve namun jauh lebih pendek. Teorinya adalah karena jumlah dan letak Honey Comb mengelilingi bagian bawah coil, maka kamu akan mendapatkan air flow yang lebih baik dan menghilangkan turbulence udara saat inhale.

Deck terbilang padat, walaupun bisa dual coil tapi jika saya pasang triple core fused clapton satu pasang maka tempatnya sedikit sempit. Akhirnya saya memasang satu coil saja, 3mm tepat di tengahnya. Yang cukup menarik adalah tempat kamu mengencangkan baut juga merangkap juice well. Ini sebuah pemanfaatan ruang yang cukup menarik. Namun jika kamu melepas baut sampai lepas, maka baut akan jatuh ke juice well dan bisa sedikit merepotkan untuk mengambilnya.

Mage V2 Deck

Di gambar deck terlihat besar karena mungkin AWG yang digunakan kecil.

Oh iya dikarenakan orientasi deck-nya, kamu perlu membengkokkan kaki coil kamu. Namun ini hanya berlaku untuk coil yang pipih seperti fused clapton atau alien, jika simple coil maka kamu tidak perlu mengkhawatirkan hal ini. Bayangkan memasang alien coil di deck velocity namun ini terjadi secara horizontal.

Proses pemasangan ulang juga berlangsung lancar, lagi-lagi semua bagiannya mudah dipasang, terutama bagian kaca yang cukup kokoh sehingga saya tidak perlu super berhati-hati. Satu hal yang juga cukup menyenangkan adalah proses filling juga sama mudahnya. Biasanya di RTA, celah tank cukup kecil, namun Mage V2 memiliki celah tank yang cukup besar, hampir lebih dari 1/2 bagian botol bisa masuk. Tekan botol seperti tidak ada hari esok!

Sebelum inhale panjang pertama saya, saya menyadari tiga buah slot airflow di bawah. Saya set menutup 3/4 untuk ketiga airflow dan mulai menarik inhale pertama saya. Saya disambut dengan flavor yang cukup pekat. Di saat yang sama air flow terasa pas dan smooth, walaupun bukan yang paling smooth yang pernah saya coba. Saya menggunakan liquid yang saya sudah ketahui karakteristiknya dan saya bisa bilang RTA ini cukup akurat. Intensitas rasa terbilang kuat, dan ada kemungkinan besar meningkat ketika saya menggunakan dual coil.

Dengan single coil triple core clapton saya mendapatkan sekitar 85% rasa RDA, sangat-sangat baik untuk ukuran RTA. Jarak antara kapas ke juice well juga terhitung pendek, sehingga kapas dapat menyerap dengan baik dan cepat. Chain vape dalam 5 menit tidak berhenti tidak menghasilkan dry hit atau rasa tipis sama sekali. Konsisten dari awal sampai akhir, tapi perlu di catat ini juga bergantung kepada wicking dan wattage. Sebagai gambaran saya mendapatkan 0.22ohm dan di hajar di 55watt. Flavourful dengan cloud yang sangat banyak.

Mage V2

Harus diakui bercengkerama dengan Mage V2 selama sejam lebih membuat saya kangen dengan RTA. Terutama karena tank yang satu ini mampu menampung 5.5ml, setara dengan rata-rata botol squonk. Saya juga tidak mengalami leaking, setelah RTA ini saya miringkan atau dengan keadaan tank penuh dengan puluhan tarikan.

Dibanding dengan Mage V1 ini adalah upgrade yang worth-to-buy. Lebih tidak ringkih dan mudah digunakan, namun jangan tanya perbandingan flavor karena saya sudah menjual Mage V1 saya. Lagi pula jika Mage V1 lebih enak, RTA ini sudah sulit dicari. Tapi apapun hasilnya Mage V2 adalah RTA yang mantap terutama dibandingkan dengan harganya yang hanya berkisar Rp300.000 sampai Rp350.000.

Saya tidak akan menyebut ini sebagai review karena saya butuh lebih banyak waktu. Saya akan meminjam Mage RTA ini selama akhir pekan dan kita akan lihat apakah impresi saya sama atau tidak. Tapi jika saya membelinya dengan harga Rp300.000 saya rasa saya tidak akan menyesal.


2
Leave a Reply

avatar
2 Comment threads
0 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
2 Comment authors
Sidemcakra Recent comment authors

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
cakra
Guest
cakra

I prefer V1. Mungkin karena saya belum dapet settingan coiling dan wicking yg pas.

Sidem
Guest
Sidem

RTA Merlin, RTA Solomon 2 dan RTA Mage v2, mana yg lebih enak flavornya om..!? Dluu saya pke RTA Serpent SMM krna glass nya sata pecahin semua, jdi kapok pke RTA. RTA Serpent SMM bener2 Enak Om, tpi skrang susah nyari lgi. Tolong Infonya Om. Trimakasi